Lightworks Video Editor

Mengenal Lightworks Video Editor Gratis yang Mumpuni

Lightworks merupakan salah satu video editor terbaik yang mendapatkan penghargaan. Aplikasi ini ternyata sudah ada dan digunakan oleh profesional dalam industri film sejak awal 1990an. Lightworks versi pro telah digunakan oleh profesional untuk menciptakan film-film besar seperti Pulp Fiction, Heat, Hugo, The King’s Speech, dan lain-lain. Jadi kemampuannya tak diragukan lagi. Meskipun sudah banyak digunakan profesional namun kita tak bisa mempelajarinya hanya semalam saja, perlu mencoba terus-menerus sampai kemudian bisa menguasai dengan baik.

Memulai Lightworks

Aplikasi ini bisa diunduh di www.lwks.com. Setelah mengunduh dan menginstalnya maka kita bisa langsung membuka aplikasi ini. Saat dibuka maka muncul tampilan berwarna biru yang mendominasi layar. Jika kita terganggu karena terlalu memenuhi layar maka klik pada “System Setting” pada bagian bawah pojok kiri layar dan atur “Fullscreen wondow” menjadi “No”.

Dari menu System Setting, kita dapat melakukan kostumisasi beberapa aspek dari tampilan antara muka. Ini sesuai dengan keinginan kita misalnya jika ingin warna jendela berubah dari biru menjadi hitam atau yang lain.

Sebelum kita memulai, Lightworks perlu tahu nama dan frame rate dari proyek video yang akan diedit. Frame rate juga disebut sebagai frames per second atau disingkat fps. Ini sangat penting untuk mengetahui berapa fps dari video kita karena aplikasi Lightworks tidak akan bisa mencapurkan frame rate. Fps sendiri merupakan kecepatan dari tampilan gambar video secara berkelanjutan.

Video dapat dikatakan sebagai sebuah kumpulan gambar-gambar yang dimainkan secara cepat sehingga gambar tersebut tampak bergerak. Kebanyakan home video memiliki kecepatan 30-60fps dan kita mungkin hanya melihat 24 fps saat membuat sebuah film. Jika kita tidak tahu berapa frame rate dari video yang dimiliki maka kita dapat memilih “auto” atau buka sumber video pada VLC kemudian klik pada Tools > Codec Information. Di sini kita akan melihat frame rate yang cukup panjang seperti 29.970030.

Setelah itu kita kembali ke Lightworks. Buat sebuah project baru dengan klik tombol “Create”. Kemudian kita lihat setting dari project tersebut dengan klik pada nama project di bagian pojok kiri atas pada aplikasi.

Di sana kita akan melihat detail dasar dari proyek video yang akan diedit termasuk lokasi dimana file tersebut disimpan. Sementara itu kita tidak harus memodifikasi file project pada Lightworks. Lokasi folder tersebut hanya dapat dimodifikasi dengan menggunakan Lightworks Pro License. Pada tab video pastikan bahwa format output sesuai dengan sumber material.

Menu pada Lightworks

Pada bagian bawah terdapat tab “Tasks” yang digunakan untuk memonitor dan mematikan proses latar belakang seperti importing, exporting, dan rendering. Di samping nama project pada bagian pojok kiri atas terdapat menu “rooms”. Kita dapat menggunakannya sebagai “scenes” dari sebuah film atau “episode” dari sebuah serial atau kita bisa memilih layout tertentu saat mixing audio, mengoreksi warna atau editing. Kita harus menyiapkan sebuah “room” untuk setiap tugas tersebut. Setiap “room” akan menyimpan posisi dari setiap jendela dan alat yang terbuka.

Menu alat terdapat pada bagian kiri dari aplikasi, ini mengandung beberapa fitur editing lama. Hanya beberapa yang kemudian diperlukan pada dunia digital seperti saat ini. Berikut ini beberapa menu pilihan yang perlu kita ketahui:

  • Record: alat untuk menangkap video dari alat rekam seperti mini-DV camcorder
  • Import: alat yang digunakan untuk memasukkan semua asel digital seperti video, gambar, dan audio
  • Create New Edit: membuka destinasi monitor baru dengan sebuah penambahan.
  • Browse Project Contents: Browser dimana semua media yang diimpor ditemukan dan diorganisir dalam forlder yang dikenal sebagai “bins”.
  • Search: alat pencari yang berasal dari fitur lama Lightworks, faktanya alat ini secara langsung membuka project contents browser.
  • Play An Edit Out To Tape: ini digunakan untuk mengekspor video yang diedit kembali ke rekaman tape.
  • Export Edits, Clips, and Bins: Tidak hanya digunakan untuk mengekspor video yang diedit tapi juga output backup dari project video kita.
  • Editor Preference: di sini kita dapat menyimpan dan me-restore layout/poisisi dari alat yang terbuka. Sementara ini tidak akan menyimpan semua yang terbuka ini berguna untuk merapikan area kerja kita. Direkomendasikan untuk membiarkan off dan fokus pada pembelajaran perintah keyboard.
  • Lucy: Lucy merupakan maskot dari Lightworks.

 Mengedit Video pada Lightworks

Mengedit video pada Lightworks dimulai dengan mengimpor sumber materi  yang dibutuhkan yaitu video yang akan diedit. Caranya yaitu dengan memilih Local File, memilih tempat file yang diinginkan kemudian metode impor seperti Create Link, Copy Local, dan Transcode. Setelah ini memilih video yang ingin diimpor. Kita bisa memilih beberapa file dengan menggunakan Ctrl atau Shift. File nantinya akan masuk ke dalam timeline. Beberapa langkah untuk mengedit video, antara lain:

  • Misalnya memotong bagian yang tidak dinginkan dengan menggunakan mouse. Jika tampak warna putih maka klik kiri pada mouse.
  • Akan muncul potongan dalam warna kuning ini mengindikasikan bahwa klip tersebut terpisah dari potongan.
  • Ubah ke mode Trimview untuk menampilkan potongan klip pada kedua sisi. Kita perlu menekan tombol preview di bawah Viewer dan mulai memainkan kedua video. Jika ingin keluar dari Trim View maka tutup tekan tombol close.
  • Setelah proses editing selesai maka klik kanan pada video yang diedit kemudian pilih Export. Pilih forma export, ada pilihan camera formats, media files, interchange, backup, targets, dan lain-lain.
  • Setelah itu akan muncul kota dialog untuk pilihan export dengan pilihan tipe format. Lengkapi semua setting kemudian klik pada tombol start.

Lightworks terbaru yaitu versi 14.0 saat ini hadir dengan fitur baru dengan tampilan yang lebih terorganisir. Tampilan baru ini tentunya akan membantu pengguna pemula dalam mempelajari video editing melalui Lightworks. Menurut perusahaan Editshare yang mengembangkan aplikasi ini, pada versi terbaru akan ada sekitar 400 perubahan termasuk fitur baru sebanyak lebih dari 70 buah. Jika ingin menggunakan aplikasi ini sebaiknya menggunakan PC modern dengan spesifikasi CPU Intel i7, RAM 3GB dengan dua display beresolusi tinggi.

Mengedit video pada Lightworks memang tidak mudah. Jadi bagi pemula tidak perlu putus asa jika pada awalnya tidak dapat mengoperasikan dengan baik. Dengan adanya versi terbaru dipastikan cara pengoperasiannya akan dipermudah. Terus uji coba untuk mendapatkan proses editing yang benar sehingga hasilnya juga memuaskan.

Selain Ligthworks yang memang diakui kehebatannya oleh film-maker, sebenarnya ada banyak aplikasi lain salah satunya Wondershare Filmora. Aplikasi ini cukup simple namun tetap memiliki fitur yang dapat diandalkan untuk kebutuhan video editing. Salah satu kelebihannya, yaitu adanya paket efek video pada Filmora Effects Store yang dapat membuat video kita menjadi lebih menarik.

Baca artikel yang lain mengenai Fungsi Tripod

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.