Kamera Untuk Vlog

Rekomendasi Kamera Untuk Vlog Dengan Harga Terjangkau

Video Blog atau yang disingkat Vlog adalah salah satu kegiatan yang tengah happening di tengah anak muda Indonesia. Bukan hanya dalam negeri sebenarnya, di luar negeri sudah lebih dahulu ngetrend dan menjadi salah satu bentuk pengakuan dalam pergaulan sosial. Semakin banyak yang menonton vlog mereka, semakin eksis-lah orang itu di lingkungan sosialnya. Tak heran jika kemudian semakin banyak vlogger yang bermunculan dengan berbagai macam tema yang mereka usung demi pengakuan dan populeritas, dari mulai tema yang wajar seperti daily activities, kerajinan tangan, memasak dan make up sampai berbagai tema yang agak nyeleneh seperti eating challenge sampai vlogging yang berbau konten dewasa.

Percayalah, vlogger yang mampu bertahan lama dan mendapatkan keuntungan dari daily video yang mereka unggah adalah vlogger yang tak neko-neko dan benar-benar ingin berbagi pengetahuan dengan viewernya, bukan semata demi banyak view dan dapatkan Rupiah dari iklan yang dipasang di video mereka. Maka karena itu, jangan ragu ngevlog dengan tema yang ‘normal’, tunjukkan kreatifitas dan kualitas, jadilah vlogger yang bermutu.

Salah satu cara untuk menjadi vlogger yang bermutu adalah dengan menggunakan kamera yang mumpuni untuk merekam video. Hanya masalahnya adalah, banyak vlogger pemula yang tak memiliki kamera yang cukup bagus untuk merekam aktivitas yang mereka lakukan, sehingga banyak aktivitas bagus dan menarik yang tak terekam sempurna, hingga pesan dari video tersebut pun tak tersampaikan pada penontonnya. Tak perlu yang mahal, yang penting spesifikasinya oke. Nah, berikut ini adalah beberapa rekomendasi kamera yang cocok untuk digunakan ngevlog. Silahkan disimak:

Samsung NX-Mini

Kamera yang satu ini memiliki desain yang bikin jatuh cinta pada pandangan pertama, terutama kaum hawa. Bentuknya yang mungil dan praktis ini memiliki dua warna, yaitu merah muda dan silver. Sensor kamera 20.5MP dan mampu membawakan video dengan kualitas FHD 30fps.

Harganya yang kurang dari 4 juta Rupiah ini terbilang murah untuk ukuran kamera keren dengan kemampuan yang jempolan, Samsung NX-Mini ini juga punya konektivitas yang fleksibel, adanya kelengkapan HDMI D (Micro), Micro-USB, USB 2.0, dan juga WiFi mempermudah pemakainya untuk sharing hasil rekaman, serta tangkapan gambar dengan mudah! Tetapi kelemahannya ada pada daya rekam yang terbilang singkat, yaitu hanya 29 menit saja.

Nikon Coolpix S9900

Yang satu ini biasanya digunakan oleh kaum lelaki, tapi tak menutup kemungkinan banyak juga perempuan yang jatuh hati dengan Nikon Coolpix S9900. Harganya yang hanya empat jutaan sudah meawarkan begitu banyak fitur yang akan mendukung kegiatan vlogging menjadi lebih sempurna. Salah satunya adalah kamera ini mampu merekam video berkualitas FHD 60 fps, plus kemampuan baterai untuk merekam live kurang lebih 1 jam lamanya.

Kemudian andalannya adalah kamera 16 MP dengan memiliki kemampuan Optical Zoom sampai 30x dan hal itu kemudian akan menemani selfie yang keren di kamera dengan layar yang bisa dilipat ke samping ini. Walaupun konektivitasnya sangat minim, yakni USB dan HDMI, tetapi kita tetap bisa mengandalkan kamera ini untuk berbagai keperluan fotografi kita.

Panasonic Lumix DMC LX10

Untuk yang satu ini, hanya Panasonic Lumix DMC LX10 yang memberikan kualitas resolusi layar 4K. Maka karena itu, untuk yang suka vloging diluar ruangan alias outdoor, cocok menggunakan kamera dengan resolusi UHD 30fps ini. Walau demikian, ada yang harus diperhatikan saat menggunakan kamera Panasonic Lumix ini, salah satunya adalah penangkapan Low-Light Panasonic DMC LX10 bisa dibilang kurang memuaskan jika dibandingkan dengan beberapa saingannya di pasaran.

Tetapi walau begitu, konektivitasnya mantap sekali, AV Output (PAL/NTSC), microHDMI,  sampai USB (AV/USB Multi), dan juga WiFi termasuk di dalamnya. Pada saat awal masuk ke Indonesia, harganya dimulai dari 9 juta sampai 11 juta Rupiah. Dengan harga segitu, tentunya tak salah jika kita berharap lebih pada kamera yang satu ini, bukan? Tapi untuk ngevlog dan foto-foto amatir masih oke lah!

Sony DSC RX100

Raditya Dika adalah salah seorang vlogger yang  masih setia menggunakan kamera ini sebagai perangkat andalan saat ngevlog. Kelebihan kamera Sony DSC RX100 ini salah satunya adalah konektivitas yang mendukung NFC dan juga WiFi. Kemudian selain itu, dengan kemampuan fleksibilitas sensor kamera sebesar 20MP, membuat Sony RX100 mampu menyuguhkan video dengan kualitas FHD 1000fps.

Tak heran kalau pemilik kamera ini pasti banyak yang membuat video mereka dalam gerakan slow motion karena hasilnya ciamik sekali. Walaupun Sony Cybershot DSC-RX100 Mark V harganya masih berkisar di angka 10-14 juta rupiah, tetapi kita bisa mencari RX100 Mark III atau Mark IV saja, harganya lebih bersaing sekalipun fiturnya tak secanggih si Sony DSC RX100.

Canon PowerShot G7 X Mark II

Setiap profesi pasti ada satu peranti yang paling difavoritkan sebagai alat pendukung profesi tersebut, begitu pula dengan vlogger. Ada satu jenis kamera yang paling banyak dipilih untuk mendukung aktivitas ngevlog mereka. Nah, satu jenis kamera yang paling populer dan paling banyak digunakan adalah Canon PowerShot G7 X II.

Sekalipun desain fisik dan juga berbagai fitur kamera dalamnya bisa dikatakan mirip dengan Sony RX 1000 IV, tetapi kamera yang satu ini menjadi alternatif lain dari kamera RX 1000 karena harganya yang jauh lebih terjangkau, tetapi dengan kualitas yang sangat layak diacungi dua jempol. Sensor kameranya saja berkapasitas 20.2 MP, tak heran jika kemudian mampu menghasilkan warna sangat tajam dan bahkan sangat jernih di video FHD 1080p 60 fps. Untuk harga dari Canon PowerShot G7 X Mark II itu sendiri kurang lebih berada dalam range harga 8 jutaan saja.

Nah, itulah beberapa jenis kamera yang paling banyak digunakan oleh para vlogger, terutama oleh vlogger yang sudah profesional. Selain memperhatikan kamera yang kita gunakan, pastikan kita juga memiliki konsep yang jelas untuk video yang akan kita buat nanti, sehingga hasilnya jauh lebih sempurna karena terkonsep rapi dan pesan yang ingin disampaikan juga lebih mengena pada pemirsa. Selain itu, pastikan juga kita memiliki kemampuan editing video yang bagus, supaya hasil video tidak monoton.

Dengan memiliki kemampuan mengedit video, kita bisa memotong bagian yang dirasa tak perlu, menghilangkan suara yang mengganggu, mengganti backsound, bahkan juga bisa mengganti background video yang kita shoot. Selain itu, mengedit video juga bisa membuat video terlihat lebih menarik, kita bisa menambahkan berbagai efek suara yang kocak, menambahkan tulisan atau deskripsi kalimat dan lain sebagainya. Terakhir, pastikan kita memilih backsound musik yang gratis, dan tidak memerlukan membayar royalti pada pemilik lagu. Kita bisa menemukan BGM yang gratis di internet.

Baca artikel yang lain mengenai Lensa Zoom vs Lensa Fix

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.