DSLR Atau Mirrorless Untuk Pemula

Pilih Mana, Kamera DSLR Atau Mirrorless Untuk Pemula?

Pada era serba digital saat ini, fotografi menjadi salah satu keterampilan yang harus dimiliki setiap orang yang ingin meninggalkan jejak digital yang sempurna khususnya di media sosial. Kemampuan mengambil foto yang apik nan indah memang membutuhkan dukungan peralatan, ilmu tentang teknik fotografi serta pengalaman atau jam terbang dalam mengambil berbagai objek foto. Peralatan utama dalam fotografi adalah kamera, sedangkan perlatan pendukungnya seperti tripod dan pencahayaan.

Bagi seorang fotografer pemula, memilih kamera bisa menjadi hal yang membingungkan mengingat banyaknya jenis kamera dengan berbagai jenis merek yang ada di pasaran saat ini. Secara umum, ada dua jenis kamera utama yang ada saat ini yaitu DSLR (Digital Single-Lens Reflector) dan mirrorless. Keduanya menawarkan berbagai kelebihan serta kekurangan yang bisa dijadikan perbandingan. Kamera mana yang lebih baik, DSLR atau mirrorless untuk pemula?

Apa Itu Kamera DSLR dan Mirrorless?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kekurangan dan kelebihan keduanya, ada baiknya kita mengenal dahulu pengertian atau prinsip kerja kedua kamera tersebut. Kamera DSLR atau Digital Single-Lens Reflector merupakan jenis kamera digital yang menggunakan cermin sistem otomatis dan pentaprisma atau pentamirror yang berguna meneruskan cahaya atau gambar dari lensa ke viewfinder atau jendela bidik optis. Sedangkan kamera mirrorless adalah kamera dengan sistem otomatis tanpa pentamirror, sehingga cahaya atau gambar yang ditangkap oleh lensa tidak diteruskan ke jendela bidik optik melainkan diteruskan ke jendela bidik elektronik electronic viewfinder). Jadi perbedaan mendasar dari kamera DSLR dan mirrorless adalah keberadaan cermin pada sistem kerjanya.

Bagi fotografer atau penghobi fotografi pemula, kamera DSLR seringkali dianggap kurang praktis karena kerangka atau bentuknya yang cenderung “gemuk” karena keberadaan perangkat cermin (mirror box) di dalamnya. Kamera mirrorless  memiliki bentuk yang lebih ramping karena ketiadaan perangkat cermin sehingga seringkali dianggap lebih praktis saat menggunakannya.

Cara kerja kedua kamera secara prinsip sebenarnya sama, yaitu gambar atau objek ditangkap oleh lensa yang telah diatur sebelumnya, kemudian gambar tersebut dihantarkan ke jendela bidik untuk dilihat kesesuaiannya, jika dirasa sudah pas oleh fotografer, gambar siap untuk dibidik. Perbedaannya adalah fotografer dapat melihat kesesuaian gambar atau objek melalui jendela bidik optik atau dengan menggunakan mata pada jenis DSLR, sedangkan pada jenis mirroless sang fotografer hanya dapat melihat keseuaian gambar atau objek pada layar LCD kamera. Pilihan kamera DSLR atau mirrorless untuk pemula dapat bergantung pada keinginan sang fotografer, jika ingin melihat objek secara langsung dengan mata bisa memilih DSLR atau jika ingin praktis bisa memilih jenis mirrorless.

Kelebihan Dan Kekurangan Kamera DSLR

Kedua jenis kamera memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat menjadi pertimbangan saat memilih kamera yang cocok. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kamera DSLR memiliki perangkat cermin yang berfungsi untuk menghantarkan cahaya dari lensa ke jendela bidik optik, sehingga fotografer bisa melihat objek yang akan dibidik menggunakan mata telanjang. Hal ini memungkinkan fotografer untuk mengatur sudut dan ketepatan gambar sesuai dengan keinginan dan naluri seni yang dimilikinya. Bagi seorang pemula, membidik dan melihat gambar lewat lensa kamera melalui jendela bidik dapat menjadi ajang untuk mempertajam naluri dan kemampuan sebagai fotografer.

Kelebihan lain dari kamera DSLR adalah fleksibilitas lensa yang dapat diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan. Kamera DSLR memang dirancang untuk berbagai kebutuhan pengambilan gambar dengan lensa yang dapat diganti karenanya kamera ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi para pemula. Selain itu, jika lensa yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan kamera bekeja dengan optimal pula, gambar yang dihasilkan pun akan semakin baik. Kelebihan lain dari DSLR adalah fotografer dapat melihat objek yang akan dibidik saat kamera dalam kondisi mati karena keberadaan cermin yang dapat memantulkan cahaya, sehingga dapat menghemat daya baterai kamera jika fotografer belum akan benar-benar mengambil gambar objek tersebut.

Meski memiliki berbagai kelebihan, kamera DSLR juga mempunyai sejumlah kekurangan yang patut dipertimbangkan oleh para penghobi fotografi pemula. Kekurangan pertama yang sangat menonjol adalah bentuk kamera yang cenderung besar dan berat. Hal ini seringkali merepotkan para fotografer pemula yang belum terbiasa menggunakan kamera DSLR. Kekurangan lainnya adalah harganya yang cukup mahal karena sebuah pada sebuah kamera DSLR setiap komponen mesinnya harus dirancang dengan presisi yang tepat untuk menghasilkan foto berkualitas baik. Kamera DSLR sebagian besar memiliki mekanisme kerja dan berbagai macam modus pengaturan rumit yang perlu dipelajari satu persatu secara intens, sehingga kadang membutuhkan kesabaran untuk dapat menguasainya secara utuh khususnya bagi para pemula.

Berbagai kelebihan kekurangan kamera DSLR tersebut dapat menjadi pertimbangan seorang fotografer pemula saat memilih kamera. Keputusan memilih kamera DSLR atau mirrorless untuk pemula bisa berdasarkan unsur kepraktisan, harga atau kualitas gambar yang ingin didapatkan oleh sang fotografer.

Kelebihan Dan Kekurangan Kamera Mirrorless

Salah satu kelebihan kamera mirrorless yang menjadikan jenis kamera ini populer diantara para penghobi fotografi adalah bentuknya yang ramping dan praktis. Rampingnya bentuk kamera mirrorless disebabkan karena tidak adanya perangkat cermin pada kerangka tubuh kamera, sehingga bentuknya dapat lebih dirampingkan. Meski tidak ada perangkat cermin, hasil gambar dari kamera mirrorless juga tidak kalah baiknya dengan kamera DSLR. Lensa yang disematkan dalam kamera mirrorless meski tidak sehebat pada kamera DSLR, namun dapat melakukan fungsinya dengan baik. Pada beberapa kamera mirrorless keluaran merek tertentu, lensa kameranya dapat diganti meski pilihan jenis lensanya sangat terbatas.

Kelebihan lainnya adalah saat proses pembidikan objek dan gambar muncul di jendela bidik elektronik atau electronic viewfinder (EVF), fotografer dapat langsung melakukan penyesuaian modus-modus pengaturan pada kamera. Hal ini sangat memudahkan para fotografer pemula yang belum memiliki banyak pengalaman dalam fotografi untuk dapat menghasilkan gambar yang lebih baik. Modus-modus pengaturan pada kamera mirrorless juga relatif lebih mudah untuk dipelajari oleh pemula sekalipun, sehingga dapat lebih mudah saat menggunakannya.

Selain kelebihan, kamera mirrorless juga mempunyai kelemahan yang menjadi bahan pertimbangan saat memilih kamera. Salah satu kekurangan kamera mirrorless yang sangat terlihat  adalah penggunaan daya baterai yang cenderung boros karena tanpa jendela bidik optik, layar LCD kamera akan selalu dalam keadaan nyala jika fotografer akan membidik suatu objek. Hal ini terkadang menjadikan para fotografer tidak optimal saat akan mengambil gambar dalam jumlah banyak. Kekurangan lainnya adalah modus-modus pengaturan kamera mirrorless terkadang sangat sederhana dan terbatas pada pengaturan standar fotografi sehingga kurang dapat mengakomodasi keinginan para fotografer.

Memilih kamera DSLR atau mirrorless untuk pemula perlu mempertimbangkan kebutuhan dan daya beli. Jika ingin belajar fotografi untuk nantinya menjadi fotografer profesional, para pemula bisa memilih kamera DSLR yang lebih lengkap fasilitasnya, sedangkan jika hanya ingin melakukan fotografi sebagai hobi maka bisa memilih kamera mirrorless dengan mekanisme kerja yang lebih sederhana dan harga lebih terjangkau tentunya.

Baca artikel yang lain mengenai Kegunaan Tripod

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.