Edit Foto Dengan Photoshop

Belajar Cara Edit Foto Dengan Photoshop CC untuk Pemula

Photoshop CC merupakan aplikasi editing gambar yang paling populer. Tak hanya profesional, orang biasa pun banyak yang memanfaatkan aplikasi ini untuk mengedit foto. Memiliki banyak fitur yang dibutuhkan oleh pengguna, tak heran aplikasi ini kemudian menjadi pilihan. Bagi yang baru belajar Photoshop maka ada baiknya untuk menyimak beberapa tutorial dasar editing foto dengan Photoshop CC berikut ini:

1. Mengubah Ukuran Gambar

Ukuran gambar kadang perlu diganti atau bahkan difokuskan pada satu area saja dengan memperbesarnya. Cara untuk mengubah gambar pada Photoshop CC yaitu dengan memilih menu Image > Image Size. Akan terbuka sebuah kotak dialog tempat kita mengatur ukuran gambar serta previewnya. Kita dapat mengubah ukuran preview gambar dengan menggeret bagian tepi kotak dialog tersebut. Kita juga bisa melihat area yang berbeda pada gambar dengan menggeser pada bagian preview. Untuk mengubah jauh dekatnya dapat menggunakan Ctrl-klik pada Windows atau Command-klik pada Mac OS.

Kita bisa mengganti unit pengukuran dengan mengklik tanda segitiga disamping Dimensions. Untuk menjaga rasio lebar dan tinggi maka aktifkan Contstrain Proportions. Untuk mengubah ukuran gambar atau resolusi dan membuat total jumlah piksel proporsional maka pilih Resaple dan jika perlu gunakan metode interpolation dari menu Resample.

Jika gambar memiliki layers dengan style yang teraplikasi pada gambar maka pilih Scale Style dari ikon gear. Pilihan ini tersedia jika kita memilih Constrain Proportions. Setelah selesai mengatur ukuran gambar lalu klik OK.

2. Menghapus Bagian Tertentu pada Gambar

Menghapus bagian tertentu pada gambar dapat dilakukan dengan beberapa cara. Metode yang digunakan bisa disesuaikan dengan serumit apa bagian yang akan dihapus. Beberapa cara untuk menghapus bagian gambar antara lain:

  • Menggunakan Eraser

Pilih Eraser kemudian pilih warna latar belakang yang ingin diaplikasikan jika ingin menghapus pada latar belakang atau sebuah layer yang tranparan. Pada bar options, pilihlah Mode, Brush and Pencil akan mengatur eraser berbentuk seperti itu. Pengaturan opacity sampai 100% akan menghapus piksel secara komplit.

  • Menggunakan Magic Eraser

Jika kita klik pada sebuah layer dengan Magic Eraser makaakan mengubah semua piksel yang serupa menjadi transparan. Jika kita memakai gambar dengan tranparansi terkunci maka piksel akan berubah menjadi warna latar belakang. Cara untuk menggunakannya yaitu memilih tool Magic Eraser. Masukkan nilai toleran yang mendefinisikan range warna yang dapat dihapus. Pilih Anti-aliased untuk menghaluskan bagian tepi area yang dihapus. Pilih Contiguous untuk menghapus piksel yang berdekatan. Pilih Sample All Layers untuk contoh warna yang dihapus menggunakan data kombinasi dari semua layer yang terlihat. Atur opacity sesuai dengan yang diinginkan kemudian klik pada bagian yang ingin dihapus.

  • Mengubah Piksel Menjadi Transparan Menggunakan Background Eraser

Background Eraser akan menghapus piksel pada layer sehingga transparan sesuai dengan pergerakan mouse. Caranya yaitu pada panel Layer pilih layer yang mengandung area yang ingin dihapus. Pilih Background Eraser, jika tool ini tidak terlihat tekan lama Eraser kemudian pilih Background Eraser. Klik pada brush sample dan atur untuk Diameter, Hardness, Spacing, Angle, dan Roundness. Lakukan pilihan pada pengaturan selanjutnya. Geret mouse pada area yang ingin dihapus.

  • Auto Erase dengan Pencil

Pilihan Auto Erase pada Pencil akan membuat gambar warna latar belakang mengandung warna bagian depannya. Cara menggunakannya yaitu dengan mengatur warna foregroun dan background. Pilih Pencil tool, kemudian Auto Erase pada pilihan. Geret pada gambar.

3. Membuat Gambar Monokrom dari Gambar RGB atau CMYK

Gambar monokrom atau hitam pultih menampilkan channel warna sebagai abu-abu. Cara untuk mengubah sebuah foto berwarna menjadi gambar hitam-putih dengan Photoshop bisa dilakukan dengan mengikuti langkah berikut ini:

  • Pada Panel Channel Pilih Composite Color Channel, lalu Aplikasikan Channel Mixer.
  • Pada panel Properties pilih Monochrome. Pilih salah satu dari pengaturan Channel Mixer: Black & White Infrared (RGB)Red=-70%,Green=200%, Blue=-30%Black & White With Blue Filter (RGB)Red=0%, Green=0%, Blue=100%Black &White With Green Filter (RGB)Red=0%, Green=100%, Blue=0%Black & White With Orange Filter(RGB)Red=50%, Green=50%, Blue=0%Black & White With Red Filter (RGB)Red=100%, Green=0%,Blue=0%Black & White With Yellow Filter (RGB)Red=34%, Green=66%, Blue=0%.
  • Untuk mengontrol jumlah detail dan kontras dari gambar sebelum mengubahnya ke grayscale maka gunakan sumber channel sliders. Kombinasi nilai dari warna-warna tersebut harusnya 100%.
  • Masukkan nilai untuk Constant. Pilihan ini menambahkan nilai graysclae pada channel output. Nilai negatif akan menambahkan lebih banyak warna hitam sedangkan nilai positif akan memberikan lebih banyak warna putih. Nilai -200% akan membuat hasilnya berwarna hitam sedangkan +200% akan membuat hasilnya putih.

4. Mengenal Layer pada Photoshop

Fitur Layer pada Photoshop sangat berguna saat akan mengedit foto. Bagi pemula mungkin tidak mengerti apa itu layer dan fungsinya. Layer merupakan lapisang yang memiliki fungsi sebagai tempat obyek atau lapisan beberapa gambar yang dapat digabungkan menjadi satu gambar. Kita dapat mengatur komposisi atau urutan layer saat membuat sebuah desain. Beberapa fungsi layer antara lain:

  • Link: digunakan untuk mengelompokkan banyak layer sekaligus. Ikon link dipakai dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan.
  • Layer Style: membuat layer sehingga berfungsi seperti menu Layer > Layer style
  • Add Layer Mask: untuk melindungi sebagian atau seluruh layer gambar dari proses pengeditan.
  • New Adjustment Layer: untuk membuat layer yang digunakan untuk perubahan warna.
  • Layer Group: untuk mengelompokkan beberapa layer sehingga menjadi satu kumpulan/group sehingga memudahkan pengeditan jika menggunakan layer yang banyak.
  • Layer Blending Option: untuk mengatur proses pada piksel-piksel layer terhadap layer di bawahnya.
  • Layer Thumbnail: tampilan gambar kecil dari gambar asli. Jika nampak maka menunjukkan layer ini dalam kondisi terpilih atau aktif. Layer yang aktif akan memiliki warna yang berbeda.
  • Eye Ball/visibility: untuk mengatur tampil atau tidaknya sebuah layer.
  • Palette Menu: ikon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet.
  • Opacity: untuk mengatur tingkat transparansi layer, semakin kecil nilainya maka gambar akan semakin transparan.
  • Fill Opacity: mengatur tingkat transparansi layer namun tidak pada bagian yang merupakan Layer Style.
  • Layer Style option: ikon F pada layer menunjukkan terdapat efek Layer Syle, sedang gambar segitiga digunakan untuk menampilkan informasi detail yang digunakan.
  • Locked layer: menunjukkan layer dalam kondisi terkunci. Saat mengedit gambar dengan format ekstensi .jpg maka biasanya memiliki layer latar belakang yang terkunci. Kita bisa membukanya dengan melakukan klik dua kali pada layer tersebut kemudian klik OK.

Mempelajari Photoshop untuk mengedit foto memang perlu dilakukan dengan perlahan-lahan. Jangan malas untuk membaca tutorialnya agar lebih mudah dalam proses pengeditan. Kita bisa mempelajari Photoshop sendirian dengan mencoba-coba terus sembari membaca tutorial yang banyak tersedia.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera untuk Vlog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.