Teknik Fotografi Malam Hari

Teknik Fotografi Malam Hari dan Cara Setting Kameranya

Pecinta fotografi pasti mau tak mau harus mampu memotret di malam hari, berbekal cahaya lampu atau mungkin tanpa cahaya bantuan sekalipun harus bisa diatasi dengan baik. Selain wajib menguasai tekni fotografi di malam hari, seorang fotografer juga harus memiliki banyak pengetahuan seputar efek fotografi yang bisa dilakukan di malam hari, salah satunya adalah efek starburst.

Yang dimaksudkan dengan efek starburst adalah dimana kita membuat cahaya lampu di malam hari terlihat berpendar-pendar layaknya cahaya bintang dari kejauhan. Hal ini akan membuat foto malam hari yang kita ambil jadi tampak jauh lebih keren. Lantas bagaimana caranya untuk membuat efek starburst ini? Hal paling mendasar yang harus kita ketahui adalah harus membuat bukaan lensasekecil mungkin yang kita bisa. Jadi, sebaiknya kita gunakan angka aperture yang besar (f/11 sampai dengan f/22) dan juga sebaiknya memanfaatkan lensa yang memiliki focal length lebih pendek juga.

Apakah aturannya sudah baku harus seperti itu? Tentu saja. Sebab penjelasan singkatnya menurut fisika adalah cahaya akan mengalami penyebaran atau difraksi saat melewati lubang yang sempit, nah karena sifat cahaya yang seperti inilah yang kemudian membuat berbagai sumber cahaya jadi terlihat lebih berpendar-pendar dan mempunyai lidah. Kemudian jumlah lidah yang ada itu akan tergantung pada blade (atau bilah) apperture dalam lensa kita.

Cobalah lihat spek lensa yang ada di rumah dan lihat pasti ada tercantum “aperture blade”. Jadi garis besarnya, semakin kecil bukaan ditandai dengan angka f yang semakin besar, maka lidah cahaya yang muncul akan semakin maksimal. Kemudian pada angka f yang kecil, maka nantinya tak akan muncul burst.

Sebelum mencoba teknik fotografi untuk memunculkan efek starburst yang cantik, sebaiknya ketahui dulu bagaimana cara menyetel kamera DSLR supaya ready untuk diajak hunting foto di malam hari. Di bawah ini adalah beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh fotografer sebelum keluar untuk hunting foto malam hari :

Siapkan Semua Alat dan Perlengkapannya

Apa saja yang harus kita siapkan sebelum hunting foto? Sudah tentu seperangkat alat fotografi standar, yakni kamera DSLR, kaki tiga atau tripod, juga remote kamera (walau ini opsional, tetapi keberadaannya sangat penting), jangan lupakan juga berbagai macam filter sesuai dengan kebutuhan kita.

Tetapi pastikan kita membawa tripod alias si kaki tiga ke mana-mana, sebab untuk mengambol foto di malam hari, hanya ada sedikit cahaya sehingga kita memerlukan shutter yang lambat supaya kamera bisa menangkap cahaya dengan lebih banyak dan menghasilkan gambar yang oke. Nah, kemudian supaya bisa menjaga getaran saat menekan tombol shutter maka sebaiknya kita menggunakan remote, tetapi kalaupun tak ada remotenya, maka boleh gunakan timer saja.

Carilah Lokasi yang Paling Tepat

Demi mendapatkan hasil jepretan yang ciamik, maka kita tak boleh asal-asalan memilih lokasi untuk melakukan pemotretan. Setidaknya kita harus memilih tempat dengan background yang bagus dan terlihat natural, kita juga diharuskan mencari sudut pandang yang berbeda-beda, supaya bisa unik dan lain daripada yang lainnya. jika kita sedikit extra dalam memilih lokasi pemotretan, maka mood saat memotret nanti akan sangat bagus, serta menghasilkan lebih banyak foto dengan kesan yang sangat menarik sangat unik, berbeda dengan foto asal jadi yang bikin bosan.

Settingan Kamera

Di malam hari kita membutuhkan Shutter Speed yang lebih lambat, sebab kita butuh menangkap cahaya yang lebih banyak. Shutter speed yang disarankan adalah shutter speed 4 sampai dengan 30 detik atau bisa juga disesuaikan saja dengan kebutuhan kita, ISO antara 100 sampai dengan 200. Kemudian untuk apperture biasanya cukup disesuaikan saja dengan shutter speednya. Misalnya kita mengatur shutter speed 6 detik dan ISO 100, maka gunakanlah apperture 6,3.

Terus Berlatih dan Tetap Sabar

Jangan berharap sekali coba langsung sukses, karena untuk sampai pada hasil akhir yang oke dan memuakan butuh ratusan kali ujicoba, review dan uji ulang. Begitu pula dalam mengambil gambar yang oke di malam hari. Setiap kali mencoba, bandingkan dengan gambar sebelumnya dan terus lakukan setting sendiri untuk mencari setitingan yang paling pas, serta paling nyaman dengan kemampuan kita.

Setelah mendapatkan pengaturan kamera yang paling tepat untuk mengambil foto di malam hari, sekarang mulailah beralih untuk mempelajari teknik lainnya dalam dunia fotografi seperti yang telah dijelaskan di atas, yakni teknik untuk mengambil foto malam hari efek starburst. Apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan foto starburst yang bagus di malam hari?

  • Pakailah Tripod – Karena memotret di malam hari dengan angka f yang besar, maka kiita harus gunakan tripod untuk menahan kamera dalam waktu yang lama, sehingga hasil gambar tak akan bergoyang dan kabur. Jadi, misalnya foto dengan f/18, maka hasilnya akan membuat shutter speed menjadi sangat lama, bisa sampai 25 detik dalam satu kali jepretan. Tanpa tripod, mustahil tangan mampu menahan selama itu dalam posisi yang sama.
  • Setting Kamera Dengan Betul – Untuk foto starburst, gunakanlah angka f yang besar saja, misalnya f/11 atau bisa juga yang lebih besar lagi. Kemudian atur ISO di angka yang rendah saja, yakni dibawah 400 sebab kita akan mengambil potret long exposure. Kemudian pakailah mode manual atau aperture priority, tetapi yang penting adalah memperhatikan angka metering kameranya. Karena untuk pemotretan malam tak akan ada hasil yang terlalu terang atau over exposure, maka cukup memakai exposure compensation dengan angka yang bervariasi tergantung dari situasi dan kondisi cahaya di sekitar lokasi pemotretan. Untuk permulaan cobalah pakai under 1 stop dan kita bisa sesuaikan lagi nanti.
  • Setting Fokus – Nah, dengan menggunakan angka aperture yang besar, maka kita tak perlu memusingkan cara untuk memfokuskan kamera, tetapi untuk amannya lebih baik ambil titik fokus secara manual, boleh juga diatur di infinity saja.
  • Manfaatkan Highlight Alert Kamera Dengan Baik – Yang satu ini pasti sudah tahu, kan? Semacam peringatan cahaya blinking yang muncul di layar LCD saat kita memotret objek yang terang benderang.
  • Memotret Sekarang Juga – Jangan terlalu lama membaca tutorial dan tips atau trik tanpa adanya praktek yang nyata. Sebab kemampuan untuk mengambil foto malam dan menciptakan efek starburst yang cantik tak akan bisa datang dalam satu kali percobaan saja. Terlebih jika kita ingin mengikuti kompetisi fotografi, sudah tentu banyak sekali latihan dan praktek yang harus dilakukan.

Kemudian jika hasil foto yang kita dapatkan setelah mengikuti hasil setting dalam artikel ini kurang memuaskan, maka cobalah untuk melakukan setting sendiri dan menerapkannya sampai menemukan setingan yang pas serta memuaskan.

Baca artikel yang lain mengenai Lensa Kamera DSLR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.