Tutorial GIMP untuk Pemula

Tutorial GIMP untuk Pemula Mengenai Cara Editing Foto

GIMP merupakan salah satu software gratis yang bisa digunakan untuk mengedit foto dengan hasil yang tak kalah dari Photoshop. GIMP memiliki banyak fitur yang juga dimiliki oleh Photoshop. Melalui aplikasi ini kita bisa memotong foto, mengubah latar belakang, menghilangkan bagian tertentu, ataupun mempercantik foto. Berikut ini beberapa tutorial dasar GIMP untuk mengedit foto:

1. Menghilangkan Gambar Latar Belakang

Saat memiliki sebuah foto, kita kadang ingin mengambil satu bagian utama dari foto tersebut dan menghilangkan latar belakangnya. Bagi pemula lebih mudahnya melihat tutorial bagaimana cara menghilangkan latar belakang tersebut. Salah satu caranya yaitu menggunakan Fuzzy Select Tool. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Memilih gambar latar belakang

Gunakan Fuzzy Select Tool yang terdapat pada Toolbox. Pilih area berwarna yang besar di latar belakang untuk memulai. Tambahkan latar belakang dengan memilih bagian lainnya pada latar belakang. Jangan lupa untuk mengubah Fuzzy Select Mode menjadi “Add to the Current Selection”. Ini dapat dilakukan pada opsi tool atau dengan menekan tombol Shift. Membesarkan gambar sampai 400% akan membantu kita memilih gambar dengan baik. Jika kita tak sengaja memilih area yang tak seharusnya maka ubah Fuzzy Select Mode menjadi Subtract form the Current Selection.

  • Mengatur transparansi pada gambar

Tambahkan transparasi pada gambar dengan menggunakan Layer > Transparency > Add Alpha Channel. Ini akan memudahkan untuk menambah layer latar belakang lainnya atau menyalin gambar yang dipilih ke gambar lain.

  • Menghapus latar belakang

Setelah memilih gambar maka selanjutnya adalah menghapusnya. Kita harus membuat area yang dipilih tetap terpilih atau dalam kondisi latar belakang transparan. Setelah menghapus latar belakang yang dipilih tersebut maka kita akan mendapatkan gambar dengan bagian pinggiran gambar yang kurang rapi.

  • Merapikan pinggiran gambar

Caranya yaitu dengan mengaplikasikan Guassian Blur. Pilih Filters > Blur > Guassian Blur. Bagian pinggir gambar yang diseleksi nantinya akan tampak lebih rapi.

  • Menyimpan gambar

Jika kita ingin menyimpan gambar dengan format JPG maka perlu memilih Export. Namun akan ada peringatan JPEG plug-in tidak dapat menyimpan transparansi tapi nantinya bagian transparan tersebut akan tampil sebagai warna putih.

2. Membuat Gambar dengan Latar Belakang Transparan

Kadang kita perlu gambar yang benar-benar tanpa latar belakang atau latar belakangnya transparan. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Membuka gambar: bukalah gambar berformat JPEG yang memiliki background atau latar belakang berwarna putih.
  • Pilihlah bagian yang ingin dibuat transparan: pilihlah tool selection dari jendela Tool, yaitu Tools – Selection Tools pada jendela Layer. Kita bisa menggunakan Wand/Fuzzy Select atau memilih area dengan pada menu warna. Setelah itu, kita akan melihat area yang terpilih pada jendela utama.
  • Menambahkan Alpha Channel: caranya yaitu dengan masuk ke Menu > Layer > Transparency > Add Alpha Channel
  • Menghapus area: Pada Menu > Clear. Sekarang kita dapat melihat gambar dengan latar belakang yang sudah transparan.
  • Menyimpan file: jika kita menyimpan sebagai file PNG maka jangan lupa untuk memilih ‘Save colour values from transparent pixels’ pada dialog box saat Save as PNG. Namun Internet Explorer tidak mendukung transparansi pada PNG jadi cara terbaik adalah menyimpan gambar tersebut dalam format GIF karena kebanyakan browser dapat mendukung tampilan transparansi pada GIF.

3. Membuat Latar Belakang Blur atau Fake DOF

DOF marupakan jarak antara obyek terdekat dan obyek terjauh sehingga menampilkan ketajaman dalam sebuah gambar. Kadang kita ingin membuat foto fokus pada obyek yang terdepan dan membuat obyek dibelakangnya menjadi kurang jelas. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan saat memotret langsung dengan kamera DSLR. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Menemukan gambar yang ingin difokuskan lalu buat layer salinannya satu atau dua buah dari file asli. Caranya hanya dengan memiliki copy layer pada jendela Layers.
  • Gunakan Free Select Tool. Lalu pilih obyek yang ingin difokuskan dan jangan lupa memilih Feather Edges untuk memberikan transisi yang bagus. Setelah obyek sudah terpilih maka kita pilih Paths dan pilih Selection to Path.
  • Pada bagian atas layer, klik kanan lalu pilih “Add Alpha Channel”. Ini bisa menghilangkan bagian latar belakang. Selanjutnya pada Select pilih Invert sehingga dapat menghapus semuanya kecuali obyek yang dipilih. Tekan delete.
  • Pilih Select > Grow lalu pilih 15 piksel. Kemudian pilih Filters > Map > Resynthesize. Ini untuk menghilangkan obyek yang akan difokuskan pada foto asli.
  • Pilih Filters > Gaussian Blur dan blur bagian latar belakang. Mainkan alat blur sampai kita merasa puas dengan hasilnya. Kita bisa mengatur radius blur dari 100-200.
  • Sekarang tekan mata pada bagian atas layer untuk melihat obyek muncul kembali. Maka kita akan mendapatkan foto yang diinginkan.

4. Menggabungkan Dua Gambar

Jika kita ingin menggabungkan dua gambar maka langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain:

  • Siapkan dua foto atau gambar yang ingin digabungkan. Misalnya foto kita dan foto teman kita yang memiliki latar belakang berbeda.
  • Tambahkan Layer Mask. Klik pada Layer gambar di sebelah kanan kemudian klik “Add Layer Mask” pada kota dialog yang muncul. Pada Initialize Layer Mask maka pilih “White(full opacity)”. Sekarang kita akn mendapatkan kotak Layers baru.
  • Ciptakan transparansi sebagian. Caranya yaitu pilih pada kotak Tool, warna hitam untuk foregroun dan putih untuk background. Pakai Gradien kemudian buat gradasi dari kanan ke kiri, mulai dari tepi gambar dan berhenti di tengah untuk membuat bagian yang terlihat.
  • Menggabungkan layers. Pada layers klik “Merge Layers”, sekarang hanya akan tampil satu layer saja.
  • Menggabungkan dua gambar. Klik pada gambar model kemudian “Select All” lalu “Copy”. Selanjutkan pada lanscape gambar, di mode yang terpilih klik “Paste”. Kita dapat menggerakkan gambar sehingga sesuai dengan yang diinginkan. Terakhir gambar yang sudah digabungkan tersebut dapat disimpan.

Hasil dari gabungan dua gambar tersebut nantinya akan menjadi satu gambar yang bisa disimpan. Hasilnya memang tidak selalu memuaskan terutama bagi pemula, namun ini masih tutorial dasar yang perlu dicoba.

Itulah beberapa panduan yang berguna bagi pemula dalam mengedit foto pada GIMP. Membaca tutorial ini saja mungkin akan sedikit menyulitkan bagi pemula yang tidak familiar dengan navigasi atau tampilan muka dari GIMP. Jadi sejak awal sebaiknya membiasakan diri dengan tampilan pada aplikasi GIMP. Jika ada yang membingungkan sebaiknya segera mencari tahu penjelasannya. Meskipun sudah digunakan oleh banyak orang tetap saja tak semua pemula kemudian langsung bisa mempelajari GIMP dengan baik. Jika perlu mintalah bantuan dari teman atau kerabat yang sudah mengerti GIMP sehingga bisa diajari secara langsung langkah-langkahnya.

Baca artikel yang lain mengenai Fungsi Tripod

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.