Membuat Foto Menjadi 3D

Membuat Foto Menjadi 3D Sederhana dengan GIMP dan Photoshop

Foto 3D sebenarnya bisa dibuat dengan sangat mudah menggunakan berbagai software yang biasa untuk mengedit foto seperti Photoshop dan software lainnya. Membuat foto 3D ada yang rumit tapi ada juga yang simpel. Jika hanya untuk koleksi pribadi sepertinya akan lebih baik jika menggunakan langkah yang mudah saja. Kecuali jika untuk kebutuhan tertentu yang profesional tentunya harus menggunakan metode yang lebih sulit.

Beberapa cara atau metode mudah untuk membuat foto 3D adalah dengan metode Displace Tool dan Depth Map. Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai tahapan pembuatan foto 3G akan dibahas di bawah ini.

Tahapan Singkat Membuat Foto Menjadi 3D

Selain menggunakan Photoshop, software lain yang bisa digunakan adalah GIMP. Anda bisa mendapatkannya secara gratis dan langsung diunduh di website resminya yang beralamat www.gimp.org.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa untuk membuat foto 3D yang mudah ada dua buah metode yang bisa dilakukan, yaitu dengan Displace Tool dan Depth Map. Di sini akan dibahas sedikit mengenai dua metode ini.

Tahapan ringkas untuk membuat gambar 2D ke 3D menggunakan Depth Map atau peta kedalaman adalah mengubah tingkat warna abu-abu atau grey level. Gray level ini bisa anda buat berdasarkan prediksi dari tingkat kedalaman sebuah gambar 2D.

Sedangkan dengan Displace Tool adalah dengan menggeser pixelnya. Setelah membuat Depth Map selanjutnya geser pixel sampai dapat memberikan sebuah sudut pandang yang berbeda dibandingkan foto aslinya. Dari bagian jendela foto stereo warna putih yang tadinya masih 0% harus digeser mulai dari latar depan sebuah jendela foto stereo. Sedangkan untuk warna hitamnya 100% digeser pada bagian belakangnya. Kemudian untuk warna abu-abu yang besarannya 50% tidak perlu untuk digeser.

Dengan melakukan pengeditan menggunakan metode tersebut pastinya akan membuat pixel yang seharusnya tidak bergeser menjadi ikut bergeser. Oleh karena itu gambar yang dihasilkan tidak baik maka dari itu harus dibetulkan.

Membuat Foto 3D dengan GIMP

Sebagai latihan pembahasan langkah-langkah yang akan melatih Anda mengenal kedua metode tersebut adalah menggunakan GIMP. Contohnya sederhana saja, yaitu menggunakan sebuah gambar spiral yang dibuat dengan Paths Tool. Untuk lebih lanjutnya langsung ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Pertama siapkan dulu gambar yang akan diedit dengan cara membuat file kosong dengan ukuran 800 x 800 kemudian buat gambar bentuk spiral menggunakan Paths Tool. Atau bisa juga dengan membuatnya sendiri di kertas lalu di scan.
  • Sesudah itu buat layer yang baru. Tempatnya terserah anda bisa di bawah atau di atas dari layer gambar spiral.
  • Kemudian, dengan menggunakan Blend Tool buat peta. Bagian background dan foreground-nya harus memiliki warna putih 100% dan warna hitam 0%. Kemudian klik tengah gambar lalu garisnya tarik menuju sudut dari gambar persegi sehingga hasilnya akan seperti sebuah cahaya putih yang menyebar di background warna hitam.
  • Sesudah itu, buat layer spiral menjadi ganda dengan cara memilih duplikat layer. Setelah ada dua gambar spiral beri nama layer awal dengan Spiral_Kiri dan layer kedua dengan nama Spiral_Kanan.
  • Kemudian geser pixel memakai di Displace Tool yang ada di menu Filter kemudian pilih Map dan pilih Displace pada layer Spiral_Kanan.
  • Sesudah memilih Displace maka akan muncul windows pengaturan. Jangan centang sumbu Y tapi hanya sumbu X kemudian ubah nilainya menjadi 10 px atau sesuai besar gambar. Kemudian klik OK.
  • Selanjutnya aktifkan layer Spiral_Kiri lalu lakukan hal yang sama seperti yang dilakukan pada layer sebelumnya.
  • Sesudah itu agar terlihat bergerak gambarnya maka coba sembunyikan layer. Caranya adalah dengan klik ikon mata yang letaknya ada di bagian layer atas secara berulang-ulang.

Gambar 3D sederhana dan singkat menggunakan GIMP telah selesai.

Bagi Anda yang belum pernah menggunakan GIMP pasti belum tahu kelebihan apa yang dimilikinya. Maka dari itu untuk mengenalnya silahkan lihat penjelasannya sebagai berikut.

Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh GIMP, antara lain:

1. Memori Penyimpanannya Sedikit

Jika dengan menggunakan software lain akan memberatkan komputer Anda maka GIMP tidak. Jika ada 20 penyimpanan dalam hard disk maka GIMP hanya membutuhkan 1. Oleh karena itu Anda yang memiliki spesifikasi komputer atau laptop rendah tetap bisa menggunakannya.

Selain itu GIMP bisa digunakan di komputer berbagai sistem operasi seperti Unix, Windows, dan OS X. Kemudian ada juga versi portabel dari GIMP yang dapat disimpan dalam flash disk Anda.

2. Bisa Didapatkan Secara Gratis

Dengan kelebihan ini tentunya akan memberikan keuntungan kepada penggunanya karena yang tidak punya biaya tetap bisa menggunakannya. Dibandingkan membeli program yang harganya jutaan rupiah maka lebih baik gunakan ini apalagi bagi blogger yang hanya butuh pengaturan yang sederhana.

3. Memiliki Tutorial yang Open Source

GIMP memang tidak punya sertifikast kelas online tapi mempunyai situs open source dengan banyak sekali tutorialnya. Tentu saja akan sangat berguna bagi para pemula untuk menjadi mahir. Mereka jadi tidak perlu kursus untuk bisa mengetahui berbagai macam trik pengeditan foto.

4. Mudah Mengulang Aksi

Ada kalanya Anda harus mengulang proses pengeditan yang sama dengan jumlah banyak. Nah, daripada kembali menggunakan cara pengeditan dengan satu per satu langkah maka gunakan antar muka milik GIMP yang dapat membuat pengulangan proses mudah.

Selain itu, kelebihannya antara lain bisa digunakan untuk menyeleksi foto dengan mudah sekali, mudah mengedit layer teks, bisa digunakan untuk membuat gambar animasi, dapat mengimport dan eksport foto menjadi ekstensi SVG, memiliki dukungan berbagai format file, bisa menambahkan plug in gratis, dan tampilan awalnya bisa diganti.

Dengan banyaknya kelebihan ini maka bisa dijadikan alternatif untuk mengedit foto dibandingkan dengan menggunakan Photoshop dan software lainnya.

Langkah Membuat Foto 3D di Photoshop

Cara membuat gambar 3D sederhana menggunakan software Photoshop juga mudah. Tutorial yang akan diberikan di sini juga menggunakan foto gambar spiral yang digunakan untuk latihan di atas. Langsung saja ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Buat file kosong dengan ukuran 800 x 800 juga gambar spiral. Setelah itu buka tiga buah duplikasi dari gambar yang asli. Beri satu duplikasi nama Circle_Left, satunya lagi Circle_Right, dan yang ketiga Circle_Map.
  • Kemudian buat peta dengan memilih Gradient Tool lalu pilih Radial Gradient. Selanjutnya klik ikon berbentuk kecil yang letaknya kedua dari sebelah kiri. Setelah sebuah kotak muncul untuk warna Foreground pilih putih dan Background dengan hitam. Lalu klik bagian tengah gambar selanjutnya tarik menuju gambar persegi garisnya.
  • Simpan peta tersebut di layer yang paling atas dan beri nama Circle_Map.psd. Kemudian tutup.
  • Edit gambar Circle_Right kemudian pilih menu filter Drop-Down lalu pilih Distort kemudian pilih Displace.
  • Sudah itu akan muncul jendela Windows, isi skala horizontal dengan nilai 30, skala vertikal dengan 0, pilih Tile pada Displacement, untuk daerah Undefined pilih bagian tepi ulangi pixel. Lalu klik OK.
  • Sesudah itu akan ada jendela baru lagi kemudian Open lalu pilih file dengan nama Circle_Map.psd. Selanjutnya simpan gambar.
  • Sekarang edit gambar dengan nama Circle_Left dan buat pengaturan yang sama seperti Circle_Right tadi tapi arti skala horizontal menjadi -30.
  • Selesai.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat foto menjadi 3D menggunakan GIMP dan Photoshop.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Mengedit Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.