Kamera Olympus OMD EM1

Kamera Olympus OMD EM1 Mark II Tawarkan Resolusi yang Tinggi

Kamera Olympus OM-D E-M1 Mark II merupakan kamera yang menawarkan deteksi autofocus, anti alias filter-less sensor, focus peaking, dan frame rate yang lebih tinggi. Kamera dengan resolusi tinggi ini memiliki sensor 20.4MP, ditingkatkan dengan sistem AF 121-point cross, stabilisasi gambar, 4K video serta fitur perekam video yang terbaru. Kamera ini diklaim memiliki kemampuan yang bisa menghasilkan gambar yang melebihi kamera DSLR.

Resolusi dan Autofokus Kamera

Perusahaan kamera ini menargetkan para fotografer profesional jadi tak heran jika fitur yang ditawarkan cukup menarik. OM-D E-M1 Mark II merupakan kamera kedua dari Olympus yang memiliki sensor 20.4MP baru sejak debut dengan Pen-F. Sementara memiliki resolusi yang sama, Olympus memiliki reduksi noise yang lebih baik begitu juga dengan adanya fitur lain seperti 121 cross type AF.

Mereka mengklaim bahwa sistem autofocus ini baru dan diprogram dengan algoritma yang lebih baik. Secara keseluruhan kamera ini memang lebih akurat dan lebih cepat saat melakukan autofocus. Kecepatan yang bagus menjadi salah satu keunggulan dari kamera Mark II ini.

Kamera Olympus selalu cepat dalam hal focus namun Mark II membuatnya menjadi lebih cepat. Kita dapat mengikuti subyek dengan leluasa karena kemampuan kamera yang mampu menangkap setiap momen. Autofocusing juga tampak meningkat saat perekaman video. Saat merekam subyek pada malam hari, kamera ini bisa tetap fokus sementara hanya dengan sedikit cahaya dari lampu jalan dapat menyediakan iluminasi.

Resolusi yang lebih tinggi dengan 2.36M dot EVF sekarang dioperasikan pada maksimum 120 frame per detik dengan delay hanya 5ms. Peningkatan viewfinder ini serasi dengan pengurangan lag pada shutter dan adanya mode ProCapture baru yang didesain untuk menangkap momen yang sangat cepat. Tentu saja jika kita ingin melambatkan maka dapat bekerja dengan baik pula. Ini dibekali dengan stabilisasi gambar yang menawarkan 5.5 stops dari pengurangan goyangan. OM-D E-M1 Mark II dari Olympus merupakan kamera pertama yang menawarkan video rekaman 4K UHD(3849 x 2160) pada 30, 25, atau 24 fps.

Fisik dan Performa Kamera

Di dalam pegangan E-M1 Mark II terasa kokoh dan solid meskipun tergolong lebih kecil daripada kebanyakan kamera mirrorless. Didesain dengan bahan magnesium alloy, kamera yang kokoh seperti tank ini memiliki bentuk yang lebih ramping daripada Lumix GH4. Selain itu kamera ini dilengkapi pelindung saat cuaca hujan, berdebu, dan beku sampai suhu -10 derajat Celcius. Jadi meskipun hari hujan atau bersalju kita masih bisa teta menggunakan kamera ini di luar ruangan.

Tombol kamera tampak serupa dengan E-M1 pendahulunya, kecuali tombol menu yang saat berada di atas tombol playback. Ini memberikan ruang untuk mengakses LCD. Olympus juga mengembangkan tombol 4 fungsi di belakang kamera sehingga lebih mudah untuk ditekan bahkan dengan yang menggunakan sepasang sarung tangan.

Dari segi performa, Olympus juga tidak mengecewakan. Penangkapan momen dapat mencapai 60 frame per detik dengan AutoFocus dan AE terkunci atau 18 frame per detik dengan AutoFocus berkelanjutan. Ini akan membantu pengguna untuk menangkap momen-momen cepat dengan adanya Pro Capture mode. Fitur terbaru ini akan membuat kita menangkap momen-momen dengan menekan setengah pada tombol shutter. Setelah menekan penuh, kamera ini kemudian akan menyimpan semua frame yang ditangkap termasuk 14 frame sebelumnya kita sepenuhnya menekan.

Ini merupakan fitur yang cukup efektif dan membantu kita menangkap momen tertentu misalnya sebuah geyser yang memancar di waktu-waktu tertentu. Kekurangannya adalah mode ini terlalu tenang karena menggunakan shutter elektronik. Jika kita merupakan penggemar fotografi alam maka kamera ini sangat cocok untuk dijadikan teman.

Sensor Foto dan Video

Sensor baru Olympus dengan 20.4MP semakin baik pada kamera E-M1 Mark II. Kualitas gambar yang dihasilkan kamera ini bisa dikatakan sebaik jepretan Fujifilm yang memiliki sensor 24.3MP pada X-T2 dan X-Pro. Biasanya dengan kamera Olympus ini kita bisa mengambil foto sampai ISO2,000 tanpa adanya noda yang bisa dilihat. Tapi dengan Mark II kita dapat memotret sampai ISO3,200 dan bahkan bisa mendorong kamera sampai ISO4,000 sebelum noise warna mulai muncul.

Kamera Mark II ini tidak hanya menjadi kamera pertama Olymus dalam dunia video 4K namun kamera ini dapat merekam dengan resolusi video lebih tinggi daripada semua kamera mirrorless sebelum ini. Cinema 4K terbaru dari Olympus dapat melebihi kamera canggih seperti Sony A7r II yang memiliki resolusi video QFHD.

Meskipun memiliki banyak kelebihan tetap saja kamera ini juga memiliki batasan kemampuan. Misalnya karena frame yang lebar, frame rate akan terkunci pada 24p sehingga kita perlu sebuah UHS-II speed card untuk merekam video dengan resolusi yang tinggi.

Perbandingan dengan Kamera Lain

Kamera Olympus OM-D E-M1 Mark II merupakan sebuah kamera berkualitas tinggi yang cocok bagi profesional. Baik seorang fotografer olahraga, videografer, pembuat iklan, dan lain-lain pantas untuk mendapatkan kamera ini sehingga meningkatkan produksi kerja mereka.

Bagaimana dengan kamera pesaingnya? Pertama adalah Sony A6500. Kamera ini memiliki sensor 24.2MP serta mampu merekam video 4K serupa dengan milik Olympus. Kekurangannya yaitu kamera ini memiliki baterai yang kurang tahan lama. Sony sendiri terus berupaya untuk mengatasi kekurangannya.

Pesaing selanjutnya yaitu Fujifilm X-T2, kamera ini memiliki fisik yang lebih besar dengan resolusi lebih tinggi yaitu 24.3MP X-Trans sensor. X-T2 juga menawarkan autofocus menebar dengan 169 fase deteksi dan deteksi poin kontras 156. Sementara itu X-T2 juga dapat merekam video 4K. Secara kontrol fisik dan sensor kamera ini lebih cocok untuk jenis still photography.

Saingan terakhirnya untuk masalah videografi yaitu Panasonic Lumix GH4. Sebenarnya kamera ini termasuk lama karena ada penerusnya yaitu GH5. Namun Lumix GH4 masih menjadi kamera yang sangat relevan untuk videografi. Ini merupakan salah satu kamera pertama yang memiliki fitur video 4K. GH4 masih menjadi kamera yang mumpuni dengan mampu mengambil gambar 8MP dari sebuah video 4K pada 30fps dan mengambil foto-foto pada 12fps. Harga Panasonic Lumix GH4 sendiri memang jauh lebih murah dari pesaing sebelumnya karena spesifikasinya yang lebih rendah.

Kesimpulan

Olympus OM-D E-M1 Mark II sendiri dibanderol dengan harga sekitar 28 juta rupiah atau 37 juta rupiah jika dengan tambahan lensa M.Zuiko 12-140mm f2.8PRO. Bagi profesional yang memerlukan kamera untuk menunjang pekerjaannya, kamera ini sangat cocok dimiliki. Kamera ini tergolong dapat diandalkan dalam berbagai medan sehingga cocok untuk beragam profesi yang memerlukan alat untuk merekam foto dan video.

Tak hanya tangguh di berbagai cuaca, dukungan baterai yang lebih tahan lama juga ikut menjadi kelebihan dari kamera Olympus ini. Para profesional dapat membandingkan kamera ini dengan kamera lainnya dan menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Namun secara keseluruhan, kamera ini memberikan jangkauan konsumen profesional yang cukup luas tak hanya untuk videografer saja atau fotografer saja.

Baca artikel yang lain mengenai Tips Mengambil Foto Dengan iPhone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.