Pengertian ISO

ISO Kamera Adalah? Ketahui Informasi Mengenai Pengertian ISO Kamera di Sini!

Salah satu istilah yang paling sering digunakan dalam kamera adalah ISO. Tahukah Anda ISO kamera adalah apa?

Bagi para fotografer pastinya sudah mengenal sekali apa yang disebut dengan ISO, tapi bagi fotografer pemula atau orang awam pastinya masih belum tahu maksudnya.

Apabila Anda sedang mencari informasi dan ingin mengetahui ISO kamera adalah istilah untuk apa bisa melihat pembahasannya pada artikel ini.

Pengertian ISO dalam Fotografi

Dalam dunia fotografi memang banyak sekali istilah-istilah dalam pengambilan gambar. Salah satunya istilah ISO ini. ISO kamera adalah singkatan dari International Standard Organization. Apabila diartikan secara sederhana ISO adalah besaran untuk menyatakan sensitivitas yang ada pada sebuah kamera.

Sensitivitas sensor yang ada pada kamera sudah mempunyai standar bakunya sendiri dan telah berlaku secara internasional. Jadi tidak bisa diubah oleh siapa pun. ISO akan diawasi dan dikelola oleh sebuah organisasi yang berada di negara swiss.

Mengenal Konsep ISO dan Efeknya

Setelah Anda tahu ISO kamera adalah sebuah istilah sensitivitas sensor, Anda juga harus mengenal lebih jauh mengenai konsepnya.

Pengaturan ISO pada kamera harus dilakukan sebelum mengambil foto tujuannya untuk mencegah kemungkinan foto untuk blur atau kabur. Biasanya fotografer sudah melakukan setting ISO sebelum menggunakannya sehingga ketika ada momen yang harus ditangkap, kamera akan langsung bekerja dan gambar jadi bagus.

Jadi efek yang akan ditimbulkan dari penggunaan ISO adalah gambar yang tidak blur atau lebih tajam. Penggunaan ISO harus disesuaikan dengan cahaya yang ada pada objek foto. Oleh karena sensor kamera memiliki jutaan pixel yang sangat sensitif terhadap cahaya maka pengaturan ISO harus tepat supaya gambarnya pun bisa lebih baik.

Apabila ISO yang di setting tinggi maka sensitivitas sensor juga akan semakin tinggi. Jika hal itu terjadi maka cahaya yang diserap akan lebih banyak. Sensitivitas sensor ini juga akan berhubungan dengan durasi shutter speed dalam mengumpulkan cahaya.

Deret angka ISO dalam kamera biasanya 100, 200, 400, 800, 1600, 3200, dan 6400.  Untuk menghitung ISO dari deret angka ini adalah satu angka yang lebih tinggi dari ISO sebelumnya akan memiliki sensitivitas cahaya yang lebih banyak.

Misalnya ISO 200 punya sensitivitas sensor dua kali lebih besar dibandingkan dengan ISO 100. ISO 400 juga 2 kali lebih besar dibandingkan dengan ISO 200, begitu seterusnya.

Setiap jenis kamera punya standar ISO-nya masing-masing. Standar ISO paling rendah untuk kamera DSLR biasanya adalah 100 sementara yang paling tinggi 1600 sampai 3200. Kemudian untuk kamera saku dari ISO 50 sampai 400.

Pengaruh atau Efek yang Akan Terjadi karena Perbedaan ISO

Sudah jelas kan informasi ISO kamera adalah istilah untuk apa dan memiliki konsep seperti apa?

Sekarang Anda juga harus melihat pengaruh atau efek apa saja yang akan terjadi jika ada perbedaan ISO. Dalam hal yang akan dibahas ini pengaruh akan penggunaan ISO dalam angka tinggi.

  • Pencahayaan

Foto akan semakin terang jika ISO yang digunakannya semakin tinggi. Hal ini berhubungan dengan konsep ISO yang telah dibahas di atas bahwa ISO yang tinggi bisa mengumpulkan cahaya lebih banyak dibandingkan ISO yang rendah.

  • Durasi Shutter Speed

Jika ISO ditingkatkan maka akan membuat shutter speed lebih cepat. Mengambil gambar dengan shutter speed yang cepat ini akan membuat foto yang blur bisa dihindari meskipun objek yang ditangkap bergerak dengan cepat.

  • Bintik Hitam pada Foto

Bintik hitam yang terdapat pada sebuah hasil foto disebut dengan noise. Penggunaan ISO yang tinggi akan membuat hal ini terjadi. Dengan demikian hasil foto kurang bagus seperti kurang tajam atau memiliki banyak “pori-pori” yang terbuka lebar.

Kemungkinannya akan semakin besar apabila kamera yang mempunyai sensor kecil menggunakan ISO yang tinggi. Sedangkan jika sensor kameranya kecil biasanya noise tidak akan muncul.

Berbicara mengenai noise, ada sedikit tips bagi Anda dalam mengatur ISO supaya tidak muncul gangguan ini. Caranya adalah dengan mengatur ISO 400 ke bawah karena ISO yang rendah adalah yang paling diperlukan. Akan lebih baik jika dari 60 sampai 100 agar warnanya bisa terlihat lebih sempurna dan padat.

Cara Mengatur ISO pada Kamera

Seorang fotografer harus bisa mengatur ISO yang tepat untuk kameranya. Tentu saja supaya hasil fotonya akan bagus dan sesuai keinginan sehingga tidak mengecewakan atau butuh retouch lagi.

Pengaturan ISO bisa dilakukan dengan cara manual dan auto. Berikut ini penjelasan cara melakukan pengaturan dengan keduanya.

Mengatur ISO Manual

Mengatur ISO secara manual berarti harus dilakukan sendiri oleh fotografer. Bagi yang masih pemula mungkin masih bingung dalam mengaturnya. Namun tidak perlu khawatir karena pembahasan cara pengaturan ISO manual berikut ini mudah dipahami oleh Anda.

Pertama Anda harus mencari menu ISO dulu, biasanya letaknya ada di sebelah menu aperture dan shutter speed. Sesudah itu tinggal ubah saja angka ISO yang ada. Ada bisa mencoba satu persatu angkanya kemudian ambil foto.

Jika angka ISO sudah sesuai maka hasil gambarnya pasti akan bagus. Jika masih kurang Anda bisa menambahkan atau mengurangi angka ISO sehingga sesuai dengan hasil yang diinginkan.

Untuk ISO yang paling rendah biasanya digunakan untuk mengambil objek ketika cuaca sedang cerah atau di outdoor. Sedangkan ISO yang tinggi seperti pada angka 1600 digunakan pada tempat yang cahayanya kurang baik atau gelap tapi tidak diperbolehkan untuk memakai flash.

Untuk ISO sedang atau pada angka 400 sampai 800 bisa digunakan pada saat cuaca mendung atau sore hari.

Mengatur ISO Auto

Cara mengatur ISO auto sebenarnya lebih mudah dibandingkan dengan mengatur secara manual karena hanya perlu memberikan perintah kepada kamera dengan cara mensettingnya. Namun kekurangannya adalah hasil gambarnya bisa kurang bagus atau tidak sesuai dengan keinginan.

Kelebihannya adalah kamera bisa memperkirakan sendiri angka ISO yang harus digunakan untuk mengambil foto objek yang dituju. Kemudian bisa membuat penangkapan gambar dari benda yang bergerak jadi lebih cepat. Jika harus mengatur secara manual dulu maka momennya bisa terlanjur hilang.

Setiap merk kamera punya pengaturannya sendiri-sendiri. Jika Anda menggunakan kamera DSLR Nikon maka caranya adalah dengan masuk ke Shooting Menu. Kemudian pilih ISO Sensitivity lalu ubah ISO Sensitivity Auto Control menjadi ON. Selanjutnya pilih angka 1/125 untuk membatasi shutter speed minimumnya. Kemudian klik OK.

Sementara untuk kamera DSLR Canon caranya adalah pencet kemudian tahan tombol bertuliskan +/- ISO. Selanjutnya putar bagian main dial sehingga terdapat mode A atau Auto. Selanjutnya langsung pilih 1/125 untuk shutter speed minimalnya.

Mengatur kamera menggunakan ISO auto cocok digunakan oleh para pemula. Oleh karena biasanya mereka masih bingung harus menggunakan ISO sebesar apa. Dengan ISO auto maka kamera yang akan menentukan sendiri seperti apa ISO yang benar.

Demikianlah pembahasan mengenai ISO kamera, Anda jadi tahu ISO kamera adalah apa, bagaimana cara mengaturnya, dan lain sebagainya. Semoga informasinya bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Prinsip Dasar Editing Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.