Istilah dalam Fotografi

Istilah dalam Fotografi yang Digunakan pada Kamera, Lensa, dan Cara Pengambilan Gambar

Segala bidang atau kegiatan pasti memiliki istilahnya masing-masing termasuk dalam bidang fotografi. Istilah-istilah tersebut berhubungan dengan teknik-teknik pengambilan gambar, fitur-fitur di dalam kamera, fitur dalam lensa, dan lain sebagainya.

Istilah dalam fotografi harus diketahui oleh para fotografer. Terutama bagi mereka yang masih pemula supaya bisa mengetahui cara pengambilan gambar yang benar.

Jika Anda juga sedang mencari informasi mengenai istilah-istilah fotografi bisa membaca artikel ini yang akan membahasnya.

Istilah Fotografi dalam Kamera yang Sering Digunakan

Sebenarnya istilah-istilah fotografi dalam sebuah kamera ada banyak sekali tapi ada beberapa yang paling sering digunakan. Langsung saja lihat daftar istilah dalam fotografi yang paling sering digunakan berikut ini.

  • Exposure

Jika diartikan exposure maksudnya adalah pencahayaan. Istilah ini digunakan untuk menyebut jumlah cahaya yang terdapat pada sensor digital kamera.

Exposure harus disesuaikan dengan keadaan ketika foto itu diambil. Contohnya jika exposure terlalu terang ketika mengambil pemandangan di siang hari yang terik maka hasil gambarnya akan tidak realistis, terlalu mencolok, dan terlalu terang.

  • Flash

Untuk arti dari flash adalah lampu kilat. Kebanyakan dari Anda pasti sering mendengar istilah ini bukan?

Flash dalam kamera harus disesuaikan dengan situasi dan cahaya nyata dalam sebuah objek. Flash bisa dijadikan lampu tambahan supaya objek foto terlihat lebih terang.

  • White Balance

Istilah ini artinya adalah keseimbangan warna. Pengaturan white balance dilakukan untuk memperbaiki warna dari sebuah foto. Oleh karena warna yang ditangkap oleh kamera selalu berubah. Sesuai dengan warna yang dihasilkan dari cahaya alami yang menyinari objek.

  • Shutter Speed

Istilah ini sering berhubungan dengan ISO atau aperture. Shutter speed menggambarkan lamanya sebuah shutter ketika terbuka. Semakin lama shutter speed maka gambar akan menjadi kabur karena terlalu banyak cahaya yang masuk.

  • Post Processing

Jika diartikan post processing artinya adalah proses mengolah gambar ketika pemotretan selesai dilakukan. Ketika melakukan kegiatan ini foto akan diedit sedemikian rupa sehingga hasilnya bisa berbeda jauh dengan gambar asli yang kamera tangkap.

  • ISO

Merupakan istilah dalam fotografi yang berarti internasional standard organization. Arti lebih sederhananya adalah sebuah ukuran sensitifas cahaya.

  • Depth of Field

Arti sederhananya adalah ruang tajam yang menggambarkan bagian dalam foto yang paling jelas dan paling tajam. Biasanya sebuah benda, orang, dan lain sebagainya yang dijadikan objek utama dalam foto.

  • Auto Focus

Istilah dalam fotografi yang disingkat AF ini memiliki arti sebuah cara kerja dari kamera yang otomatis melakukan fokus pada objek tanpa harus diputar oleh fotografer.

  • Distortion

Penyimpanan bentuk atau distorsi yang umumnya terjadi ketika fotografer mengambil foto dengan kamera yang lensanya memiliki sudut lebar.

  • Film Frame Counter

Alat penghitung dari jumlah bingkai film. Tujuan penggunaannya adalah mengetahui jumlah film yang sudah digunakan.

  • Manual Focus

Singkatannya adalah MF, artinya adalah cara kamera untuk memfokuskan objek secara manual.

  • Optical Sharpness

Ketajaman yang biasanya bisa dicapai oleh kamera yang kualitasnya baik.

  • Pop Up Flash

Sebuah lampu kilat berukuran kecil yang dibuat langsung menyatu dengan kamera.

  • Sharpness

Kemampuan film untuk mendapatkan ketajaman dari objek apapun yang dipotretnya.

  • Special Effect

Efek yang dihasilkan lewat teknik tertentu sehingga lebih istimewa.

  • Auto Programed Auto

Sebuah fasilitas dalam kamera yang akan otomatis memilih pencahayaan yang terprogram antara kecepatan atau pemakaian fokus lensa.

  • Built in Dioper

Pengaturan lensa plus minus pada pembidik kamera yang biasanya digunakan oleh fotografer yang menggunakan kacamata.

  • Charge Couple Device

Istilah yang disingkat CCD ini adalah sebuah chip yang berguna untuk mengganti film dari kamera digital untuk merekam citra atau gambar.

  • Film transparency

Film positif yang umumnya dipakai untuk keperluan pers, iklan, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa istilah dalam fotografi untuk kamera yang paling sering digunakan.

Daftar Istilah Fotografi Dalam Lensa

Setelah mengetahui istilah fotografi dalam kamera sekarang saatnya untuk mengetahui istilah-istilah yang terdapat dalam lensa. Oleh karena kategorinya berbeda berbeda makanya dibahas terpisah.

Berikut ini beberapa istilah dalam fotografi untuk sebuah lensa.

  • VR/IS

VR adalah singkatan dari vibration reduction sedangkan i s adalah image stabilizetion. Meski istilahnya berbeda tapi sebenarnya maksudnya sama. Yaitu teknologi stabilizer dalam sebuah lensa yang berguna untuk meminimalkan getaran tangan ketika memotret dalam kecepatan yang rendah.

Namun VR biasanya digunakan pada kamera nikon sedangkan IS pada kamera canon.

  • Aperture

Aperture disebut juga sebagai diafragma. Istilah ini maksudnya adalah ukuran lebar bukaan sebuah lensa. Semakin kecil angka aperture maka bukaan akan semakin lebar. Bukaan ini akan menentukan jumlah cahaya yang dapat sensor tangkap.

  • Focal Lenght

Focal Lenght adalah jarak titik fokus sebuah lensa. Arti lebih lengkapnya adalah sebuah jarak antara titik lensa menuju sensor pada kamera. Sensor inilah yang akan menghasilkan sebuah foto.

  • Fokus

Fokus adalah salah satu fungsi dari sebuah lensa kamera untuk menangkap gambar yang lebih jernih. Sedangkan untuk bagian yang tidak fokus akan terlihat kabur. Namun bukan berarti jelek bisa saja objek yang tidak fokus memang disengaja demi keperluan efek bokeh dan lain sebagainya.

  • Fix Lens

Sebuah penamaan untuk lensa yang punya panjang focus atau titik api.

  • Focus Ring

Adalah istilah untuk menggambarkan pertemuan antara cahaya atau sinar lewat lensa yang akan dipantulkan.

  • Lens Hood

Tutup lensa yang kegunaannya adalah menurup elemen lensa dari cahaya yang mungkin masuk secara langsung.

  • Macro Lens

Sebuah lensa yang kegunaannya adalah untuk mengambil foto  sebuah objek yang kecil.

  • Super Wide Lens

Lensa yang memiliki sudut sangat lebar. Kamera ini digunakan untuk mengambil foto interior, arsitektur, pemandangan, eksterior, dan lain sebagainya.

Daftar Istilah Fotografi dalam Pengambilan Gambar

Setelah mengetahui daftar istilah fotografi pada kamera dan lensa, sekarang mari ketahui beberapa istilah dalam pengambilan gambar di dunia fotografi.

  • High camera angle. Artinya posisi kamera ada di atas mata jadi untuk mengambil foto kamera harus ditundukkan.
  • Normal angle. Artinya posisi kamera yang sesuai dengan tingginya subjek.
  • Low camera angle. Artinya posisi kamera ada di bawah mata jadi untuk merekam subjek harus didongakan.
  • Subjective camera angle. Posisi kamera ada pada tokoh yang tidak terlihat pada layer.
  • Objective camera angle. Kamera merekam foto apa adanya tanpa editing, dan lain-lain.
  • Angle of view. Artinya adalah sudut dalam pemotretan.
  • Birds eye view. Sudut pandang mengambil foto yang mirip dengan pandangan seekor burung ketika terbang.
  • Color balance. Artinya keseimbangan warna.
  • Center weight. Artinya pengukuran batas pencahayaan yang tertuju pada bagian tengah gambar.
  • Flash exposure compensation. Artinya cara untuk membuat pencahayaan kurang atau lebih memakai lampu kilat.
  • FPS. Frame persecond yang artinya sebuah satuan dalam pengambilan gambar per detiknya.
  • High Key Photo. Foto dengan nuansa putih sebagai dominasinya.
  • Incident light metering. Cara untuk mengukur seberapa kuatnya cahaya dalam menerangi objek.
  • Long Shot. Sebuah sudut pandang lebar yang akan lebih focus pada objek. Sedangkan latar belakang yang mengganggunya akan dihilangkan.
  • Microphotography. Merupakan pengambilan gambar dengan bantuan mikroskop karena menggunakan film kecil.

Demikianlah informasi mengenai istilah dalam fotografi yang paling sering digunakan. Sebenarnya masih ada banyak istilah lain tapi tidak bisa dijelaskan semuanya. Semoga bermanfaat!

Baca artikel yang lain mengenai Prinsip Dasar Editing Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + nine =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.