Setting Kamera DSLR Outdoor

Begini Cara Setting Kamera DSLR Outdoor

Pada zaman canggihnya teknologi saat ini, hampir setiap orang memiliki akses ke berbagai perangkat seperti telepon pintar (smartphone) dan komputer jinjing (laptop) yang sudah cukup awam sekarang ini. Selain kedua perangkat tersebut, kamera juga menjadi salah satu perangkat yang saat ini juga dapat diakses oleh semua orang, tidak hanya para fotografer profesional. Semakin mudahnya penggunaan kamera digital dan harganya yang cukup terjangkau membuat para penghobi fotografi lebih leluasa menghasilkan berbagai karya melalui lensa kamera mereka.

Tantangan Pengambilan Foto Outdoor

Foto di luar ruangan atau foto outdoor memang menjadi salah satu favorit bagi para fotografer dan para penikmat fotografi. Objek-objek di luar ruangan baik objek alami yang berasal dari ciptaan Tuhan maupun objek buatan manusia selalu menarik untuk ditelisik dan diabadikan dalam sebuah gambar diam atau foto. Namun pengambilan foto di luar ruangan tidak semudah kelihatannya, bahkan jika proses pengambilan gambar serta setting kamera DSLR outdoor yang tidak tepat, sebuah objek yang elok menjadi tidak menarik untuk dinikmati.

Berbagai kesulitan bisa muncul saat pengambilan gambar di luar ruangan diantaranya adalah pencahayaan yang tidak bisa diatur, letak-letak objek yang tidak dapat dipindahkan, latar belakang yang tidak dapat diubah serta adanya aktivitas di lokasi yang tidak dapat sepenuhnya dapat dikontrol oleh fotografer menjadi tantangan tersendiri.

Istilah-Istilah Dalam Setting Kamera DSLR Outdoor

Sebelum melakukan pengaturan kamera DSLR untuk keperluan pengambilan gambar luar ruangan, ada baiknya seorang fotografer atau pengguna kamera memahami istilah-istilah dalam fotografi dan pengaturan kamera. Istilah-istilah tersebut biasanya ada dalam modus pengaturan setiap kamera DSLR, berikut di antaranya:

1. ISO Speed Atau Kecepatan ISO

ISO merupakan singkatan dari International Standard Organization yang makna harfiahnya adalah standar organisasi internasional. Sebenarnya ISO sendiri tidak memiliki makna khusus dalam dunia fotografi, namun jika disandingkan dengan kata-kata speed atau kecepatan berarti merujuk pada standar organisasi internasional dalam hal mengukur jumlah cahaya yang diperlukan oleh kamera untuk menangkap sebuah foto. Semakin cepat ISO mengindikasikan semakin banyak pula cahaya yang masuk dalam kamera, sebaliknya semakin rendah ISO maka semakin sedikit pula cahaya yang masuk.

2. White Balance

Jika ditilik dari kata-katanya, white balance berarti menyeimbangkan warna putih dalam sebuah pengambilan foto. Pengaturan ini bertujuan agar warna foto yang dihasilkan menjadi seimbang, tidak terlalu gelap atau terlalu terang. Secara umum, pengaturan white balance dalam kamera biasanya ditandai dengan simbol matahari (daylight), awan (cloud), lampu bohlam (tungsten), atau simbol kilat (flash). Pengaturan white balance sangat tergantung dari kondisi pencahayaan di lokasi pengambilan gambar.

3. Aperture

Istilah aperture merujuk pada bukaan diafragma lensa kamera, biasanya dilambangkan dengan huruf “f” diikuti dengan garis miring dan angka, misal f/11 atau f/16. Simbol tersebut memiliki arti panjang fokus lensa dibagi dengan angka aperture di belakang garis miring.

Sebagai contoh, panjang fokus lensa 100 mm dan diatur dengan aperture f/4, maka bukaan diafragma lensa adalah sebesar 25 mm atau 100 dibagi 4. Jadi semakin kecil angka di belakang garis miring, menunjukkan bukaan diagfragma lensa yang lebih besar. Semakin besar bukaan lensa, maka semakin banyak pula cahaya yang masuk ke sensor kamera yang menjadikan hasil foto lebih terang. Pengaturan kecepatan ISO dan aperture ini harus sesuai dan seimbang jika ingin mendapatkan hasil foto yang baik.

Cara Setting Kamera DSLR Outdoor

Setelah memahami istilah-istilah dalam pengaturan kamera DSLR dan dapat melakukan pengaturan pada kamera yang akan digunakan, ada baiknya kita belajar melakukan cara setting kamera DSLR outdoor agar foto yang kita hasilkan menyerupai foto para fotografer profesional.

1. Pengaturan White Balance Pada Modus Yang Tepat

Pengaturan white balance pada modus daylight memiliki arti bahwa kita ingin kamera menyesuaikan keseimbangan warna saat kondisi cerah atau saat matahari bersinar terang. Modus ini dipilih agar cerahnya sinar matahari tidak membuat warna foto khususnya aspek warna putih yang kita ambil terlalu terang atau over exposure.

Sebaliknya saat suhu cahaya di luar ruangan sedang mendung atau cahaya matahai cenderung agar redup, modus white balance dapat diatur pada posisi cloud agar foto yang dihasilkan tidak terlalu gelap. Tapi pengaturan white balance ini juga tergantung dari kebutuhan pengambilan foto itu sendiri, jika anda menginginkan fokus foto pada aura mendung nan romantis, maka pengaturan white balance bisa tetap menggunakan modus cloud.

2. Pengaturan Kecepatan ISO Yang Sesuai

Kecepatan ISO yang diatur dalam kamera akan menentukan banyaknya cahaya yang masuk dalam kamera. Pada kondisi luar ruangan yang terang dan cerah, sebaiknya atur kecepatan ISO serendah mungkin untuk menghindari terlalu banyaknya cahaya masuk ke dalam kamera yang dapat mengakibatkan foto yang terlalu terang atau over exposure. Saat cahaya di luar ruangan cenderung redup atau remang-remang, gunakan kecepatan ISO tinggi agar banyak cahaya yang masuk dan foto menjadi lebih terang. Pengaturan kecepatan ISO ini memang kadangkala membutuhkan naluri tajam dari fotografer dalam menentukan gelap terangnya cahaya di luar ruangan.

3. Pengaturan Aperture Yang Tepat

Setelah mengatur kecepatan ISO, langkah berikutnya adalah pengaturan aperture yang tepat. Pengaturan aperture yang tepat harus mengikuti atau sesuai dengan pengaturan kecepatan ISO yang digunakan. Hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan antara cahaya yang masuk dengan cahaya yang akan diterima oleh sensor kamera.

Untuk lokasi pengambilan gambar luar ruangan, aperture yang tepat digunakan adalah aperture rendah yang disesuaikan dengan panjang fokus lensa kamera. Aperture yang rendah membuat bukaan lensa diafragma semakin kecil yang kemudian mencegah cahaya terlalu banyak cahaya yang tertangkap sensor.

Kesimpulannya, jika ingin mendapatkan foto luar ruangan dengan pencahayaan yang tepat saat cuaca cerah, kecepatan ISO dan aperture yang rendah dapat mengontrol kelebihan cahaya yang masuk ke dalam kamera.

Pengaturan white balance, aperture dan kecepatan ISO merupakan cara setting kamera DSLR outdoor dasar yang perlu dikuasai oleh para fotografer pemula maupun penghobi fotografi. Untuk menghasilkan sebuah foto luar ruangan yang luar biasa memang membutuhkan keterampilan teknis penggunaan kamera sekaligus pengalaman dalam melakukan pengambilan gambar. Kedua hal tersebut yang nantinya akan mengasah ketajaman naluri dan jiwa seni para fotografer dalam membidik suatu momen atau sebuah objek foto.

Setting kamera DSLR outdoor dapat dipelajari juga secara otodidak dengan sering berlatih dalam pengambilan gambar di luar ruangan dengan berbagai modus pengaturan. Jika anda memiliki dana lebih untuk mempelajari teknik fotografi lebih lanjut, anda bisa mengikuti berbagai pelatihan atau kursus teknik fotografi yang diadakan oleh berbagai studio foto di mana para fotografer profesional akan membagikan ilmunya seputar fotografi.

Baca artikel yang lain mengenai Memilih Lensa Makro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.