Membuat Video Hiking

Tips Membuat Video Hiking yang Menarik

Bagi Anda penyuka hiking, tentu mendokumentasikan perjalanan hiking Anda menjadi sesuatu yang wajib. Banyak pendaki yang mendokumentasikan pendakiannya baik itu melalui foto maupun video. Nah, kali ini penulis akan mengajak Anda untuk mengupas informasi seputar cara pembuatan video hiking yang menarik. Simak informasinya berikut.

Membuat video hiking tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasil rekaman menjadi lebih menarik. Misalnya saja pengambilan gambar, setting kamera, hingga musik yang digunakan. Nah, kali ini penulis akan berbagi informasi seputar bagaimana tips membuat video hiking yang menarik. Tanpa banyak basa-basi, simak informasinya berikut.

Siapkan Perlengkapan Merekam Video

Sebelum Anda mulai merekam video hiking biasakan melakukan persiapan mulai dari perangkat kamera hingg akonsep yang akan digunakan. Bawa peralatan perekaman yang sederhana saja seperti kamera atau camcorder, shotgun, laptop, mikrofon, lampu kamera, dan tripod kecil. Mikrofon internal, camcorder dengan optical zoom yang besar, serta fitur image stabilizer akan menjadi pilihan yang tepat untuk membuat video hiking. Kadang SLR kurang cocok untuk mereka video perjalanan karena Anda akan disibukkan dengan mengganti lensa maupun mengatur kamera setiap ada momen. Peralatan lain yang tak kalah pentingnya adalah baterai dan media penyimpanan. Ini yang terkadang terlupakan.

Setelah perangkat siap, buatlah list urutan tempat mana saja yang akan dikunjungi. Anda bisa memulainya dari terminal, stasiun, bandara, atau lokasi manapun yang menjadi start berangkat. Sebaiknya buatlah naskah redaksi tentang apa yang akan Anda sampaikan dalam setiap video perjalanan yang direkam agar video Anda terkonsep dengan baik. Naskah yang dibuat tidak usah yang ribet, cukup dengan beberapa hal yang sederhana seputar perjalanan Anda.

Berikut ini beberapa trik yang bisa dilakukan agar video hiking Anda menarik dan tidak monoton.

  • Tentukan Tema

Hal pertama yang harus Anda lakukan setelah persiapan peralatan selesai dan sebelum merekam video adalah menentukan tema video hiking yang akan dibuat. Hal ini dilakukan agar Anda bisa fokus dalam merekam video hiking. Misalnya tema “Hiking dengan Budget Terbatas”, “Hiking Aman bagi Pemula”, dan sebagainya.

  • Pembuka Video dengan Bumper

Selayaknya seorang host di acara-acara televisi, Anda juga bisa berakting sebagai pemandu acara perjalanan untuk para “penonton” video. Ingat, ekspresi sangat penting dalam mmebawakan acara agar penonton ikut merasakan bagaimana serunya perjalanan yang Anda lakukan. Gaya yang natural, tidak dibuat-buat akan membuat video hiking Anda memiliki sense of adventure. Jika akting di depan karema terasa sulit, Anda bisa memandunya dengan narasi. Jika narasi yang dipilih, ingatlah intonasi Anda harus enak didengar agar tidak monoton dan membosankan.

  • Lakukan  Wawancara agar Lebih Asik

Dalam video perjalanan yang ditayangkan di televisi, umumnya ada teks yang disimpan di bawah gambar. Hal ini menjadi keterangan atau informasi singkat tentang berbagai hal yang patut diketahui oleh penonton. Anda juga perlu membuat hal seperti ini untuk dijadikan sebagai informasi penting. Sebagai variasinya, Anda bisa memilih teknik stop motion atau animasi.

Lakukan wawancara dengan pendaki  lainnya, penjaga hutan, polisi kehutanan, atau siapa saja yang Anda temui dan dirasa penting untuk memberikan informasi seputar tempat atau lokasi tempat Anda melakukan hiking. Lakukan wawancara dengan gaya yang sesuai dengan tema. Umumnya wawancara dilakukan dengan gaya santai agar terlihat lebih natural.

  • Sisipi Adegan Seru

Anda tentu akan betah berlama-lama menonton video perjalanan yang seru dan menegangkan. Nah, hal ini bisa Anda lakukan untuk video hiking yang Anda buat. Rekamlah adegan-adegan yang seru dan menegangkan misalnya panjat tebing.

  • Lakukan Back Up

Ini yang sering dilupakan traveller. Mem-backup hasil rekaman. Hal ini dilakukan agar ketika terjadi sesuatu dengan media penyimpanan, Anda masih bisa bernafas lega karena hasil rekaman tersimpan aman di tempat backup-an. Untuk saat ini Anda bisa memanfaatkan fitur penyimpanan media di internet (cloud) untuk menyimpan setiap hasil rekaman. Ingat, lakukan back-up setiap kali Anda menyimpan data.

  • Lakukan Editing

Setelah semua hasil rekaman berhasil Anda kumpulkan, lakukan editing. Jangan cepat puas dengan karya yang sudah Anda buat. Lihatlah video-video perjalanan yang sudah ada. Ini bisa menjadi referensi Anda dalam mengedit video. Bandingkan video hasil rekaman Anda dengan video orang lain. Anda bisa meniru cara pengambilan gambar atau editingnya maupun memodifikasinya.

Lima Lagu yang Pas untuk Video Hiking

Sebuah video tanpa musik tentu akan terasa hambar. Musik memang bisa dijadikan teman yang menyenangkan dalam berbagai suasana, termasuk saat melakukan perjalanan. Dengan mendengarkan musik, suasana akan terasa lebih menyenangkan dan perjalanan bisa menjadi lebih ringan.

Berikut ini beberapa lagu yang pas untuk dijadikan sebagai backsound untuk video hiking. Ini kelima lagu tersebut.

  • Mahameru Milik Dewa

Mendengarkan lagu isi sambil mendaki gunung tentu akan membakar semangatmu. Dengan memilih lagu ini sebagai backsound video naik gunungmu, tentu akan membuat video menjadi lebih seru dan asik.

  • Traffic in The Sky milik Jack Johnson

Lagu ini akan membuat siapapun tersadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Siapapun yang mendengar lagu ini akan hanyut dalam suasana alam yang menghanyutkan dan tenang. Lagu ini sangat cocok untuk video perjalananmu untuk memberikan suasana yang tenang. Apalagi liriknya yang menyuarakan tentang lingkungan. Sangat sarat makna, ya?

  • Tiga Hari Tuk Slamanya milik Float

Berbicara tentang perjalanan, lagu ini akan membuat perjalanan semakin nyaman. Petikan nada-nada yang khas dengan suara vokalisnya yang berat akan membuat Anda ingin menikmati segarnya angin selama perjalanan. Jika ini dipilih sebagai backsound video perjalanan Anda, penonton akan merasakan kenyamanan yang Anda rasakan dalam video hiking tersebut.

  • Home milik Michael Buble

Wah, lagu ini rasanya jadi juaranya untuk mengisi musik video. Lagu ini membuat suasana hangat dirumah terasa selama di perjalanan. Bahkan bisa membangkitkan rasa kangen Anda pada rumah. Ini sangat pas untuk mengisi bagian akhir video hiking Anda. Menemani perjalanan pulang Anda selepas melakukan hiking.

  • Half of The World Away milik Aurora

Lagu ini sangat mengena dan penuh magis. Lagu sebelumnya dipopulerkan oleh oasis yang kemudian di-cover oleh aurora. Lagu ini sendiri mengisahkan tentang seseorang yang ada sangat jauh dari orang yang disayanginya. Mendengarkan lagu ini akan membuat Anda menyadari betapa perasaan bisa mengalahkan segalanya, bahkan membuatmu mengalahkan keegoisan diri sendiri dalam berbagai kesempatan.

Sebenarnya masih banyak lagu-lagu yang bisa Anda pilih untuk mengisi backsound video hiking yang Anda buat. Hal penting yang harus Anda lakukan dalam pemilihan lagu ini adalah pilihlah lagu yang sesuai dengan perjalanan Anda. Lagu yang bisa membuat semangat Anda terbakar atau membuat nyaman dan tenang.

Itulah beberapa tips dalam membuat video hiking yang bisa Anda lakukan. Tips ini bisa dilakukan oleh siapapun bahkan untuk pemula sekalipun. Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat melakukan hiking dan membuat videonya.

Baca artikel yang lain mengenai Memilih Lensa Makro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.