Mempertajam Foto Dengan Photoshop

Cara Mempertajam Foto Dengan Photoshop dan Aplikasi Lainnya

Foto blur kadang sering kita temukan setelah memotret. Entah itu karena masalah pada kamera atau aplikasi kamera di ponsel, atau karena gerakan tangan saat memotret sehingga membuat gambar menjadi kurang jelas. Beberapa orang mungkin langsung membuang foto-foto yang dianggap kurang jelas tersebut. Namun sebenarnya ada banyak cara yang dapat digunakan untuk membuat foto yang tadinya blur atau kurang tajam menjadi lebih jelas. Simak beberapa panduan untuk mempertajam tampilan foto yang blur.

Menajamkan Foto Blur dengan Photoshop

Photoshop memiliki fitur pintar yang secra otomatis dapat mengurangi blur yang disebabkan oleh pergerakan kamera. Jika perlu, kita dapat menambahkan pengaturan lanjutan untuk mempertajam gambar. Menu Shake Reduction filter yang terdapat pada Filter > Sharpen dapat mengurangi gambar blur yang dihasilkan dari beberapa tipw pergerakan kamera; termasuk pergerakan linier, rotasi, zigzag, dan arc-shaped.

Gambar yang sesui untuk pengurangan blur karena pergerakan kamera ada beberapa. Fitur ini dapat bekerja pada foto kamera yang memiliki noise rendah. Gambar yang sesuai misalnya gambar di indoor atau outdoor yang menggunakan lensa dengan titik fokus panjang atau gambar indoor dari pemandangan statis yang didapat dari jepretan lambat dan tanpa flash. Tambahannya, penajaman dapat dilakukan pada gambar teks yang blur karena pergerakan kamera.

Langkah-langkah menggunakan automatic shake reduction, yaitu:

  1. Buka gambar.
  2. Pilih Filter > Sharpen > Shake Reduction.

Selanjutnya Photoshop secara otomatis menganalisa bagian gambar yang akan ditajamkan, menentukan penyebab blur, dan melakukan koreksi pada gambar. Gambar yang telah dikoreksi akan terpampang untuk review pada Shake Reduction dialog. Jika tak ada koreksi yang terlihat pada gambar di Shake Reduction, maka yakinkan bahwa opsi preview sudah diaktifkan.

Photoshop menyediakan beberapa cara untuk membuat dan memodifikasi jejak blur. Untuk hasil yang terbaik, ciptakan blur traces pada area gambar yang memiliki kontras tepi. Kita dapat dengan mudah mengatur ukuran perbatasan dari area yang difokuskan untuk berhubungan dengan jejak blur. Untuk mengubah fokus pada daerah yang berbeda, maka geret pin tengah dari area ke fokus yang baru. Ikuti langkah berikut:

  1. Klik pada Add Suggested Blur Race pada panel Advanced. Photoshop kemudian akan meng-highlights pada area baru gambar yang sesuai dengan estimasi blur dan menciptakan blur trace.
  2. Tambahkan blur traces jika diperlukan.
  3. Klik pada Blur Estimation Tool di bagian pojok kiri atas kotak dialog Shake Reduction.
  4. Gambar pilihan sebuah kotak di manapun pada gambar nantinya secara otomatis Photoshop akan menciptakan blur trace untuk area yang dipilih.
  5. Pilih Blur Direction Tool lalu gambar sebuah garis lurus merepresentasikan arah blur pada gambar.
  6. Gunakan Detail loupe, fokus pada sebuah area gambar untuk mengurangi efek kamera bergerak.
  7. Klik pada Enhance At Loupe Location untuk menggerakkan fokus pada area yang terpilih pada Detail loupe.
  8. Geret blur trace pada Add Suggested Blur Trace. Gunakan kembali blur trace lalu pilih Save Blur Trace dalam forman KNI atau PNG. Selanjutnya kita bisa mengatur blur trace dan melakukan penghalusan pada gambar.

Menggunakan Aplikasi Smartdeblur

Selain aplikasi editing foto seperti Photoshop, mengatasi foto blur ternyata ada aplikasi khususnya. Salah satunya aplikasi Smartdeblur yang dapat diunduh secara gratis. Kelemahannya adalah sebaiknya foto yang akan dikoreksi tersebut tidak dalam ukuran besar. Jika foto memiliki ukuran besar maka proses menghilangkan efek blur pada foto akan berjalan cukup lama.

Saat ini foto yang dihasilkan kamera DSLR biasanya memiliki resolusi foto yang sangat besar jadi sebaiknya mengubah dulu resolusinya. Ubah sampai resolusi mencapai 720p. Setelah itu pilih kategori blur. Atur dengan menaikkan radius, smooth, dan correction strenght serta edge feather. Cobalah beberapa kali sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Menggunakan Aplikasi Ligthroom

Ligthroom merupakan salah satu aplikasi editing foto yang dapat digunakan untuk mengatasi foto yang blur. Fitur yang digunakan adalah Lightroom Sharpening Tool. Kita bisa menemukannya pada mocul Print dan Develop. Pada Print, fitur ini berfungsi untuk mempertajam foto yang di-print. Sedangkan fitur pada modul Develop memungkinkan kita untuk mengaplikasikan capture sharpening(melembutkan efek pada tangkapan kamera) dan creative sharpening(untuk menekan pada area gambar).

Saat menajamkan foto blur kita membutuhkan radius penajaman yang cukup besar. Menu tersebut sudah ada pada panel Detail. Ada beberapa opsi untuk mengatur Amount, Radius, Detail, dan Masking. Di bawahnya juga terdapat Noise Reduction yang juga bisa digunakan untuk mengaplikasikan blur ke noise.

Kita perlu mengatur agar Amount dan Radius sampai ke maksimum. Pada waktu yang sama kita atur Detail dan Masking pada nilai minimum yaitu 0 begitu juga dengan pilihan pada Noise Reduction. Gambar blur nantinya akan sedikit lebih jelas namun kita belum selesai.

Langkah selanjutnya adalah menambahkan Masks untuk mengatur penjaman. Masks tersebut ada pada Detail dan Masking. Keduanya awalnya kita atur 0 yang artinya Masking memungkinkan penajaman bisa diaplikasikan dimana saja sementara Detail hanya mengizinkan sedikit penajaman pada detail gambar. Jika kita menekan tombol Alt pada keyboard dan menggerakkan slider maka masks akan bekerja secara real time. Ini akan membantu kita mengatur dengan lebih baik.

Hasilnya kemudian tampak kurang natural karena Radius yang terlalu tinggi dan juga mungkin karena nilai pada Amount. Mengurangi nilai keduanya seharusnya bisa meningkatkan penampilan foto. Kita bisa mencoba-coba mengatur sambil melihat hasil gambar apakah sudah sesuai yang diinginkan atau belum.

Menggunakan Pixlr Editor

Pixlr editor dapat digunakan untuk menajamkan foto yang tampak kurang jelas. Langkah pertama, yaitu menyiapkan foto kemudian pergi ke Pixlr editor. Selanjutnya klik Open image from computer dan unggah foto yang akan dikoreksi. Selanjutnya klik menu Layer lalu pilih Duplicalet Layer  – Adjusment – Levels. Pada kotak dialog akan ada grafik warna foto biarkan dalam mode RGB. Lalu sesuaikan “input levels” untuk kejernihan warna. Atur juga “output levels” untuk pencahayaan gambar. Setelah kita puas dengan hasilnya maka klik OK.

Selanjutnya adalah menghaluskan gambar dengan kembali ke Layer – Duplicate Layer. Cari Filter – Blur – Gaussian Blur. Kotak dialog baru akan muncul untuk mengatur radius blus. Misalnya kita mengatur radius blur 100% dan opacity 50%. Lalu gabungkan layer dengan Layer – Platten Image. Kita dapat mengatur lagi kontras dan pencahayaan pada menu Adjusment. Ketajaman warna dapat diatur pada menu Adjusment –Color Vibrance. Foto yang sudah tajam dapat disimpan dengan klik Save image.

Proses pemotretan yang kurang sempurna kadang tak bisa dihindari. Jadi saat mendapatkan foto yang blur tak ada salahnya untuk mengeditnya terlebih dahulu sebelum membuangnya atau mempublikasikan ala kadarnya. Tampilan foto yang tajam tentu akan jauh lebih baik kecuali jika kita memang ingin membuat foto blur sebagian untuk artistik foto.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera untuk Vlog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.