Edit Foto Hitam Putih

Tutorial Edit Foto Hitam Putih Menggunakan GIMP

Fotografi hitam-putih selalu mendapatkan perhatian dan penggemar tersendiri. Tak hanya sekedar foto hitam-putih untuk ijazah atau lamaran kerja, namun foto hitam-putih bisa bernilai seni tinggi. Saat mengedit sebuah foto berwarna menjadi hanya hitam dan putih maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

GIMP salah satu program editor foto dapat digunakan untuk membuat foto hitam-putih. Tak hanya satu cara, membuat foto menjadi hitam-putih ternyata bisa dilakukan dengan beberapa cara. Hasilnya pun ternyata berbeda antara cara satu dengan cara lainnya. Berikut ini beberapa cara untuk mengubah warna foto menjadi hitam-putih dengan menggunakan aplikasi GIMP:

1. Desaturate Command

Cara pertama yaitu dengan menggunakan menu Colors > Desaturate. Ada tiga pilihan, yaitu Lightness, Luminosity, dan Average. Ketiganya akan mengubah foto menjadi abu-abu tapi dengan hasil yang berbeda. Simak perbedaannya berikut ini:

  • Lightness: jika memilih Lightness maka warna abu-abu dihasilkan dari menambahkan nilai terbesar dari merah (R), hijau (G) atau biru (B) dan nilai terkecil, kemudian hasilnya dibagi menjadi dua. Jadi rumusnya ½ x (MAX(R,G,B) + MIN(R,G,B)).
  • Average: jika memilih Average maka akan membagi secara rata dari jumlah nilai RGB pada setiap piksel. Jadi rumusnya yaitu 1/3 x (R+G+B).
  • Luminosity: Lightness dan Average keduanya berpatok pada hasil akhir nilai abu-abu sebagai fungsi numerik tanpa memikirkan komponen warna sesungguhnya. Sedangkan Luminosity di lain pihak menggunakan fakta bahwa mata kita akan menerima warna hijau lebih terang daripada merah dan keduanya lebih terang daripada biru. Ini mengapa sensor kamera biasanya memiliki dua kali detektor hijau. Rumus untuk Luminosity (0.2126 x R) + (0.7152 x G) + (0.0722 x B).

Meskipun memiliki penjelasan yang berbeda, namun tidak ada metode yang lebih baik dari lainnya. Kita bisa mencoba ketiganya dan menyimpan ketiga hasilnya lalu membandingkan mana yang kita mau.

2. Channel Mixer

Metode Channel Mixer dipilih jika kita ingin memutuskan berapa banyak channel warna dapat mempengaruhi nilai abu-abu, atau mengontrol rasio dan berat dari masing-masing channel secara independen. Cara untuk menggunakannya, yaitu melalui menu Colors > Components > Channel Mixer. Setelah itu akan muncul kotak dialog. Ada pengaturan untuk masing-masing channel warna Red, Green, dan Blue.

Pada bagian bawah, terdapat pilihan Monochrome. Jika kita memilih monochrome dan membiarkan Red pada 100 maka kita akan melihat foto tanpa kontribusi Green dan Blue. Slider nilai tersebut merepresentasikan persentase kontribusi untuk hasil final. Lakukan uji coba dengan mengubah nilai masing-masing channel, lalu lihat hasilnya.

Selanjutnya ada pilihan Preserve Luminosity. Opsi ini akan membuat hasil yang efektif dengan selalu menambahkannya menjadi 100%. Ini akan mempermudah kita jika kita tidak berhati-hati menghitung penjumlahan antara RGB yang seharusnya tidak melebihi 100. Memang ini tidak harus selalu dipilih tapi diperlukan untuk menjaga jika tidak ingin terjadi kesalahan.

Mudahnya untuk menghasilkan foto hitam-putih, kita bisa melihat tabel komposisi R, G, B untuk hasil seperti film hitam-putih. Salah satunya hasil film Kodax Tri-X dengan R(25), G(35), dan B(40).

Jika kita mendapatkan preview yang cukup layak dari hasil pengaturan tadi maka bisa langsung klik OK. Namun jika tidak suka dengan hasilnya maka kita bisa memilih menu Undo (Ctrl + Z).  Selanjutkan kembali ke filter dengan pengaturan berbeda (Shift + Alt + F). Salah satu keuntungan menggunakan metode ini adalah fleksibilitas. Metode lainnya biasanya akan cepat menghasilkan gammbar tanpa bisa kita ketahui baik dan buruknya.

3. Decompose (RGB, LAB)

Decompose bisa dilakukan dengan memilih menu Colors > Components > Decompose. Setelah memilih maka akan muncul kotak dialog. Pada kotak dialog tersebut kita bisa memilih Color mode. Di bawahnya jika Decompose to layers tidak dipilih maka akan akan ada gambar baru untuk setiap channel secara terpisah. Pilihan terpenting terletak pada Color model yang di-decompose. Beberapa pilihannya, antara lain:

  • RGB(A): mode ini akan menghasilkan layer terpisah antara Red, Green, dan Blue Channel.
  • HSV/HSL: Hue, Saturation, dan Value/Lightness. Value pada HSV memilki formul0a Value, V= MAX(R, G, B). Lightness pada HSL memiliki formula Lightness, L= (MAX(R,G,B)+ MIN(R,G,B) : 2.
  • LAB: Lightness, A=Green-Red, B= Blue-Yellow.
  • CMY(K): Cyan, Magenta, Yellow, dan (Black, K).
  • YcbCr: Luma, Y, Red(Cr), dan Blue(Cb).

Opsi Decompose menawarkan 9 model warna hitam-putih yang berbeda. Selanjutnya kita tinggal membandingkan antara hasil-hasil yang ada. Akan lebih mudah membandingkan jika kita menggunakan Script-Fu. Ini dapat menghasilkan pilihan gambar dari berbagai opsi pada setiap layer. Kita bisa mengunduh Scrip-Fu dan menempatkannya pada folder Script. Setelah itu kita akan menemukannya di Colors > Color Decompose.

4. Pseudogrey

Pendekatan dasar dari Pseudogrey yaitu kita bisa mencapai nilai yang lebih tinggi dari abu-abu jika piksel sedikit dijauhkan dari abu-abu asli. Misalnya jika nilai piksel dari abu-abu asli adalah 180, 180, 180, maka Pseudogrey akan memiliki nilai seperti 180, 181, 180.

Ada beberapa cara untuk mengubah gambar menjadi psudogrey. Kita bisa mengunduh Pseudogrey pada GIMP Registry. Setelah itu tempatkan pada folder Scripts. Pada menu kita akan menemukannya di Colors > Pseudogrey.

Alternatifnya jika G’MIC telah terinstal pada menu maka dapat ditemukan di G’MIC > Black & White > Black & White. Pada akhir dari beragam pilihan filter terdapat opsi Pseudogray dithering. Kita bisa mengaplikasikan algoritma dalam beragam level. Level yang lebih tinggi meningkatkan jarak antara abu-abu asli pada setiap piksel.

5. GEGL C2G

Generic Graphics Library (GEGL) merupakan mesin grafis untuk GIMP. Salah satu fungsi GEGL yaitu untuk mengubah warna menjadi hitam-putih yang disebut dengan Color 2 Grayscale(C2G). Ini dapat kita temukan pada menu Tools > GEGL Operation. Setting default untuk GEGL c2g biasanya menghasilkan gambar yang kurang cantik.

Untuk mengatasinya yaitu dengan mengubah parameter sehingga menghasilkan gambar yang lebih baik. Efek halo dapat dikurangi dengan meningkatkan radius. Selain itu perlu meningkatkan iterasi. Iterasi tampak memberikan efek yang lebih besar pada hasilnya.

6. Grayscale

Melalui mode Grayscale maka warna yang dekat dengan warna hitam akan menjadi hitam, sedang warna yang dekat dengan warna putih akan berubah menjdi putih. Caranya yaitu dengan menekan CTRL + D untuk menduplikasi gambar. Setelahnya klik kanan pada gambar baru tersebut. Kemudian pilih Image > Mode > Grayscale. Meminjam pengaturan RGB pada Photoshop untuk hitam-putih standarnya yaitu Red 30%, Green 59%, dan Blue 11%.

Kesimpulannya ada banyak cara untuk membuat gambar menjadi hitam-putih lewat GIMP. Cara-cara diatas bahkan bisa digabungkan untuk menghasilkan warna hitam-putih yang diinginkan. Uji coba perlu dilakukan beberapa kali saat melakukan editing sehingga dapat mengetahui hasil yang berbeda-beda.

Baca artikel yang lain mengenai Trik Fotografi dengan HP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.