Tips Membuat Video Traveling

Tips Membuat Video Traveling yang Keren untuk Medsos

Seseorang yang suka traveling pasti memiliki banyak dokumentasi perjalanan yang berupa foto-foto dan juga video, bukan? Tetapi jika hanya asal jepret saja rasanya sayang, ya? Apalagi jika lokasi yang kita datangi termasuk ke dalam lokasi wisata yang digandrungi wisatawan dalam dan luar negeri, pastinya ingin mengabadikan keberadaan kita disana dengan sebaik mungkin. Merekam video perjalanan juga tak boleh sembarangan, sebab nantinya rekaman tersebut tak hanya kita simpan begitu saja dalam komputer, tetapi juga untuk diunggah ke media sosial dngan maksud untuk berbagi kepada masyarakat yang lebih luas lagi.

Walaupun traveling yang paling asyik itu adalah perjalanan yang tak direncanakan sebelumnya alias dadakan, tetapi untuk video rekaman perjalanan tak bisa begitu. Kita tetap harus mempersiapkan segala sesuatunya supaya hasil rekaman video menjadi lebih matang dan terkonsep dengan baik. Terlebih jika kita memang merencanakan video itu untuk diunggah di media sosial, bisa juga jika misalnya kita sudah memiliki niat untuk menjadi seorang travel vlogger (singkatan dari video blogger) tentu saja tak boleh merekam video perjalanan asal-asalan.

Langkah-Langkah Membuat Video Traveling Keren

Buat Konsep & Tema yang Jelas

Dengan menentukan tema terlebih dahulu akan membuat kita fokus saat mengambil gambar, hal itu dikarenakan ada banyak sekali jenisnya video perjalanan, misalnya saja seperti dokumentasi perjalanan, banyak juga yang merekam keseruan perjalanan bersama teman-teman, ada juga yang melakukan liputan destinasi, bahkan video time–lapse pun menjadi salah satu variasi video traveling. Bahkan bisa juga merekam hanya untuk stok video keindahan tempat wisata yang dikunjungi selama menggeluti hobi traveling.

Pilihlah Kamera yang Paling Tepat

Jika ingin membuat video perjalanan atau video traveling, maka kita bisa menggunakan kamera ponsel alias smartphone, dan kamera saku. Tetapi tentu saja lebih bagus jika menggunakan DSLR atau action cam yang memang sengaja didesain untuk merekam video perjalanan. Khusus untuk para pemula, sebaiknya gunakan saja action camera dan pilih yang spesifikasinya bagus untuk merekam perjalanan darat, laut maupun perjalanan udara.

Selain itu, kameranya juga ringan, tidak berat seperti DSLR. Keuntungan menggunakan action cam selain bentuknya yang imut-imut serta tahan guncangan serta tahan air ini adalah harganya yang jauh lebih hemat dibandingkan DSLR, contohnya saja Brica B Pro 5 4K Alpha Edition Mark II S, di pasaran harganya masih berkisar atara 1,2 juta sampai 1,3 juta saja.

Kamera kecil ini mampu merekam video dengan resolusi 4K, 2,7K, serta Full HD. Hebatnya lagi dilengkapi dengan port 2,5 mm yang bisa digunakan untuk external microphone, jadi kita bisa merekam suara dengan lebih jernih lagi. Kemudian fitur andalan lainnya adalah builtin Wi-Fi, sehingga kita lebih mudah untuk memindahkan video dari kamera ke perangkat lainnya, misalnya notebook atau desk PC.

Memilih Perangkat Penunjang

Jangan harap bisa membuat video traveling yang ciamik jika hanya mengandalkan kamera saja, kita juga harus memikirkan berbagai peralatan tambahan yang akan mendukung proses pengambilan video. Salah satu peralatan tambahan yang wajib adalah baterai cadangan. Bahkan disarankan untuk membawa lebih dari satu baterai cadangan, mengingat lokasi yang dituju belum tentu menyediakan listrik untuk charging, belum lagi banyak kejadian menarik yang bisa terlewat jika kita hanya mengandalkan satu baterai saja.

Selain membawa baterai cadangan yang cukup, kita juga harus memiliki beberapa kartu memori cadangan juga. Sebab untuk membuat video traveling yang bagus itu diharuskan untuk merekam banyak adegannya, maka karena itu dibutuhkan banyak memori yang tersedia. Jika perlu, tak ada salahnya membawa hardisk eksternal juga sebagai media penyimpanan. Salah satu hardisk eksternal yang bisa dipertimbangkan adalah Adata HD710 yang memiliki dengan kapasitas penyimpanan sebesar 1 TB. Hebatnya lagi, perangkat tambahan yang dibanderol dengan harga 885 ribuan ini sudah anti guncang dan anti air lho!

Buat Video Time Lapse

Untuk menciptakan video traveling yang lebih ciamik, bawalah selalu tripod. Si kaki tiga yang memang agak ribet ini akan sangat membantu kita dalam merekam video yang bagus, gambar jadi lebih stabil, apalagi jika ingin membuat video Time Lapse yang keren. Buatlah sebanyak mungkin video perjalanan, ambil dari berbagai angle dan tangkap semua momen yang ada sehingga kita bisa mudah memilih materi untuk digabungkan dalam satu video traveling nanti. Jangan mudah merasa puas, apalagi kalah dengan rasa capek atau malas.

Jangan Malas Rekam Banyak Stok Video

Ada kalanya saat kita merekam video akan merasa bahwa stok yang kita buat itu sudah cukup. Akan tetapi, setelah melewati masa editing maka kita akan dibuat menyesal karena ternyata stok video yang telah kita ambil sangat sedikit, sehingga dibuat susah saat menyatukan video-video tersebut untuk menjadi satu video utuh dengan chemistry yang bagus. Sebab membuat video itu sama saja dengan membuat foto, kita harus persiapkan banyak stok untuk mempermudah pekerjaan kita nantinya, kita jadi tinggal memilih footage mana yang terbaik dari semua stok yang sudah kita miliki.

Tak ada salahnya jika kita mengamati video perjalanan orang lain, boleh kok mencontek angle pengambilan videonya, atau tekniknya, bisa juga dengan mempelajari bagaimana cara editingnya lalu menerapkannya pada video garapan kita sendiri. Memperbanyak pembelajaran mengenai video traveling dari travel vlogger lainnya akan memperkaya pemahaman kita mengenai pengambilan video traveling yang bagus sampai kita menemuka gaya yang paling ‘gue banget’.

Nah, setelah kita mendapatkan semua gambar yang kita inginkan, maka tinggal memasuki proses editing atau penyuntingan. Pada proses ini semua tergantung pada selera dari masing-masing pemilik video. Banyak yang sudah puas dengan hanya memotong dan menggabung-gabungkan videonya, tetapi banyak juga yang membuatnya jadi makin gaya dan keren dengan membuatnya terlihat lebih profesional melalui tahapan editing yang lebih rumit.

Supaya hasil akhir video menjadi lebih menarik, maka jangan lupa untuk memasukkan background music ke dalam video. Video akan menjadi lebih menarik untuk disimak sampai selesai jika menggunakan musik yang pas dan bersuara jernih. Bebas dari noise dan distorsi. Kemudian, jangan lupa untuk selalu memperhatikan rangkaian cerita yang kita unggah ke dalam video saat mengeditnya. Rangkai video dari awal sampai akhir perjalanan dengan apik, jika perlu ubah nama file mentahan dengan alfabet atau angka-angka untuk memudahkan saat penggabungannya menjadi video traveling nanti.

Nah, setelah videonya selesai maka sudah saatnya kita mengunggah video tersebut ke berbagai media sosial yang kita miliki. Semakin menarik videonya, semakin bagus respon dari pemirsa. Bahkan jika kita mampu membuat video yang bagus dan menjual, tak menutup kemungkinan kita bisa meraup Rupiah dari video-video tersebut. Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai Lensa Fisheye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.