Komposisi Fotografi

Komposisi Fotografi untuk Memperindah Foto Objek yang Diambil

Fotografi adalah salah satu jenis seni yang mampu menghasilkan keindahan dari sebuah objek yang diambil. Fotografi bisa mengubah sebuah objek atau pemandangan yang biasa menjadi luar biasa apalagi jika sudut pandang fotografernya berbeda dari kebanyakan orang. Lebih baik lagi jika mengerti akan komposisi dalam fotografi.

Komposisi atau susunan yang benar pada sebuah foto akan menghasilkan gambar yang sangat indah. Komposisi di sini bisa berupa bentuk, warna, cahaya, dan lain sebagainya. Maka dari itu para fotografer harus mempelajari segala hal mengenai komposisi di dalam foto.

Bagi Anda yang belum mengerti akan komposisi di dalam fotografi bisa melihat pembahasannya pada artikel ini.

Kenali Apa Itu Komposisi Foto

Komposisi artinya susunan. Jika diartikan secara singkat maka komposisi foto adalah cara seorang fotografer dalam menyusun berbagai elemen yang ada pada objek foto secara keseluruhan. Komposisi dalam fotografi bisa diatur sesuai dengan pemikiran dari fotografer. Makanya setiap foto, meskipun objek yang sama akan memiliki keindahan dan ceritanya tersendiri.

Apabila seorang fotografer tidak memiliki pengetahuan akan komposisi foto maka bisa membuat hasilnya menjadi kurang baik atau merusak makna keseluruhan dari foto yang diambil. Jika seperti ini maka setiap pesan yang akan disampaikan kepada viewer tidak bisa tersampaikan dengan baik.

Bukan hal yang terlalu mudah memang membuat komposisi foto yang bagus apalagi bagi pemula. Namun justru para pemula harus lebih dulu belajar komposisi foto dibandingkan dengan teknik editing. Jika sudah paham justru editing bisa tidak lagi diperlukan.

Komposisi foto harus ditempatkan secara natural ketika fotografer mengambil gambar. Tidak bisa yang namanya diedit dengan menggunakan software editing yang canggih sekali pun. Oleh karena kamera, mata, dan pikiran fotografer adalah kuncinya.

Teknik komposisi dalam fotografi sebenarnya tidak ada aturan bakunya karena lebih menekankan pada selera. Dengan adanya kebebasan ini maka kreativitas dari sebuah foto tidak akan pernah terbatas. Makanya sampai kapan pun fotografi tidak akan pernah padam selama kreativitas fotografer selalu ada.

Macam-macam Komposisi Fotografi

Ada banyak sekali jenis komposisi dalam fotografi dan harus seseorang fotografer kuasai. Langsung saja berikut ini daftar macam-macam komposisi fotografi yang perlu Anda tahu.

  • Repetition dan Pattern

Pattern atau pola yang jika berada pada sebuah foto dan komposisinya berulang bisa membuat hasil foto menjadi sangat bagus. Contohnya pada foto tangga, lanskap kota, teralis besi, atau terasering. Untuk mendapatkan hasil repetition dan pattern yang lebih baik, pemilihan jarak antara objek, lensa, dan angle foto harus benar.

  • Centered Composition

Disebut juga dengan komposisi foto simetris di mana ketika mengambil foto sebuah objek akan sama rata kanan dan kirinya. Jadinya akan terlihat simetris.

  • Golden Shape

Dengan menggunakan komposisi ini maka objek dalam sebuah foto akan menjadi kontras. Oleh karena fotografer harus membagi foto dengan tepi garis nyata dan maya jadi memiliki pola positif negatif. Contohnya ketika Anda mengambil foto orang bersama dengan bayangannya.

  • Rules of Third

Komposisi ini termasuk yang paling dasar. Dilakukan dengan membagi foto menjadi 9 buah kotak yang besarnya sama. Kemudian harus terdapat point of interest pada salah satu garis atau titik dari keseluruhan kotak tersebut.

Contohnya mengambil foto objek utama pada bagian paling kanan atau paling kiri dari garis-garis tersebut. Atau objek utama berada tepat di salah satu titiknya.

  • Perspektif

Komposisi ini dilakukan dengan mengambil gambar menggunakan efek jauh dekat. Hasilnya akan membuat adanya dimensi yang terlihat sangat menarik. Prinsip utama dari komposisi ini adalah mengarahkan mata viewer kepada point of interest atau objek utama yang ditangkap. Misalnya mengarah pada satu orang yang berada di kerumunan.

  • Leading Lines

Foto dengan komposisi ini akan fokus pada sebuah garis dalam foto, baik yang berbentuk nyata maupun maya. Misalnya garis dari sebuah jembatan, dinding, jalan, lantai, dan lain sebagainya.

  • Frame in Frame

Pengertian mudahnya adalah sebuah komposisi yang akan mengarahkan mata untuk melihat sesuatu yang berada dalam sebuah frame. Frame yang dimaksud disini bukan frame foto tapi bisa juga berupa garis maya atau nyata.

Misalnya ada foto seseorang yang berada di dalam sebuah jendela. Walaupun kamera juga menangkap gambar jendela tapi fokus pandangan viewer hanya pada orang tersebut.

  • Negative Space

Negative space pada sebuah foto artinya adalah ruang kosong. Contoh ruang kosong yang bisa diambil adalah padang rumput, padang pasir, langit, dan lain sebagainya. Pemberian ruang kosong yang tepat akan membuat foto terlihat lebih kreatif dan menarik.

  • Golden Ratio

Sebuah teknik komposisi dengan membagi layar jadi beberapa bagian menggunakan perbandingan 1: 1.618.  hampir sama dengan rule of third tapi beda rasionya.

  • Balance

Komposisi dalam fotografi ini digunakan jika fotografer juga memakai teknik golden ratio atau rule of thirds.

  • Depth of Fields

Komposisi ini bisa didapatkan jika menggunakan kamera dengan aperture lebar supaya bagian latar belakang dari objek utama akan terlihat buram. Mirip seperti teknik bokeh.

  • Textures

Komposisi ini digunakan untuk membuat terciptanya dimensi dalam foto. Biasanya dilakukan dengan zoom in objek yang memiliki tekstur pada permukaannya sehingga terlihat lebih hidup.

Itulah dia beberapa macam-macam komposisi yang ada dalam fotografi. Untuk bisa mahir dalam menentukan komposisi foto yang tepat maka ada harus sering praktek dan menggali lebih dalam tentang komposisi-komposisi yang ada tersebut.

Cara Mengatur Komposisi Foto

Teknik komposisi dalam foto memang ada banyak dan masing-masing mampu menunjukkan sebuah gambar yang baik. Namun prinsip dasar untuk semuanya sama yaitu seimbang.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengatur komposisi foto antara lain menentukan model landscape atau potrait, orientasi yang tepat, dan lain sebagainya.

Apabila terlalu banyak objek yang tertangkap dalam sebuah foto maka komposisinya akan relatif kurang menarik. Meskipun mengatur komposisi foto penuh dengan kebebasan tapi agar terkesan dinamis diperlukan pemahaman akan kaidah komposisi.

Salah satu cara untuk mendapatkan komposisi yang baik Anda harus tahu sudut pengambilan gambar atau angle yang tepat. Beberapa jenis angle tersebut antara lain:

  • Eye Level

Pengambilan gambar dengan jenis angel ini adalah fotografer menyimpan kamera sejajar dengan objek yang difotonya. Jadi sama dengan yang dilakukan mata ketika memandang sesuatu.

  • Bird Eye

Angle dengan nama ini maksudnya adalah objek yang akan di foto berada pada tempat yang lebih rendah dibandingkan dengan posisi fotografer. Biasanya sudut pengambilan gambar dengan angle ini adalah untuk memfoto manusia.

  • High Angle

Mirip dengan bird eye tapi contoh foto dengan teknik ini adalah memotret foto sawah dari atas sebuah bukit. Jadi perbedaannya adalah dari jenis objek yang di fotonya.

  • Low Angle

Maksudnya adalah sudut pengambilan gambar di mana posisi kamera lebih rendah dibandingkan dengan objek yang diambilnya. Bisa digunakan untuk mengambil gambar gedung bertingkat.

  • Frog Eye

Maksud dari angle ini adalah posisi kamera ada pada bagian bawah atau sejajar dengan tanah. Contoh objek yang difoto dengan angle seperti ini adalah binatang atau tumbuhan.

Demikianlah informasi mengenai komposisi dalam fotografi yang harus diketahui supaya gambar yang dihasilkan mempunyai cerita yang menarik.

Baca artikel yang lain mengenai Macam-Macam Editing Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.