Crop Foto Portrait

Crop Foto Portrait yang Benar Sesuai The Rules of Thirds

Melakukan pemotongan atau cropping pada foto termasuk jenis post processing yang paling banyak dilakukan. Tujuan dari hal ini adalah adalah menghilangkan objek tertangkap kamera yang tidak ingin dipublikasikan atau memotong objek foto yang tidak diinginkan. Meski terlihat mudah karena hanya perlu memotong gambar tapi sebenarnya Anda harus tahu bagaimana cara yang benar untuk melakukannya.

Anda harus tahu bagian mana yang harusnya di crop, dari bagian mana seharusnya mulai di-crop, dan masih banyak hal lain yang harus dipertimbangkan. Maka dari itu artikel ini akan membahasnya untuk memberitahukan pengetahuan kepada Anda bagaimana caranya melakukan crop foto yang baik. Di dalam artikel ini yang akan dibahas adalah cara crop foto portrait.

Langsung saja simak pembahasannya di bawah ini.

Teknik Crop Foto Portrait yang Benar

Teknik crop yang benar tergantung dengan objek yang Anda ambil. Dalam pembahasan teknik ini objeknya adalah seseorang yang fotonya diambil dalam keadaan berdiri seluruh badan, diambil dari wajah sampai dada, objek yang memandangi arah tertentu, wajah close up, dan contoh lainnya. Lalu cara pengambilannya adalah secara portrait Langsung saja supaya Anda mengerti lihat teknik yang dibahas di bawah ini.

1. Memotong Foto dengan Background yang Mengganggu

Foto seperti ini adalah yang paling sering dicrop oleh fotografer atau siapa saja yang menangkap gambar. Jika ada background yang mengganggu tentu saja harus dihilangkan karena nanti justru akan membuat orang fokus pada latar belakangnya yang kurang menarik. Misalnya ketika Anda mengambil gambar orang yang sedang duduk di kursi lalu di bagian depannya ada sebuah tempat yang berisi botol minuman. Tentu saja botol itu akan mengganggu terutama jika bukan botol yang bagus.

Meski secara biologis orang yang melihatĀ  foto dengan objek manusia pertama kali akan melihat wajahnya. Namun selanjutnya dia akan memperhatikan bagian yang lain seperti objek dengan warna yang lebih cerah, kemudian ke bagian background jika ada benda di belakangnya, lalu bagian tubuh. Namun ada juga yang langsung melihat sesuatu yang mengganjal dari sebuah foto.

Maka baiknya Anda harus crop bagian background tersebut dan sisakan bagian wajah, dan tangannya. Jika dibelakangnya ada ruang yang kosong maka bawa juga gambar ruang kosong tersebut.

2. Memotong Foto Seluruh Badan

Untuk memotong foto dengan objek body dari seseorang Anda juga jangan asal. Jika salah maka gambar Jadi terlihat ganjil. Apabila Anda akan crop gambar tersebut sehingga hanya terambil sebagian dari tubuhnya maka jangan crop pada bagian sendi.

Cara yang benar untuk melakukan crop pada objek ini adalah melakukan crop sampai dengan tulang kering, dada, paha, atau pertengahan lengan. Dengan cara ini maka di dalam foto akan terlihat bahwa bagian tungkai masih bersambung di bagian luar frame sehingga bisa dilihat dengan lebih enak.

Sedangkan jika Anda melakukan crop pada sendinya atau menghilangkan bagian pangkal sampai ujung kaki maka gambar terlihat seperti objek teramputasi dan ini adalah kesalahan yang fatal. Bagian lain yang tidak boleh Anda jadikan titik potong adalah siku, pergelangan tangan, lutut, dan bahu.

3. Sisakan Ruang Wajah

Cara ini berlaku jika Anda memfoto seseorang dengan background yang terlalu besar atau terlalu luas. Apabila Anda akan crop foto tersebut maka yang paling benar adalah sisakan ruang wajah.

Misalkan objek tersebut memandang ke arah kanan maka yang harus Anda crop adalah background bagian kirinya sedangkan background kanan masih ada atau biarkan saja sehingga objek terlihat memiliki ruang.

Sedangkan jika Anda berpikir bahwa orang yang melihat foto akan merasa terlalu dekat dengan foto yang Anda ambil atau objek terlalu dekat ke kamera maka hal yang berlaku adalah sebaliknya, yaitu hilangkan ruangan yang paling lega.

4. Mempertahankan Garis Rambut

Apabila Anda memiliki foto close up dan ingin melakukan crop pada bagian kepala foto tersebut maka hal yang harus Anda lakukan adalah jangan memotong garis rambut.

Apabila garis rambut terpotong atau tempat dimana rambut berakhir sebelum jidat maka hasilnya akan membuat foto seperti teramputasi. Begitu juga jika memotong bagian jidatnya atau sebagian dari jidat maka hasilnya akan jelek.

5. Aturan 8 x 10 Inci

Anda harus tahu bahwa dalam sebuah foto portrait, ukuran atau rasio yang paling banyak digunakan adalah 8 x 10 inci. Sedangkan jika Anda mengambil foto menggunakan kamera DSLR Anda akan mendapatkan rasio 8 x 12 inci. Maka dari itu foto Anda harus di-crop supaya sesuai dengan ukuran umum.

Nah, untuk hal ini jika Anda mengambil foto dengan asal atau tidak sesuai dengan The Rule of Third maka sulit untuk memilih bagian yang di-crop. Makanya mengenai jarak dan segala macamnya harus dipikirkan matang-matang agar tidak terlalu banyak bagian yang dibuang. Bagi pemula mungkin akan sulit tapi para profesional pasti sudah paham pengaturan jarak seperti ini.

The Rule of Thirds untuk Crop Foto

Selain tips di atas, satu hal lagi yang harus Anda tahu bagaimana caranya crop foto yang benar. Cara tersebut adalah menggunakan The Rule of Thirds. Apa itu?

The rule of thirds sebenarnya teknik komposisi yang paling dasar dari sebuah fotografi. Penggunaannya bisa dilakukan ketika sedang mengambil gambar atau sesudah foto jadi yang biasanya dilakukan untuk croping. Jadi seharusnya foto itu terbagi menjadi sembilan buah kotak kemudian setiap komposisi dari foto harus sejajar dengan kotak-kotak tersebut.

Tujuannya adalah untuk membuat dampak dan interest kepada foto menjadi lebih meningkat. Pada dasarnya dibuat untuk membuat komposisi gambar terlihat lebih menarik. Elemen paling dasar dari the rules of third adalah jika Anda menempatkan sebuah divisi atau point of interest dari gambar maka harus sesuai dengan garis vertikal dan horizontal sehingga terlihat seimbang.

Misalnya jika Anda mengambil foto wajah seseorang secara close up maka harus menempatkan wajah dari subjek dalam sebuah titik daya tarik sebuah frame. Contohnya bagian mata sejajar dengan garis horizontal pertama dan seluruh wajah tepat berada di garis horizontal dan vertikal yang pertama dan kedua dari atas. Dengan memperhatikan hal sederhana ini saja akan membuat hasil foto lebih enak untuk dilihat.

Kemudian Anda juga harus selalu memikirkan akan hal ini ketika melakukan post processing, salah satunya jika melakukan crop. Menggunakan the rules of thirds ketika editing bisa dilakukan jika Anda lupa mengambil gambar yang sesuai rules of thirds. Jika tidak sesuai maka Anda harus crop foto tersebut agar sejajar dengan rules of thirds.

Tidak mengapa jika Anda mengambil foto wajah separuh saja asalkan berada di salah satu bagian dari rules of thirds. Apakah di bagian kotak paling ujung kiri atau kanan yang penting sesuai dengan vertical line dan sisakan ruang negatif di dalam dua third yang lainnya.

Demikianlah informasi mengenai cara crop foto portrait yang bisa disampaikan. Jangan lupa untuk selalu membuat komposisi seimbang agar hasil fotonya bagus dan tidak terkesan dipotong secara kasar. Semoga dengan pembahasan ini Anda jadi lebih hebat dan mengerti dalam melakukan croping.

Baca artikel yang lain mengenai Edit Foto dengan Photoshop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.