Cara Edit Photoshop Keren

Cara Edit Photoshop Keren yang Wajib Dikuasai

Ada banyak tips dan trik editing foto yang bisa Anda temukan di internet. Namun, dari sekian banyak, mungkin Anda cuma menemukan satu dua yang benar-benar memberikan dua fungsi. Yakni sebagai modal dasar Anda untuk menguasai teknik mengedit foto sekaligus memberikan hasil terbaik. Penasaran tips dan trik apa saja yang Anda perlukan agar foto hasil editan semakin mantap? Berikut ulasannya.

Trik Mengasah Skill dalam Menggunakan Layer

Karena mempergunakan layer merupakan hal paling penting dalam mengedit foto, maka trik untuk mengasah kemampuan satu ini adalah dengan membiasakan diri lewat latihan pengembangan layer.

Sebagai contoh, mari kita bahas mengenai bagaimana cara membuat wallpaper 3D pada window melalui panduan berikut.

  • Buat lembar baru pada photoshop dengan menggunakan ukuran 1.200 x 900 pixels background berwarna putih. Jika Anda menginginkan wallpaper yang lebih besar lagi, Anda hanya perlu menambah nilai pada pixels.
  • Buatlah layer baru yang kosong pada lembar kerja.
  • Gunakan rectangle marque tool, kemudian buatlah sebuah persegi, lalu tekan tombol Shift pada keyboard. Tombol Shift berfungsi untuk menyamakan ukuran sisi persegi tersebut.
  • Pastikan background toolbar berwarna merah. Jika warnanya belum merah, maka tinggal tekan instruksi Alt Backspace. Secara otomatis, kotak akan berubah menjadi berwarna merah sesuai background.
  • Gunakan Pick Tool pada toolbar atau dengan menekan tombol V pada keyboard, tekan dan tahan Shift lalu tarik ke sisi kanan kotak yang berwarna merah, berikan sedikit ruang agar tidak terlalu rapat.
  • Berikan warna lain pada kotak di sebelahnya dengan ‘tekan dan tahan’ tombol CTRL lalu klik layer thumbnail. Kemudian akan muncul seleksi kotak. Lalu tinggal ubah saja warna background menjadi hijau, dan tekan Alt backspace.
  • Seleksi dua kotak layer tadi, lalu copy dengan teknik yang sudah dilakukan di atas.
  • Beri warna biru dan kuning pada dua kotak yang telah Anda copy tadi, dengan mengulang cara seperti di atas. Selanjutnya, kotak tersebut sudah seperti logo windows.
  • Seleksi semua kotak pada layer lalu tekan Ctrl + E. Ini berfungsi untuk menyatukan layer-layer tersebut. Lalu berikan nama “Asli”—ini hanya contoh– pada layer.
  • Tekan Ctrl + T pada layer lalu klik kanan dan pilih menu distort.
  • Tarik keempat sudut pada logo windows untuk memberi kesan perspektif.
  • Lalu duplikatkan layer dengan menekan Ctrl + J pada keyboard. Buat layer asli tidak tampak untuk sementara dengan cara mengklik tanda mata yang ada pada layer. Usahakan hal tersebut Anda kerjakan di layer hasil copy. Kemudian klik menu filter > blur > radial blur. Berikan amount 100 > Zoom > Best lalu tempatkan titik tengah pada bagian pinggir kanan. Klik OK.
  • Duplikatkan gambar tersebut hingga delapan kali dengan cara menekan Ctrl + J pada keyboard sebanyak delapan kali (sesuai jumlah layer). Jika sudah selesai dan terseleksi semua layer, tekan Ctrl + E untuk menyatukan kedelapan layer tersebut.
  • Munculkan lagi layer yang Asli lalu pindahkan posisinya ke bagian yang paling atas. Usahakan Anda selalu bekerja pada layer copy, lalu tekan Ctrl + J.
  • Atur besarnya sehingga nampak sama. Sehingga hasil dari radial blur tadi akan menjadi logo windows.
  • Lalu klik kanan pada layer pilih menu blending options. Gunakan Inner Shadow, sesuaikan pengaturannya.
  • Klik kanan juga pada layer Asli lalu pilih blending options, gunakan drop shadows sesuai dengan pengaturan. Kemudian klik OK.
  • Tambahkan juga gradient overlay.
  • Kurangi opacity sehingga menjadi 80 persen lalu lihat hasilnya
  • Jika sudah, Anda bisa menambahkan tulisan “windows” dengan menggunakan text tool. Berikan warna putih pada teks dan warna merah untuk backgroundnya. Ikuti cara yang pertama lalu tempatkan layer di belakang teks layer. Walpaper 3D sudah selesai kita buat.
  • Tips Mengoptimalkan Penggunaan Tools Photoshop.

Tips Mengoptimalkan Penggunaan Tools

Penggunaan tools merupakan bagian penting dalam mengedit foto. Tanpa menguasai tools, rasanya tak mungkin seseorang bisa mahir mengedit. Agar fungsinya optimal, Anda perlu mengenal dan mengetahui dulu seperti apa tools yang dimaksud, dan bagaimana cara menggunakannya.

  • Move Tool

Sebagaimana kata ‘move’ yang berarti pindah, fungsi tool satu ini memang memindahkan. Baik itu memindahkan posisi layer atau memindahkan satu foto ke foto yang lain.

Ada beberapa bar pilihan (option bar) pada move tool yang perlu Anda kenali. Berikut di antaranya.

  • Auto Select: jika pilihan ini diaktifkan maka Anda akan memiliki sebuah layer pada kanvas kerja secara langsung.
  • Show Transform Control: jika pilihan ini diaktifkan maka akan muncul garis putus-putus pada layer.
  • Align Top Edges: pilihan ini akan mensejajarkan dua buah layer aktif dengan patokan layer paling atas.
  • Align Vertical Centers: dua buah layer aktif dengan patokan titik tengah.
  • Align Bottom Edges: pilihan ini akan mensejajarkan dua buah layer dengan patokan layer paling bawah.
  • Align Left Edges: pilihan ini akan mensejajarkan dua buah layer aktif dengan patokan layer paling kiri.
  • Align Horizontal Centers: akan mensejajarkan dua buah layer aktif atau lebih dengan patokan titik tengah horizontal.
  • Align Right Edges: pilihan ini akan mensejajarkan dua buah layer dengan patokan layer kanan.
  • Distribute Top Edges: mengatur jarak antar layer aktif dengan patokan pada layer atas.
  • Distribute Vertical Centers: mengatur jarak antar layer dengan patokan pada titik tengah vertikal.
  • Distribute Bottom Edges: mengatur jarak antar layer aktif dengan patokan pada layer paling bawah
  • Distribute Left Edges: mengatur jarak antar layer dengan patokan pada layer paling kiri
  • Distribute Horizontal Centers: mengatur jarak layer dengan patokan pada titik tengah horizontal
  • Distribute Right Edges: mengatur jarak antar layer dengan patokan pda layer paling kanan

Agar lebih paham, coba Anda pindahkan satu layer ke dokumen yang baru dengan mengklik Ctrl + V, lalu masukkan angka sesuai keinginan Anda, dan klik oke. Buka foto yang telah dipindahkan dengan mengklik Ctrl + O. Kemudian pilih foto dan klik Open.

Selanjutnya, coba pindahkan foto ke dokumen, caranya dengan mengklik foto, tahan, dan drag ke dalam dokumen.

  • Lasso Tool

Tool ini sangat mudah untuk dioperasikan, tapi juga membutuhkan presisi yang akurat. Anda hanya perlu mengklik, tahan, dan gerakkan mouse sesuai dengan yang kita inginkan.

  • Polygonal Lasso Tool

Tool ini biasa digunakan untuk menyeleksi objek dengan pola garis lurus dengan sedikit garis melengkung. Anda hanya perlu mengklik setiap sudutnya. Titik awal yang diklik merupakan titik akhirnya. Atur posisi sewaktu proses penyeleksian sedang berjalan dengan menggunakan Polygonal Lasso Tool, caranya dengan mengklik dan menahan tombol Alt pada keyboard.

  • Magnetic Lasso Tool

Aktifkan Magnetic Lasso Tool, kemudian klik pada pinggiran objek yang ingin diseleksi, lalu gerakkan mouse. Tool ini bekerja dengan mengikuti perbedaan yang ada pada kontras warna pada sebuah foto. Garis yang terbentuk pada saat melakukan seleksi ini berupa garis dengan titik-titik yang menempel pada objek yang diseleksi. Hal ini terjadi karena perbedaan kontras yang kurang tinggi antara objek pinggir dengan objek lainnya.

Option bar pada Lasso, Polygonal Lasso dan Magnetic Lasso Tool:

  • Tombol [End] pada keyboard berfungsi untuk menaik dan menurunkan width sebanyak 1 pixel
  • Menekan tombol esc pada keyboard untuk membatalkan seleksi.
  • Gunakan zoom in dengan mengklik CTRL + agar tepian yang sedang diseleksi terlihat dengan jelas.

Tips Mudah Edit Foto Jadi Vektor di Photoshop

  • Buka foto yang akan diubah jadi vektor. Lalu buat duplikat layer dengan mengklik Ctrl +
  • Aftifkan Pen Tool, ubah pengaturannya jadi Shape dan beri warna hitam pada Fill.
  • Buat pola yang dimulai dari rambut. Kurangi fill pada layer agar lebih mudah membuat garis karena shape mengubahnya jadi transparan.
  • Lanjutkan pola vektor di wajah. Ubah dulu warna foreground sesuai warna kulit dengan mengklik pada foreground.
  • Teruskan sampai kulit untuk membentuk pola dasar. Pastikan layer berada di bawah rambut.
  • Kemudian buat pola dasar vector di mata menggunakan pen tool, dengan warna hitam. Pastikan layer di atas dasar kulit.
  • Lanjutkan ke bagian detail mata dan alis untuk mempertajam wajah objek. Simpan
  • Gabungkan semua layer di bagian mata, dengan mem-blok semua layer lalu tekan Ctrl +
  • Selanjutnya, Anda bisa mengulang semua langkah pada bagian tubuh lain.
  • Jangan lupa menyimpan semua bagian wajah dengan mengelompokannya satu per satu agar mudah diedit.

Tips Agar Foto Nonfokus Jadi Fokus

Mengubah fokus sangat penting untuk menciptakan kesan yang paling menonjol dalam foto. Untuk melakukannya, buka foto yang akan diedit lalu buat duplikatnya. Edit foto pada layer duplikat. Masuk ke menu filter – blur- Gaussian blur. Lalu beli radius sekitar 3 pixels, tergantung kualitas foto. Jika ingin lebih buram, cukup tingkatkan nilai radius.

Pada panel, klik Add layer mask. Nantinya di sebelah kanan layar akan muncul kotak putih polos yang disebut layer mask. Klik pada kotak tersebut, lalu aktifkan brush tool (B), dan pastikan foreground warna hitam serta background warna putih dengan menekan D. warna yang ada di bagian atas berarti sedang aktif, putar dengan menekan X untuk mengubah.

Selanjutnya, gunakan brush pada bagian foto yang akan dibuat fokus. Brush warna hitam untuk menghapus, dan putih mengembalikan ke keadaan semula. Selesai.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera Olympus OMD EM1

Tutorial Manipulasi Photoshop

Tutorial Manipulasi Photoshop yang Wajib Dikuasai

Bagi kebanyakan orang, mengedit foto seakan jadi bagian tak terelakkan sebelum foto dipublikasikan. Begitu pula bagi para profesional yang kerap dituntut menghasilkan foto berkualitas, termasuk seorang editor.

Dalam pengeditan, ada orang yang bergantung pada selera, ada pula yang mengandalkan teknik, pun menerapkan keduanya. Tentu, keberadaan yang terakhir paling diperhitungkan.

Untuk memberi hasil editan terbaik, para pengedit memiliki satu kunci. Yakni teknik pengeditan dasar yang telah mereka kuasai. Khususnya bagi pengguna Photoshop, yang telah sejak lama terkenal cukup andal di dunia edit fotografi, Anda yang pemula pun bisa dengan mudah mempelajarinya.

Mau tahu apa saja? Berikut teknik edit Photoshop dasar yang wajib Anda ketahui, kuasai, dan bisa dipraktikkan langsung.

Teknik Masking, Dasar Manipulasi Foto

Pada dasarnya, tiap proses editing memanfaatkan teknik manipulasi. Dengan kata lain, tidak menampilkan yang sesungguhnya. Entah itu mengubah warna kulit, meningkatkan kecerahan, dan beragam perubahan yang mengandalkan teknik tingkat tinggi lainnya. Dan dasar dari manipulasi dalam teknik editing, adalah masking. Apa itu? Mempelajari teknik masking sama dengan belajar membuat layer.

Sebab dalam Photoshop, tiap kali mengedit, Anda pasti butuh membuat layer. Banyak foto berkualitas tinggi yang beredar pasti menggunakan layer. Jadi jelas, fungsi masking pada layer adalah, ‘menyembunyikan’ bagian tertentu dalam foto tanpa merusak yang aslinya. Cara kerjanya pun mudah dingat: Hitam menghilangkan gambar, putih mengembalikan ke normal. Agar mudah dipahami, praktik langsung tentu lebih menerap. Berikut tutorialnya.

  1. Buka program Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Lalu klik layer panel > klik icon “add layer mask”. Maka layer blank berwarna putih akan muncul di sampingnya. Dan itu merupakan layer mask Photoshop.
  3. Pastikan bahwa warna foreground hitam dan backgroundnya putih. Lalu aktifkan brush tool, dan mulailah mencorat-coret pada bagian yang ingin anda hilangkan menggunakan warna hitam.

Selain cara di atas, ada contoh  lain dalam menggunakan layer mask, yaitu dengan menggunakan gradient tool pada layer mask. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka program Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Gunakan gradient hitam putih, lalu mulailah rangkai gradien pada layer mask. Maka hasilnya akan semakin jelas di bagian putih, dan sebaliknya, akan semakin hilang di bagian hitamnya.

Teknik masking berikutnya menggunakan selection marquee tool. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka program Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Buat seleksi dengan menggunakan tool ini, tekan Alt + Backspace. Selanjutnya bagian kotak akan menghilang.

Teknik masking selanjutnya adalah menggunakan quick selection tool pada layer mask. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka program Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Buat seleksi lalu berikan warna hitam agar bagian gambar itu tidak terlihat.

Jika ingin membuat layer mask menjadi hitam, maka Anda tinggal memilih fill tool, lalu gunakan warna hitam. Setelah itu klik pada bagian layer, dan layer mask akan berubah menjadi hitam.

Teknik Pencahayaan, Dasar Dramatisasi Foto

Bila masking digunakan untuk memanipulasi, maka teknik pencahayaan biasa dimanfaatkan seorang editor untuk membuat efek dramatis. Dengan kata lain, bagaimana suatu foto bisa terlihat lebih hidup, menyampaikan pesan, dan berkarakter. Teknik pencahayaan biasa dipakai orang pada jenis-jenis foto yang gelap, kurang cahaya, dan bahkan sering juga digunakan untuk memanipulasi. Berikut beberapa tutorial teknik pencahayaan yang bisa Anda praktikkan sendiri.

Membuat Efek Cahaya Bulat dengan Adobe Photoshop

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Buatlah lembar kerja baru, klik file > new atau dengan Ctrl + N. Beri ukuran width 500 pixel dan height 500 pixel.
  3. Buat background menjadi warna hitam dengan menggunakan Paint Bucket Tool. Pastikan warna pada Foreground adalah hitam, lalu klik dibagian lembar kerja.
  4. Buatlah layer kosong yang baru, caranya tekan Ctrl+ Shift + N atau klik menu > Layer > New Layer, beri nama cahaya. Aktifkan brush tool (B), lalu klik kanan di lembar kerja, maka akan muncul tampilan pengaturan brush. Berikan size 200 pixel, hardness 0%. Pastikan harus berwarna putih.
  5. Klik satu kali pada lembar kerja, usahakan tampilan lembar kerja di layer cahaya. Brush yang sudah diatur akan membentuk seperti cahaya berwarna putih.
  6. Jika ingin warna yang berbeda maka lanjutkan lagi tutorialnya. Disini kita akan menggunakan Adjustment Colour Balance, maka akan menampilkan layer baru.
  7. Untuk mengganti warna cahaya, geserlah warna yang terlihat pada pengaturannya. Misalkan geser garis ke warna merah, jadi cahaya akan berubah menjadi warna merah. Cobalah untuk mengotak-atik sendiri warna agar menghasilkan warna yang diinginkan.

Membuat Efek Kilauan Cahaya Seperti Bintang Menggunakan Photoshop

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Buatlah lembar kerja baru, klik file > new atau dengan Ctrl + N. Beri ukuran width 500 pixel dan height 500 pixel.
  3. Gunakan brush tool (B) lalu klik kanan di lembar kerja, maka akan muncul tampilan pengaturan brush. Berikan size 200 pixel, hardness 0%. Pastikan harus berwarna putih, serta bulatkan layer juga, sapukan satu kali pada lembar kerja.
  4. Buat bulatan layer tersebut menipis sehingga terlihat lebih tajam. Pastikan tampilan lembar kerja pada layer cahaya. Tekan CTRL+ T, kemudian tarik titik atasnya hingga menyempit lalu tekan Enter jika sudah selesai.
  5. Duplikatkan layer “cahaya”, lalu tekan Ctrl + J kemudian aktifkan lagi klik CTRL + T (Transform Tool) putar objeknya hingga 90 derajat, masukkan angka 90 ke dalam kolom derajat pada toolbar pengaturannya, kemudian tekan enter jika sudah selesai.
  6. Ulangi lagi hal yang sama dengan nilai derajat yang berbeda-beda. Dan juga kurangi ukurannya dengan menggunakan transform tool.
  7. Supaya terlihat lebih nyata, tambahkan sedikit efek cahaya bulat. Buat layer baru, lalu sapukan satu kali dibagian tengah cahaya dengan menggunakan brush tool. Dan sekarang cahaya sudah terlihat lebih sempurna.

Membuat Efek Cahaya Bulan Purnama

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu.
  2. Buatlah lembar kerja baru, klik file > new atau dengan CTRL + N. Beri ukuran width 500 pixel dan height 500 pixel.
  3. Buat layer baru, lalu aktifkan Brush Tool (B), berikan size 200 pixel dan hardness 50%. Pastikan brush berwarna orange tua. Kemudian klik satu kali pada lembar kerja.
  4. Klik kanan pada layer cahaya di atas, pilih Blending Option. Kemudian ceklis Outer Glow, lalu atur menjadi: Blend Mode Screen – Opacity 75% – Warna Orange yang sama – Size 170 – 200 pixel lalu klik Ok.
  5. Hasil akhirnya akan tercipta cahaya dengan model seperti cahaya bulan purnama.

Teknik ini bisa juga diaplikasikan ketika anda ingin membuat suatu objek agar terlihat lebih menyala atau untuk membiaskan cahaya. Misal, untuk membuat lampu pada foto terlihat lebih menyala dan terang. Selebihnya, latihan rutin untuk mengasah kemampuan, banyak mencoba, dan tak takut gagal, dijamin memberi Anda hasil memuaskan.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera Olympus OMD EM1

Cara Meluruskan Foto

Cara Meluruskan Foto Miring Dengan Photoshop

Kadangkala, ada saatnya foto yang kita hasilkan tidak tepat. Salah satu yang paling umum karena fotonya miring. Penyebabnya bisa banyak hal. Misalnya saat kita tergesa-gesa ketika mengambil foto sehingga lupa memperhatikan view finder pada layar kamera. Objek yang tiba-tiba bergerak sehingga tampak kurang pas di frame juga bisa jadi masalah.

Adakah cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki foto miring? Tentu saja ada. Dengan menggunakan beberapa aplikasi foto khususnya Photoshop, Anda bisa memperbaiki foto miring dengan mudah. Tak sabar mencoba sendiri? Mari menyimak tutorialnya dengan beragam pilihan cara.

Menggunakan Move Tool

Untuk memperbaiki foto yang miring kita dapat menggunakan Move Tool pada toolbox. Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk memperbaiki foto dengan menggunakan Move Tool:

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu duplikatkan layer dengan memilih menu layer > duplicate layer atau dengan menggunakan keyboard klik Ctrl + J.
  2. Klik move tool, lalu arahkan kursor ke arah sudut pada foto. Klik lalu putar hingga hasil foto terlihat lurus, untuk menutupi bagian yang kosong kita dapat memperbesarnya. Jika sudah selesai lalu tekan enter.

Menggunakan Ruler Tool

Cara berikutnya yang bisa Anda coba adalah menggunakan Ruler Tool pada toolbox. Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk memperbaiki foto dengan menggunakan Ruler Tool:

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu buka ruler tool dari toolbox.
  2. Klik foto lalu tarik garis untuk mengubah posisi foto yang miring menjadi lurus.
  3. Lalu klik image > image rotation > arbitrary, kemudian akan muncul kotak dialog klik rotate canvas lalu klik OK. Foto anda sudah menjadi lurus, namun masih memerlukan sedikit finishing untuk membuatnya menjadi lebih indah.
  4. Untuk menghilangkan area putih sisa menarik garis tadi, yang perlu anda lakukan hanya melakukan cropping pada foto. Caranya klik C pada keyboard untuk mengaktifkan Tool Crop terlebih dahulu, lalu crop sesuai keinginan, jika sudah selesai maka tekan enter.

Menggunakan Magic Wand Tool

Cara yang ketiga memperbaiki foto yang miring ini yaitu dengan menggunakan Magic Wand Tool pada toolbox. Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk memperbaiki foto dengan menggunakan Magic Wand Tool.

  1. Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu buka foto yang ingin diperbaiki. Caranya dengan klik file > Open atau dengan menggunakan keyboard caranya klik Ctrl + O. Anda tinggal mencari foto yang akan diperbaiki, jika sudah ada klik Open.
  2. Jika foto sudah terbuka, maka aktifkan Crop Tool dengan menekan tombol C pada keyboard. Lalu seleksi seluruh bagian pada foto, tarik garis diagonal dari sudut foto.
  3. Lalu dekatkan kursor pada sudut seleksi hingga muncul gambar anak panah yang melengkung dua arah. Putar seleksi tersebut hingga hasilnya sejajar dengan tepi foto.
  4. Jika sudah tekan Enter pada keyboard.
  5. Apabila warna bingkai foto tidak sama dengan warna background, kita dapat menggunakan Magic Wand Tool untuk mengatasinya.
  6. Caranya dengan klik tombol W pada keyboard, lalu klik pada area yang warnanya hitam sambil menekan tombol Shift pada keyboard. Lakukan hal tersebut pada bagian hitam yang lainnya hingga terseleksi semua.
  7. Lalu ganti warna hitam tersebut dengan warna yang sesuai dengan warna pada bingkai foto. Klik Brush Tool atau bisa juga dengan mengklik menu Edit > Fill atau dengan meneka Shift + F5 pada keyboard.
  8. Jika sudah selesai maka klik Ctrl + D untuk menghilangkan area yang diseleksi.

Meluruskan Bangunan Menggunakan Perspective Image Correction

Gambar bangunan yang kelihatan miring bukan cuma tak enak dipandang. Bagi kepentingan arsitektur, foto yang kurang tepat bisa mengacaukan bayangan akan rancangan gambar. Sebab itu, meluruskan gambar bangunan jadi hal penting. Untuk memperbaiki perspektive foto yang kurang tepat, Anda dapat menggunakan banyak pilihan aplikasi photo editor. Salah satunya adalah Perspective Image Correction. Aplikasi foto editor ini memang khusus digunakan untuk memperbaiki gambar bangunan dan pohon yang miring, atau memiliki posisi yang kurang sedap dipandang.

Mau tahu cara menggunakannya?Sebelum mencoba, tentunya Anda perlu mengunduh terlebih dahulu aplikasi Perspective Image Correction. Setelahnya langsung terapkan instalasi, kemudian buka aplikasinya. Sudah siap mencoba? Mari mengikuti langkah demi langkah.

  1. Buka aplikasi Perspective Image Corerection, lalu drag and drop gambar bangunan yang akan dibuat lurus ke dalam interface Perspective Image Correction. Kemudian pilih empat titik sudut pada gambar bangunan yang akan diedit, lalu gambar poligon untuk menutupi empat sudut tersebut.
  2. Setelah itu, Perspective Image Correction dengan sendirinya akan langsung memproses gambar, dan hasil jadinya yang terletak di bagian sebelah kanan gambar asli bisa langsung Anda bandingkan. Jika kurang pas Anda bisa mencoba lagi dari awal, dan proses editing pun selesai. Bagaimana? Mudah bukan menggunakan Perspective Image Correction ini?

Meluruskan Gambar Hasil Scan Menggunakan Photoshop

Menggunakan pemindai atau scanner kerap jadi solusi praktis bagi Anda yang butuh melakukan pengiriman secara daring. Misalnya, ketika berkirim foto, data pribadi, atau KTP. Bahkan tanpa menggunakan pemindai, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pemindai foto di ponsel pintar untuk memindai gambar. Sayangnya, menggunakan pemindai ataupun ponsel, seringkali gambar yang tersaji salah letak alias miring.

Ternyata, tanpa harus terlalu khawatir, ada cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki hasil pemindaian yang miring. Yakni menggunakan Photoshop. Agar lebih mudah dipahami dan bisa dicoba sendiri, berikut tutorial meluruskan gambar kami sajikan untuk Anda.

  1. Buka aplikasi Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu klik File > Open atau dengan menggunakan keyboard caranya klik Ctrl + O.
  2. Selanjutnya buka menu Curves yang tertera pada menu Image lalu klik Adjustments, kemudian klik Curves atau bisa juga dengan mengklik Ctrl + M pada keyboard. Hal ini berfungsi untuk mengatur pencahayaan supaya terlihat lebih terang.
  3. Aturlah tingkat pencahayaan dengan mengatur kurva pada channel RGB, hingga kalian akan mendapatkan hasil yang diinginkan.
  4. Jika sudah selesai, kita bersihkan background pada gambar yang tidak terlalu kita perlukan. Gunakan tools Polygonal Lasso Tool atau klik tombol L pada keyboard. Sebelum menyeleksi, pastikan icon gembok pada layer terbuka terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan mengklik double pada layer, kemudian akan muncul new layer, lalu klik OK.
  5. Kemudian seleksi area di sekitar KTP. Lalu atur nilai Feathernya sebesar satu pixel supaya hasil seleksi tidak akan kaku jika terpotong. Selanjutnya hapus daerah seleksi tersebut. Caranya dengan menekan tombol delete pada keyboard.
  6. Selanjutnya untuk mengatur bentuk KTP sehingga berbentuk seperti apa yang kita inginkan, kita dapat memilih menu Free Transform. Caranya dengan pilih menu Edit lalu klik Free Transform atau dengan menekan tombol Ctrl + T pada keyboard.
  7. Atur ruang kerja agar lebih luar dengan menggunakan Crop atau tombol C pada keyboard sebelum kalian memotong dengan tool Free Transform. Pada daerah yang akan di crop akan ditandai dengan garis putus-putus.
  8. Lalu tarik garis imajiner dari penggaris yang ada diatas dan disamping. Jika tidak muncul klik Ctrl + R.
  9. Lalu mainkan node-node di keempat titik sudut dari tool Free Transform caranya tekan dan tahan tombol Ctrl, lalu drag node ke arah yang diinginkan.
  10. Atur dengan menarik node di keempat sudut tadi hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.
  11. Jika ada sudut yang terpotong kita dapat menggunakan rectagular marquee tool dan stamp atau klik S pada keyboard. Proses editing pun telah selesai.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera Olympus OMD EM1

Cara Mengganti Background Foto

Cara Mengganti Background Foto yang Mudah

Punya foto menarik dengan background yang tak sesuai keinginan? Tenang saja, edit foto yang tepat bisa menyulap foto Anda kembali berarti. Bahkan lebih baik. Untuk mengedit, Anda bisa menggunakan beragam aplikasi yang tersedia di PC. Salah satunya yang biasa dipakai orang macam Photoshop. Berikut kami sajikan beragam teknik mengubah background dengan mudah, termasuk tips dan aplikasi android terbaik yang direkomendasikan.

Cara mengganti background foto di  Photoshop (PC)

Di bawah ini adalah cara-cara dalam menggunakan Photoshop untuk mengedit foto dan mengganti background foto dengan menggunakan Photoshop:

  1. Buka program Adobe Photoshop.
  2. Buka foto yang akan diganti background dengan cara pilih menu > open, lalu pilih foto yang akan diedit.
  3. Buat seleksi pada foto yang akan diedit dengan cara klik tool seleksi, Anda juga bisa menggunakan pen tools atau lasso tools atau magic wand untuk proses editing foto, hal tersebut berguna untuk memisahkan foto dengan background foto aslinya.
  4. Klik layer via copy, lalu pilih foto atau gambar background yang telah disiapkan sebelumnya, jika belum ada Anda dapat mendownloadnya di Google. Jika foto yang dipilih kurang bagus maka kita dapat mengedit background foto secara maksimal dengan mengatur pencahayaannya.
  5. Masukkan foto hasil editing ke dalam background foto dengan cara drag foto tersebut ke dalam layer background, atau dengan menggunakan copy paste foto tersebut ke dalam layer background dengan posisi foto berada di atas background foto.
  6. Edit foto dengan mengatur efek pencahayaan gambar antara foto dan background yang sudah di ganti. Sesuaikan warna, cahaya, gelap terang foto hasil editing dengan background foto agar terlihat lebih serasa antara warna dan efek cahaya kontrasnya.

Cara Paling Mudah Mengganti Background Pas Foto

  1. Buka program Adobe Photoshop.
  2. Pilih foto yang akan di ganti backgroundnya.
  3. Tekan Ctrl + J pada keyboard sebanyak dua kali, sehingga sekarang kita memiliki 3 layer background, layer 1 dan layer 1 copy.
  4. Layer 1 merupakan layer yang digunakan untuk menyeleksi rambut, sedangkan layer 1 copy akan digunakan untuk mengganti background. Jika objek foto tidak memiliki rambut, seperti botak ataupun menggunakan hijab maka kita cukup menekan Ctrl + J satu kali saja lalu lanjut ke langkah ke-5.
  5. Klik layer 1 dan seleksi rambut menggunakan tool seleksi.
  6. Jika rambut sudah terseleksi, sekarang kita aktifkan layer 1 copy, lalu aktifkan magic wand tool (W) klik pada bagian background yang akan diganti.
  7. Klik select pada menu > modify > expand > lalu masukkan angka 1 (hal ini akan memperluas bidang seleksi sebesar 1 pix), setelah itu feather (masih pada menu yang sama atau klik kanan > feather) cara tersebut berguna untuk memperhalus tepian bidang seleksi. Masukkan lagi angka 1, setelah itu tekan delete pada keyboard. Sekarang background pada foto sudah hilang.
  8. Selanjutnya satukan background baru ke dalam pas foto lalu buat layer baru. Caranya dengan menekan create new layer pada pallete. Kemudian posisikan layer baru tersebut tepat berada di atas layer background dengan menekan Ctrl + [ pada keyboard. Sebut saja layer 2.
  9. Jangan pindah dulu ke layer mana pun, klik tombol G pada keyboard (gradient tool) dan pilih warna background yang diinginkan (atau agar lebih cepat pilih di pallete swatches/window – swatches) lalu klik pada foto.
  10. Gabung semua layer dengan cara mengklik di sudut atas pallete layers – flatten image. Lalu save atau pindahkan ke dokumen baru.

Tips Jitu Menyeleksi Rambut Saat Mengubah Background

Bukan hanya rambut, dengan cara ini Anda bahkan bisa menyeleksi seluruh tampilan bulu-bulu menganggu di tubuh dengan sangat mudah.

Untuk memulai, buka foto yang akan diedit dan buat duplikat layer (tekan Ctrl + J). Berikutnya klik menu filter lalu extract. Setelah itu, Anda akan menemukan brush. Untuk memperkecil atau memperbesar ukuran brush sesuai detail ukuran rambut yang akan diseleksi, Anda bisa menekan tanda [ atau ]. Selanjutnya sapukan pada bagian rambut yang diinginkan.

Jika sudah, beri centang pada Force Foreground. Tekan I pada keyboard atau klik eyedroopper tool, lalu ambil sampel warna yang sesuai dengan mengklik bagian rambut. Klik OK bila sudah, hingga Anda melihat gambar jadi pada layer ‘background’. Selesai.

Panduan Membuat Efek Background

  • Efek Background Transparan

Efek transparan atau tembus pandang akan memperjelas latar belakang foto. Anda bisa memainkan efeknya dengan mengombinasikan dua foto berbeda menjadi satu frame yang sama. Jika Anda penasaran dengan langkah-langkahnya, mari simak pembahasannya.

  1. Buka program Adobe Photoshop.
  2. Lalu pilih dan buka file foto dengan background yang akan Anda edit.
  3. Berikutnya pilih tool untuk menseleksi foto. Agar lebih mudah, silakan buka lasso tool untuk menerapkan teknik masking agar background berubah transparan.
  4. Buat layer baru dengan cara klik create a new layer lalu tempatkan posisi di atas layer background.
  5. Masih pada layer baru, ubah posisi seleksi masking dengan membuat salinan foto (layer satu). Caranya, klik layer background pertama yang akan diubah, lalu salin dan tempel foto (agar lebih cepat, cukup gunakan instruksi biasa copy paste lewat keyboard), kemudian tempatkan pada layer satu.
  6. Selanjutnya Anda hanya perlu menghapus layer background dan menyisakan layar satu, yakni background dengan efek transparan. Selesai.
  • Efek Background Hujan Salju
  1. Buka program Adobe Photoshop.
  2. Pilih foto atau gambar yang akan diberi efek hujan salju atau download saja di Google.
  3. Buat layer baru lalu berikan warna hitam dengan menggunakan tools paint bucket.
  4. Lalu beri efek garis-garis di Photoshop dengan menggunakan filter > graphic pen, cara tersebut akan memberikan arsiran seperti air hujan.
  5. Selanjutnya beri efek bias gradasi dengan menggunakan filter Photoshop gaussian blur agar lebih natural.
  6. Ubah mode layer menjadi mode screen untuk dapat di jadikan efek hujan salju.
  7. Delete gambar atau foto pada bagian tertentu supaya terlihat efek hujan salju, gunakan tools brush untuk menghapus salju supaya dapat menghasilkan editan foto menjadi lebih nyata.

Cara Mudah Menghilangkan Background Awan

Di dalam dunia editing foto, selain menambah background juga ada trik menghapus unsur yang memiliki fungsi berbeda dalam suatu foto. Salah satunya dengan cara menghilangkan background awan.

  1. Buka Adobe Photoshop.
  2. Buka file pemAndangan yang akan dihilangkan background awannya.
  3. Klik kanan pada layer lalu pilih blending option. Pada bagian blending option default lalu ubah menjadi blend if dari gray menjadi blue. Hal tersebut berfungsi untuk meraba warna langit dan awan yang terkesan berwarna biru.
  4. Lalu tarik “this layer” yang berwarna biru sambil melihat pada gambar Anda, apakah semua bagian langit dan awan telah hilang. Jika sudah, hentikan terikannya lalu klik OK.

Rekomendasi Aplikasi Mengubah Background di Android

Selain di PC, mengganti background juga dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Berikut rekomendasinya.

1. StickIt! – Photo Sticker Maker

Aplikasi ini dapat memotong dan mengganti background foto dengan cepat, selain itu kita juga bisa menambahkan efek-efek keren pada foto.

2. TouchRetouch

Aplikasi ini dapat menghilangkan orang atau benda pada sebuah foto tanpa terlihat editan, atau nampak seperti real.

3. Background Eraser

Aplikasi ini dapat menghapus atau memotong background foto dengan mudah dan cepat, selain itu kita juga bisa menggunakan fitur spidol biru & merah untuk menghapus background.

4. A Thumb Cut (Image Mix)

Aplikasi ini memiliki fitur seperti pada Photoshop, fitur itu berupa magnetic lasso tool.

5. PicsArt

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang paling populer dikalangan pengguna android, karena dianggap sangat mudah dalam menggunakan fitur-fitur yang terdapat didalamnnya.

6. PhotoLayers – Superimpose

Aplikasi ini hampir sama dengan Background Eraser, menghapus atau mengganti background foto dengan aplikasi ini sangat cepat dan mudah.

7. Cut Paste Photos

Aplikasi terakhir ini dapat menempel dan memotong pada background lain.

Baca artikel yang lain mengenai Kamera Olympus OMD EM1

Cara Merubah Warna di Photoshop

Cara Merubah Warna di Photoshop untuk Pemula

Warna berpengaruh penting dalam komponen foto secara menyeluruh. warna primer seperti merah, biru dan kuning misalnya, ketiganya punya efek dominasi yang masing-masing mencirikan makna tersendiri. Jika merah menggambarkan ketegasan, biru akan memperlihatkan ketenangan. Sementara kuning, identing dengan keceriaan dan kehangatan.

Begitu pula warna-warna sekunder yang didapat dari campuran warna primer. Misal, warna kuning dan biru akan menghasilkan warna hijau. Warna yang dominan di alam ini lekat dengan makna-makna menyejukkan hati seperti kesuburan, kesegaran, hingga kelimpahan. Namun di sisi lain, warna hijau juga identik dengan perasaan iri.

Itulah mengapa, penyajian warna yang tepat dalam sebuah foto juga sama pentingnya dengan kehadiran warna itu sendiri.

Suatu warna bisa berubah karena ada efek cahaya yang berbeda. Bahkan pengaturan white balance pada kamera juga berpengaruh pada hasil foto akhir. Meski gagal, sebetulnya Anda tak perlu khawatir. teknik editing yang baik akan  bisa mengatasinya.

Untuk itu, seorang editor perlu memahami bagaimana pilihan warna bisa memberi kesan yang kuat, dinamis, dan seimbang. Jika warna yang disajikan dominan, maka buatah kesan yang kontras. Begitu pula jika warnanya kontras atau tampak terang, maka perlu diberi efek penenang.

Mengingat betapa pentingnya warna dalam foto, berikut beberapa teknik pewarnaan yang perlu Anda kuasai dan segera praktikan untuk mendapat hasil edit foto terbaik.

Mengoptimalkan Warna Foto dengan Teknik Blending Mode Photoshop

Blending mode merupakan fasilitas Photoshop yang berfungsi mengatur interaksi antara layer satu dengan beberap layer di bawahnya. Langkah ini terbilang paling sederhana untuk menghasilkan foto dengan warna yang jauh lebih baik dari sebelumnya, meski Anda harus membuat duplikat layer terlebih dulu. Blending mode terletak pada panel layer tepat di sebelah opacity.  Pada menu blending mode terdapat beberapa pilihan style seperti screen, overlay, vivid light, hard light, soft light, dan lain-lain. Beda nama, beda pula interaksi yang dihasilkan tiap layer. Berikut tiga cara yang dapat dilakukan.

1. Hard Light

Sebelum mengedit, pertama kita buka adobe Photoshop. Lalu masukkan foto kedalam aplikasi Photoshop. Setelah itu buat duplikat layer dengan memilih menu layer > duplicate layer atau dengan menggunakan keyboard klik CTRL + J. Selanjutnya ubah warna layer menjadi hitam putih yaitu dengan cara memilih menu image > adjustments > desaturate atau dengan menggunakan keyboard klik CTRL + Shift + U. Jika layer 1 sudah berubah menjadi hitam putih, maka selanjutnya ubah blending mode pada layer menjadi hard light. Lalu klik enter, maka warna yang akan kita dapatkan menjadi lebih pekat dari sebelumnya.

2. Screen

Fungsi screen ini dapat mencerahkan warna pada gambar atau meningkatkan kontras gambar. Seperti cara sebelumnya, kita duplikatkan terlebih dahulu layer seperti cara diatas. Ubah saja blending modenya menjadi screen, maka tampilan foto yang dihasilkan akan menjadi lebih cerah.

3. Overlay

Overlay ini digunakan oleh kebanyakan editor untuk mempertajam warna pada foto daripada sebelumnya. Sama seperti kedua teknik diatas, kita duplikatkan terlebih dahulu layer menggunakan cara diatas. Ubah blending mode menjadi overlay, lalu ubah opacitynya menjadi 50%. Jika sudah, kita akan menghasilkan warna yang lebih tajam dibandingkan foto yang sebelumnya.

Memanipulasi Warna Depan dan Latar Belakang Melalui Photoshop

Terdapat dua teknik pewarnaan pada Photoshop, yaitu pewarnaan pada bagian depan (foreground) dan pewarnaan pada bagian dalam (background). Warna pada sebuah gambar dapat dimanipulasi menggunakan tool gradient dan paint bucket. Gradient berfungsi menghasilkan warna gradasi pada sebuah gambar, sedangkan paint bucket digunakan untuk memberi warna pada sebuah gambar.

  1. Mulai dengan membuka program Adobe Photoshop, lalu buat dokumen baru dengan mengklik File > New atau menggunakan keyboard dengan menekan Ctrl + N.
  2. Jika dokumen baru telah berhasil dibuat dengan background berwarna putih atau dengan warna lain yang anda inginkan.
  3. Pada toolbox kotak foreground kita warnai dengan menggunakan warna hitam sedangkan backgroundnya berwarna putih. Jika kita tidak sengaja mengubah warnanya menjadi warna yang lain maka tekan saja huruf D pada keyboard. Jika ingin menggunakan foreground dengan warna lain kita dapat mengklik kotak berwarna hitan dan akan muncul kotak dialog yang berisi pilihan warna yang kita inginkan.
  4. Pada kotak colour picker kita dapat memilih warna yang kita inginkan untuk mengganti warna default pada foreground. Lalu klik edit > fill. Akan muncul kotak dialog fill, lalu pilihlah warna foreground > OK.
  5. Untuk membuat gradasi pada foto maka kita tinggal klik gradient tool pada toolbar. Pada toolbar tersebut akan nampak gradasi warna dari warna yang kita pilih ke putih. Jika kita ingin mengganti gradasi warna maka cukup dengan double klik pada kotak warna gradasi yang ada pada toolbar.
  6. Untuk mengatur lebarnya maka tinggal klik bar ilustrasi warna gradasi yang dipilih lalu klik dua kali kotak petunjuk warna yang ingin diganti.
  7. Tarik garis gradasi pada lembar kerja anda.

Seleksi Warna Menggunakan Photoshop

Andai Anda ingin mengubah warna foto menjadi hitam putih, tetapi  tetap mempertahankan warna objek tertentu untuk menampilkan kesan artistik dan fokus,  gunakan perintah select > color range untuk menyeleksi warna.

Jika objek memiliki banyak perbedaan warna, cukup gunakan tools seleksi. Namun, bila objek memiliki warna yang solid, Anda dapat menggunakan select > color range, ditambah adjustment layer agar foto tidak rusak. Begini caranya:

1. Seleksi Warna yang Diinginkan

Klik menu select > color range maka akan muncul kotak dialog. Pilih sampled colors pada drop down, lalu geser slider fuzziness ke angka 80. Kemudian klik icon eye dropped tool dan tempatkan sesuai area foto yang akan diubah.

2. Seleksi Warna yang Lain

Jika seleksi foto jauh dari warna solid, cukup klik icon add to sample, lalu klik warna lain > OK.

3. Inversi Seleksi

Jika anda ingin mempertahankan warna objek tertentu dan membuat foto yang lain menjadi hitam putih, langsung saja klik select > inverse atau gunakan keyboard Shift + Ctrl + I. Ubah warna pada area yang diseleksi dengan klik icon saturation pallete adjustmen yang ada disebelah kanan atas layer pallete. Geser slider saturation ke angka -100, kemudian klik panah ke kanan untuk menutup saturation. Berikutnya, area yang diseleksi akan berubah hitam putih, kecuali objek dengan warna senada.

Seleksi Warna Menggunakan PhotoScape

Anda yang tidak mahir memanfaatkan Photoshop, bisa juga menyeleksi warna dengan aplikasi lebih mudah macam Photoscape. Caranya pun jauh lebih sederhana. Pertama, buka aplikasi lalu klik editor. Selanjutnya cari lokasi foto lewat menu browse. Pilih menu Filter lalu klik Region (out of focus). Setelah itu buat pengaturan dengan cara mengklik pada area yang ingin Anda jadikan pusat fokus. Anda bisa mulai mengotak-atik foto sesuai selera dengan memilih tab Radial, lalu klik menu Grayscale, kemudian atur Feather dan slider Size. Jika sudah, klik OK.

Baca artikel yang lain mengenai Spesifikasi Panasonic Lumix GH5

Apa Itu Digital Imaging

Kenali Apa Itu Digital Imaging Yuk!

Apa itu Digital Imaging?

Digital imaging atau pencitraan digital merupakan sebuah metode dalam proses editing gambar. Cara kerjanya dengan memindai (scan) file asli menjadi bentuk digital dalam satuan piksel. Tujuannya tentu saja, agar komputer lebih mudah memanipulasi gambar dan Anda lebih leluasa melakukan pengeditan.

Digital imaging sangat melekat dalam dunia fotografi sejak kelahiran kamera digital. Seorang editor, terlebih yang menggeluti seni desain grafis, perlu menguasai kemampuan ini.

Bukan hanya mempermudah orang memperbaiki kekurangan pada gambar, teknik ini juga cukup mudah untuk dikuasai. Dengan syarat, Anda didukung perangkat lunak pengolah grafis sesuai dengan kebutuhan.

Berikut beberapa jenis perangkat lunak yang perlu Anda miliki untuk menciptakan Digital imaging.

1. Aplikasi untuk Mengolah Tata Letak (Layout)

Anda bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk membuat brosur, pamflet, booklet, poster atau kebutuhan publikasi lainnya. Fungsinya mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari aplikasi lain macam Adobe Photoshop.

2. Aplikasi Pengolah Garis (Vektor)

Aplikasi yang bernama lain Illustrator Program ini berfungsi membuat gambar dalam bentuk garis titik putus-putus atau vektor, berupa garis atau kombinasi garis seperti garis lurus dan lengkung.

3. Aplikasi Pengolah Pixel (Gambar)

Aplikasi ini biasa dipakai untuk me-retouch gambar alias memanipulasi foto.Fiturnya sederhana, tapi banyak fungsi. Tak hanya mengedit secara biasa, tapi juga ke dalam bentuk vektor.

4. Aplikasi Pengolah Film atau Video

Aplikasi ini berfungsi mengolah film dalam beragam format, termasuk memberi title teks macam terjemahan atau lirik. Pun memberi efek khusus seperti suara ledakan.

5. Aplikasi Pengolah Multimedia

Seperti namanya, aplikasi satu ini akan mengolah multimedia untuk dikemas dalam CD atau DVD dalam rupa animasi dan sebagainya, agar pesan di dalamnya lebih menarik dan interaktif.

Serupa, tapi Tak Sama, Digital Image vs Foto

Meski kerap disamakan, digital image berbeda dari foto. Bagi kalangan awam, pasti sangat sulit membedakannya. Bahkan, fotografer andal pun kadang kesulitan menentukan perbedaan. Kecuali, Anda memang seorang profesional yang super jeli dan berpengalaman.

Istilah digital image mengacu pada gambar-gambar yang lahir dari perangkat digital seperi kamera digital, komputer, scanner, dan lainnya. Pun hanya dapat dilihat jika menggunakan perangkat digital. Lebih khusus lagi, digital image adalah gambar yang telah dipoles.

Tentu, ini berbeda dari konteks foto yang lebih murni, alias tanpa polesan. Bisa dibilang, apa yang paling membedakan keduanya adalah, jika sebuah foto mewakili kejadian sebenarnya yang dilihat oleh si pembuat foto tersebut, sebuah digital image berlaku sebaliknya.

Yakni tidak mewakili apa yang dilihat oleh si pencipta, dan cenderung merupakan tuangan dari ide yang telah ada di dalam pikirannya. Pun bukan kejadian sebenarnya.

Penerapan dalam Praktik

Setelah mengenal tentang digital imaging, mari melihat beberapa tutorial penerapannya dalam teknik editing. Sebelumnya siapkan terlebih dahulu bahan-bahan penunjang yang dapat meningkatkan hasil dari manipulasi foto anda seperti, model, background, dan brush.

Tutorial Digital Imaging, Memberi Efek Dramatis di Langit

Mengubah langit biasa dengan teknik digital imaging akan membuatnya terkesan lebih hidup. Anda bisa menampilkan kesan ceria, segar, muram, juga sendu.Untuk foto, agar tak gagal fokus, Anda bisa mengedit menggunakan foto dengan model orang atau pepohonan, asalkan berlatar belakang langit. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka aplikasi adobe photoshop di PC anda.
  2. Buka file model dan background yang telah diunduh.
  3. Lalu duplicated layer—beri nama “hutan”– dengan menekan tombol pada keyboard “Ctrl + J”.
  4. Lakukan langkah ke 3 pada layer model juga, lalu selanjutnya seleksi bagian mana yang akan dikombinasikan dengan layer hutan tersebut dengan menekan huruf W pada keyboard. Setelah menyeleksi bagian mana, selanjutnya klik delete pada keyboard kemudian klik ikon bergambar mata untuk melihat hasil. Hilangkan model seleksi atau yang bisa Anda lihat sebagai garis putus-putus dengan menekan Ctrl + D pada keyboard. Drag atau pidahkan layer yang telah diseleksi tadi ke layer hutan, dan lihat hasilnya.
  5. Kemudian atur brightness dan contrasnya pada layer model (layer 2). Hal ini digunakan untuk menyesuaikan foto dengan warna background (layer hutan) dan layer model. Beri nilai -74 dan -50, atau sesuaikan saja jika anda menggunakan foto pun bahan yang lain.
  6. Buat layer baru Ctrl + N pada keyboard. Beri nama “bulan” agar mudah diingat. Selanjutnya kita akan membuat bulan menggunakan brush. Pilih brush atau tekan B pada keyboard, pilih brush bulan yang telah diunduh.
  7. Pastikan layer bulan Anda pilih, dan letakkan bulan pada posisi yang sesuai dengan keinginan Anda.
  8. Lakukan ulang langkah ke 6 tadi dan beri nama “burung”.
  9. Terakhir, kombinasikan ulang warna dan tulisan sesuai dengan keinginan Anda. Selesai.

Tutorial Digital Imaging, Levitasi

Foto melayang atau istilah populernya Levitasi, merupakan kebalikan gravitasi yang mengacu pada foto-foto objek hasil sentuhan digital imaging. Foto dengan efek levitasi mulai populer sejak beberapa tahun silam, meski istilahnya sendiri sudah dikenal sejak nyaris seabad lalu.

Untuk menciptakan editan levitasi berkualitas, misalnya model yang benar-benar melayang dengan akurasi tinggi, Anda perlu mengombinasikan dengan fotografi yang menunjang. Sebab levitasi sebetulnya bisa diciptakan lewat trik memadukan beberapa jenis foto. Ada yang memadukan 2, atau 3 foto. Agar lebih jelas, berikut langkah-langkah lengkap, mencakup levitasi dan beberapa efek lainnya.

  1. Sebelum mengedit, ambil foto dengan sedikit trik. Anda bisa melempar pelan jika berupa benda, dan melompat atau memakai penopang seperti kursi jika menggunakan model orang. Jangan lupa gunakan tripod.
  2. Siapkan juga gambar background kosongnya.
  3. Kemudian persiapkan dua foto yang tadi sudah Anda ambil, yaitu model dan background.
  4. Selanjutnya seleksi dan buang background pada gambar model.
  5. untuk hasil yang lebih akurat, dianjurkan menggunakan Seleksi dengan Pen Tool. Caranya dengan klik dua kali pada background. Lalu ganti dengan layer baru agar gambar bisa diedit.
  6. Klik Pen Tool , pilih mode Paths. Lalu pilih pen pada object.
  7. Bila sudah selesai, segera klik kanan dan pilih Make Selection .Isi Feather Radius dengan 1 , kemudian klik OK.
  8. Selanjutnya tekan Inverse.
  9. Kemudian tekan tombol DEL pada Keyboard guna menghapus background.
  10. Gunakan Background kosong yang tadi sudah disiapkan, atau pilih background lain yang Anda inginkan. Cukup dengan klik move tool , lalu pindahkan atau drag gambar yang tadi sudah diseleksi ke background kosong.
  11. Jika pada gambar model masih ada penopang yang terlihat atau apapun yang Anda anggap tidak wajar, gunakan gambar lain dari model yang sama dengan pose berbeda. Tentunya yang bebas dari penopang atau berdiri sendiri. Cara ini bisa memecahkan masalah.
  12. Anda hanya perlu menyeleksi kembali gambar model menggunakan Pen Tool (Mode: Paths).
  13. Pastikan gambar diperbesar dengan zoom agar pengeditan lebih jelas dan akurat.
  14. Berikutnya sama dengan proses seleksi sebelumnya, yaitu klik kanan dan pilih Make Selection .Isi Feather Radius dengan 1 , kemudian klik OK.
  15. Setelah itu, gunakan Move tool untuk memindahkan bagian gambar model baru ke gambar model dengan penopang atau gangguan.
  16. Gunakan teknik masking.
  17. Jika warna kulit di gambar tampak tidak sama atau kurang seimbang, Anda bisa meratakan tingkat kecerahannya dengan mengunakan level. Yakni cukup dengan menekan Ctrl + L.
  18. Kemudian Merge layer model yang Ada agar hasilnya tampak serasi.
  19. Jika warna model dan background tidak senada, Anda bisa menyersikannya dengan klik image, adjustment lalu atur curve.
  20. Berikutnya beri sentuhan akhir agar gambar terlihat rapi. Misalnya menggunakan Warp dengan Klik  Edit > Transform > Warp. Kemudian gunakan Smudge Tool pada rambut untuk kesan natural.

Baca artikel yang lain mengenai Spesifikasi Panasonic Lumix GH5

Belajar Edit Foto

Belajar Edit Foto dan Mengenal Aturan Dasarnya

Tak jarang seorang pemula yang mulai hobi mengedit foto, hingga seseorang yang berprofesi sebagai editor fotografi sekalipun, kerap bertanya bagaimana cara mengedit foto dengan hasil terbaik. Tentu, kebanyakan orang akan menjawab bahwa itu tergantung jam terbang, skill, dan pengetahuannya soal teknik editing. Benarkah seperti itu?

Mengenal Aturan Baku Teknik Komposisi dalam Edit Foto

Tak pernah ada aturan baku untuk menciptakan karya terbaik, begitu pula dalam dunia fotografi. Fleksibel adalah kunci menciptakan karya berkarakter dan spontan. Sebagai panduan, mari mengenali dulu aturan dasar komposisi fotografi untuk menciptakan foto yang pas.

1. Isi Frame

Kesalahan yang kerap terjadi kala mengatur komposisi adalah mengatur isi frame. Komposisi haruslah membiarkan frame terisi penuh, dan sebaiknya tanpa meninggalkan ruang kosong. Ruang kosong membuat subjek tampak kecil, dan tak enak dipandang. Tak jarang juga fokus penglihatan dibuat bngung. Agar tak terjadi, Anda bisa mendekati subjek sembari mengisi penuh frame atau menyiasatinya dengan zoom in.

2. Jangan Tutup Seluruh Frame

Sisakan ruang kosong pada frame agar gambar edit yang dihasilkan terkesan lebih natural dan komposisinya pun seimbang. Buat buram sekitarnya agar foto terkesan diambil menggunakan Shutter Speed lambat.

3. Perspektif Sederhana

Apapun yang dimulai dari dasar pasti menghasilkan sesuatu yang besar. Itulah mengapa imajinasi seorang anak akan berbeda dari imajinasi liar orang dewasa. Imajinasi, yang diaplikasikan dalam kamera butuh sentuhan khusus berupa teknik. Bila sulit, Anda bisa mencoba mencari titik fokus untuk menyiasati. Ini juga berlaku pada teknik editing. Misal, ubah focal range atau sudut pandang, sehingga muncul titik fokus yang menonjol. Anda juga bisa memburamkan satu titik atau mempertajam daerah lain untuk menonjolkan subjek atau objek pelengkap yang diinginkan. Berikutnya, pola, siluet, dan tekstur akan sangat berpengaruh dalam mengatur kesederhanaan komposisi.

4. Rasio Perbesaran

Saat memotret, orang memegang kamera dengan dua cara, vertikal dan horizontal. Bila mengedit, posisi seperti ini bisa Anda dapat dengan melakukan perbesaran gambar. Anda bisa membuat komposisi ulang dengan cropping. Misalnya, jika menggunakan fitur crop pada adobe photoshop, Anda bisa mengaplikasikan rasio 16×9 untuk menghasilkan widescreen, atau bereksperimen dengan 4×3, 5×7, dan sebagainya untuk menemukan komposisi yang tepat.

5. Hindari fokus di Tengah

Pada foto amatir yang hanya menempatkan fokus di bagian tengah frame sehingga gambar tampak membosankan, bisa Anda siasati menggunakan rule of third. Ini sebetulnya kunci sederhana yakni dengan membagi fokus menjadi 9 bagian sama besar. Biasanya Anda bisa menggunakan bantuan ruler saat mengedit. Dari sembilan bagian berupa kotak-kotak tadi, Anda bisa menempatkan fokus utama pada salah satu titik. Misal, jika Anda menempatkan fokus di kanan, gunakan cahaya, suatu benda, atau warna yang mencolok di sebelah kiri untuk menyeimbangkan komposisi.

6. Manfaatkan Garis Bantu

Garis bantu atau Leading Lines akan membantu mengarahkan pandangan mata kepada subjek utama, membangun perspektif, menegaskan kesan 3D dan memandu mata untuk fokus pada gambar yang paling menonjol. Anda dapat menggunakan garis melengkung atau lurus seperti jalan, aliran air, pagar, dan banyak lagi yang sesuai. Kemudian padukan dengan rule of third.

7. Gunakan Garis Diagonal

Garis diagonal digunakan untuk menambah kesan dan variasi yang “dramatis”. Bentuknya bisa apa saja asalkan diagonal. Memiringkan frame juga akan mengubah subjek tampak diagonal, dipadu padan dengan memutar tampilan frame beberapa derajat, tentu hasilnya jauh lebih dramatis.

8. Sesuaikan Background

Background yang kurang pas bisa membuat editan Anda kurang sedap dipandang. Anda bisa mengaturnya tergantung keinginan, sekaligus kesesuaian dengan foto. Misal, efek bokeh di satu sisi bisa kelihatan bagus, tapi untuk foto tertentu justru tampak terlalu berlebihan. Untuk itu, Anda perlu mengatur kebutuhan latar belakang sesuai subjek yang dibidik.

9. Kreasikan Warna

Dalam pengeditan, teknik pewarnaan hampir lebih penting dibanding teknik lainnya untuk menciptakan komposisi yang baik. Warna primer yang tajam misalnya, bisa menarik perhatian yang melihat terutama jika dipadukan dengan warna complementer. Andai warna primer tidak ditemukan, Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan efek monochrome yang senada untuk meningkatkan kesan lebih mewah pada objek sederhana, atau menambahkan kontras.

Mematahkan Aturan

Sebagaimana tiap manusia yang berbeda dan memiliki karakternya masing-masing, editan yang baik pun bisa tercipta jika ada karakter yang kuat. Tanpa sembilan aturan baku di atas, Anda bahkan bisa menciptakan foto editan tak kalah menarik.

Misal, Anda bisa melanggar aturan baku dengan menempatkan foto tepat di tengah, mengambil perspektif agak tinggi atau rendah, dan memberi efek foto di berbagai sisi. Asalkan tata letaknya tepat.

Bahkan, dalam teknik fotografi juga dikenal yang disebut negative space. Yakni ruang kosong yang memang sengaja dibuat untuk menghadirkan kesan luas dan tenang, di mana subjek yang diambil hanya berada pada satu area kecil. Jadi, tak terbatas bahwa foto haruslah memenuhi frame.

Untuk melakukan ini, Anda bisa mengedit foto dengan mengompres gambar menjadi lebih kecil. Lalu menciptakan layer baru yang bisa Anda edit sedemikian rupa.

Bahkan, besar kecilnya rasio pun bisa Anda sesuaikan. Yang jelas, bagaimana cara agar foto itu terlihat pas dan enak dipandang adalah yang terpenting.

Kiat Agar Lihai Memberi Komposisi Tepat dalam Editan

Pada dasarnya, untuk memberi hasil editan terbaik, seorang editor foto dituntut dapat mengaplikasikan fotografi dan beragam tekniknya. Meski begitu, ada yang sebetulnya jauh lebih penting, yaitu selera. Dalam hal fotografi itu soal apa yang dilihat “bagus” oleh seorang pengedit foto, dan bagaimana ia menyusun komposisi foto. Kabar baiknya, ternyata ‘seni melihat’ itu bisa diasah. Berikut langkahnya.

  1. Mulai mengedit dari objek yang sederhana seperti lingkaran, kotak, atau garis. Misal, jika Anda memilih garis, pada sebuah foto marka jalan gedung bertingkat, atau kabel listrik, coba buat garis-garis itu lebih menonjol. Misalnya dengan menambahkan efek di sekitar atau mempertajam garis.
  2.  Selanjutnya, kembangkan teknik editing pada jenis garis yang lebih tersembunyi. Misal, bagaimana Anda bisa memunculkan kesan kuat pada garis tengah di daun pisang, atau pinggiran tumpukan kayu. Kunci untuk ini adalah memainkan pewarnaan seperti kontras dan kecerahan warna.
  3. Beranjaklah ke objek abstrak. Buat pantulan dengan memanfaatkan teknik pencahayaan atau memberi efek flare, buat gerakan lambat atau cepat dengan bantuan bluring, hingga memainkan pewarnaan pada awan, pohon, juga warna langit.
  4. Lakukan setiap hari agar Anda terbiasa, lalu beralih pada pengeditan kombinasi.

Dengan demikian, seni melihat dan selera Anda untuk menciptakan hail edit foto terbaik bisa terlaksana. Ditambah memahami komposisi dengan baik, tentu mengedit foto bukan lagi hal yang sulit.

Baca artikel yang lain mengenai Spesifikasi Panasonic Lumix GH5

Teknik Cropping Photoshop

Teknik Cropping di Photoshop yang Mudah

Ada banyak aplikasi yang tersedia untuk memotong foto atau gambar menggunakan teknik editing yang disebut crop. Dari seluruhnya, bisa dibilang Adobe Photoshop merupakan salah satu yang terlengkap. Pun tergolong mudah bagi editor foto Andal alias profesional, meski penyajiannya sendiri boleh jadi terbilang rumit bagi pemula.

Teknik pemotongan di Photoshop tak semudah kelihatannya. Untuk dapat mempergunakan fitur, Anda perlu rajin berlatih agar terbiasa. Coba bayangkan, jika fitur crop pada aplikasi lain cuma menggunakan satu bentuk kotak alias memotong sisinya saja, Photoshop membuat Anda lebih leluasa bergerak menciptakan hasil potongan sesuai keinginan dengan pilihan tolls yang beragam.

Meski bukan tergolong mudah, ini bisa dipelajari. Mau tahu bagaimana caranya? Berikut panduannya.

Cara Crop Kotak, Elips, atau Lingkaran Menggunakan Aplikasi Photoshop

Untuk menggunakan tools crop jenis ini harus disesuaikan dengan tools yang dibutuhkan. MIsalnya, untuk kotak bisa menggunakan ‘Rectangular Marquee’’, dan untuk oval bisa menggunakan ‘Eliptical Marquee’. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk mencoba teknik crop lingkaran.

  1. Buka file foto atau gambar yang ingin Anda crop.
  2. Pilih salah satu tools yang akan digunakan.
  3. Arahkan tools pada bagian yang akan dipotong.
  4. Klik kanan pada foto atau gambar yang akan di seleksi, kemudian pilih pada tools “layer via cut”. Cara ini berlaku juga untuk menggunakan crop elips atau oval dan kotak. Sementara untuk menggunakan crop elips atau oval maka kita harus menyesuaikan dulu (transform selection). Caranya yaitu dengan klik kanan pada seleksi melingkar, lalu pilih pada “Transform Selection”.
  5. Tarik garis kotak yang muncul pada program Adobe Photoshop Anda, lalu sesuaikan dengan ukuran yang diinginkan. Maka seleksi tools akan berbentuk elips atau oval.
  6. Untuk crop dengan bentuk kotak, kita bisa memilih fitur yang pertama di atas atau pun menggunakan fitur tools crop. Perbedaan dari tools crop dan tools seleksi yaitu pada hasil akhirnya, di mana tools crop tidak menyisakan sisi-sisi yang tidak terseleksi dan sisi yang  tidak di seleksi akan dibuang.

Cara Crop Segitiga dan Crop Bebas Menggunakan Photoshop

Jika Anda menginginkan crop dengan gaya bebas, maka Anda bisa menggunakan tools seleksi yang bervariasi. Anda bisa memanfaatkan tools Lasso atau memakai magic tools. Lalu tinggal sesuaikan dengan yang Anda inginkan. Seperti panduan sebelumnya, tetap gunakan “layer via cut” untuk langkah paling akhir. Berikut ini catatan untuk menggunakan crop bebas:

  1. Gunakan polygonal lasso tools. Buat pola segitiga yang ingin di crop.
  2. Klik kanan,  lalu tekan mode ‘visible’ terlebih dahulu pada layer di bawah “layer via cut”, dan klik “layer via cut”.

Cara Crop Font di dalam Photoshop

Pemotongan font atau tulisan ini biasa digunakan para desainer grafis. Misalnya untuk mengedit logo, layout foto lengkap dengan tulisan, poster, dan sebagainya. Meski begitu, tak tertutup kemungkinan juga Anda yang menggunakan banyak sekali variasi font ingin mencoba sendiri melakukan teknik cropping untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Untuk pemotongan, fitur yang bisa dipakai dalam Photoshop disebut crop font. Meski namanya tampak mengkhususkan diri pada crop, nyatanya Anda bisa juga membuat variasi jenis font. Misal, jika font dalam gambar sangat banyak, atau font pada logo yang akan Anda variasikan menggunakan embel-embel lain yang super padat, alias dibuat artistik menutupi font Anda, maka metode berikut bisa dicoba.

  1. Pilih layer yang ada pada font jika Anda ingin mengcrop sebagian font tersebut, lalu klik pada layer.
  2. Buat layer menggunakan klik kanan lalu pilih rasterize type. Rasterize type merupakan fitur yang dapat mengkonvert font menjadi bentuk gambar, agar lebih mudah diedit.

Mengubah Ukuran Hasil Cropping

Memperbesar atau memperkecil ukuran hasil foto yang sudah dicropping juga bisa dilakukan dengan mudah. Caranya sebagai berikut:

  1. Klik shortcut Ctrl + T.
  2. Lalu tarik ukuran foto atau gambar sesuai dengan yang diinginkan, baik itu memperkecil ukuran foto atau gambar ataupun memperbesarnya.

Cara Crop Bagian Tubuh Tertentu

Memotong bagian tubuh tertentu seperti rambut ataupun wajah, bisa Anda lakukan menggunakan metode yang serupa dengan cara crop bebas. Tools yang biasa digunakan adalah magic wand tools (W) atau lasso tools.

Magic wand tools akan sangat baik jika diterapkan pada gambar dengan resolusi tinggi. Sebab jika ukurannya kecil, hasilnya jadi kurang maksimal. Foto dengan resolusi kecil lebih cocok diedit menggunakan lasso tool, polygonal tools, juga magnetic. Di bawah ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan teknik crop bagian tubuh:

  1. Seleksi bagian tubuh (rambut) yang ingin di crop dengan menggunakan tools pada crop bebas.
  2. Lalu cut layer yang terseleksi, klik kanan lalu pilih “layer via cut”.

Langkah meng-crop bagian wajah juga sama dengan memotong bagian tubuh. Hanya saja, Anda harus menyeleksi dengan rapi sehingga begitu dicrop hasilnya tidak berantakan. Berikut langkah-langkah dalam mengcrop bagian tubuh.

  1. Seleksi bagian tubuh (wajah) yang ingin di crop.
  2. Gunakan tools seleksi yang dirasa cukup mudah dan cocok.
  3. Klik kanan dan pilih “layer via cut”.

Setting Hasil Crop Supaya Lebih Rapi pada Photoshop

Tak jarang foto-foto atau gambar berkualitas rendah akan menghasilkan editan dengan sisi yang tidak rata, sehingga tampak kurang sedap dipandang mata. Bila terjadi, Anda hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian agar hasil crop foto editan bisa terlihat lebih rapi. Cara yaitu dengan memanfaatkan tools seleksi.

Penyesuaian ini dapat diatur pada menu Refine Edge. Refine Edge akan memudahkan Anda untuk menentukan seberapa rapi sisi crop. Misalnya, apakah Anda menginginkan kualitas sharp, smooth, ataupun feather. Nantinya ini dibutuhkan untuk seleksi tools.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda hanya perlu mengatur beberapa setting di bagian smooth dan contrast. Biasanya hasil perubahan pada tingkat ketajaman foto bisa langsung dilihat di preview pada bagian panel. Selesai melakukan pengaturan, Anda bisa melanjutkan seleksi gambar untuk percobaan. Refine edge juga dapat digunakan untuk mengambil pola gambar beresolusi kecil yang memiliki kualitas rendah sebagai bahan untuk memodifikasi gambar.

Cara Crop Foto atau Gambar Lain di Dalam Satu Layer

Untuk melakukan crop foto yang sifatnya sederhana, Anda bisa langsung menggunakan shortcut C guna mengaktifkan tools crop. Crop ini mirip-mirip fitur crop pada Microsoft office picture manager. Secara otomatis, bagian yang tidak terseleksi di gambar akan dihapus atau dibuang langsung sehingga tidak ada sisi layer kosong, seperti pada beberapa contoh crop yang menggunakan tools seleksi. Tools crop praktis ini dapat dilihat pada sisi kiri aplikasi Adobe Photoshop Anda.

Baca artikel yang lain mengenai DSLR untuk Pemula

Memutihkan Wajah dengan Photoshop

Cara Mudah Memutihkan Wajah dengan Photoshop

Wajah putih belum tentu menjadi impian semua orang. Akan tetapi khusus soal hasil foto, rasanya nyaris semua orang terutama kaum hawa tidak ingin wajahnya terlihat gelap apalagi kusam.

Ada banyak penyebab mengapa wajah di dalam foto bisa tampak tidak cerah. Misalnya sebab pencahayaan yang kurang ketika wajah tertangkap kamera. Pun bayangan yang menutupi, atau kesalahan teknis lainnya yang disebabkan oleh kamera dan ketidaktelitian fotografer. Alhasil, untuk memperbaiki jalur edit pun ditempuh.

Bagi seorang editor foto pun demikian. Menjadi hal wajib bagi mereka untuk selalu mengedit kecerahan warna pada wajah, yang akhirnya juga menyoal memutihkan wajah. Tentunya dengan batas wajar, sebagaimana permintaan klien agar hasil fotonya tampak memikat dan sedap dipandang.

Anda yang pemula juga bisa mencoba langsung. Salah satunya menggunakan aplikasi foto editor yang mudah digunakan seperti Adobe Photoshop. Dalam Adobe, Anda bisa mencoba beberapa cara. Penasaran bagaimana tutorialnya? Berikut beberapa teknik beserta langkah langkah paling mudah yang dapat Anda ikuti untuk memutihkan atau mencerahkan wajah dengan menggunakan aplikasi Adobe Photoshop:

Menghaluskan Kulit dengan Menggunakan Teknik Masking

Terlebih dahulu Anda perlu menghaluskan kulit sebelum memutihkan wajah agar hasil editan lebih seimbang dan terlihat lebih indah. Teknik ini diperlukan supaya tidak terjadi berat sebelah. Selain wajah yang putih, kulit wajah pun perlu diimbangi dengan terlihat halus.

  • Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu buka foto yang akan diedit. Setelah itu, duplikatkan layer dengan menekan tombol Ctrl + J pada keyboard.
  • Klik menu Filter > Blur > Geussian Blur lalu kita atur parameternya, sesuaikan dengan kondisi foto Anda. Jika sudah selesai kemudian klik OK.
  • Gunakan teknik masking. Teknik ini berguna untuk menghapus bagian blur yang terdapat pada bagian mata, bibir, dan rambut agar kelembutannya terlihat lebih alami. Anda juga dapat menggunakan Eraser Tool untuk menghapus bagian yang blur di tubuh. Namun, biasanya hasilnya kurang memuaskan.
  • Untuk itu gunakan alternatif lain, caranya yaitu dengan mengklik ikon Add Layer Mask lalu akan muncul kotak berwarna putih pada layer. Pastikan foreground atau latar depan berwarna hitam karena masking memiliki dua unsur yaitu hitam dan putih. Hitam berfungsi untuk menghapus, sedangkan warna putih untuk mengembalikan penghapusan. Lalu klik Brush Tool.
  • Usapkan pada bagian objek yang akan kita hilangkan blurnya. Jika kita terlalu kebablasan menghapus blur, dapat kita kembalikan dengan mengganti warna Foreground menjadi warna putih.

Menghaluskan Kulit dengan Menggunakan Erase Tool

Jika Anda ingin menggunakan erase tool, ada baiknya sejak awal. Meski cara ini kurang efektif karena Anda perlu sedikit bersusah payah, hasilnya bisa sama baik dengan cara sebelumnya. Dengan syarat Anda mau bersabar dan cukup jeli mengecek perbandingan dan perubahan tingkat kehalusan lewat layer sebelumnya. Simak langkah-langkah yang dapat Anda ikuti di bawah ini:

  • Buka foto yang akan Anda haluskan wajahnya dengan cara klik file > open atau dengan menggunakan keyboard caranya klik Ctrl + O. Anda tinggal mencari foto yang wajahnya ingin dihaluskan, jika sudah ada klik Open.
  • Duplikatkan foto dengan mengklik Ctrl + J pada keyboard.
  • Kemudian klik Edit in Quick Mask Mode pada toolbox lalu pilih Erase Tool, pastikan juga Foreground Colornya berwarna putih.
  • Seleksi wajah yang ingin Anda haluskan dengan menggunakan Erase Tool.
  • Berikutnya, setelah seleksi berhasil dibuat, klik kembali Edit in Standar Mode. Setelah itu tekan Ctrl + Shift + I untuk menyeleksi.
  • Selanjutnya pada menu bar klik Filter > Blur > Gaussian Blur
  • Beri angka radius = 3,8, atau dapat anda sesuaikan sendiri nilai radiusnya sesuai dengan kebutuhan tingkat kehalusan foto yang anda inginkan.
  • Jika sudah, kemudian tekan Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi pada gambar

Nah, sekarang proses penghalusan sudah selesai. Wajah di dalam foto yang Anda edit sudah lebih halus. Selanjutnya Anda tinggal memutihkan wajah dengan langkah berikutnya. Berikut sejumlah teknik yang bisa Anda coba dan terapkan langsung.

Memutihkan Kulit dengan Menggunakan Level

Cara satu ini sebetulnya sangat dasar, tapi wajib dikuasai dan cukup ampuh mengubah tingkat kecerahan plus memutihkan wajah dalam foto yang akan Anda edit. Sebagai catatan, pengaturan level sebaiknya dilakukan di bagian paling awal pengeditan. Ini juga berfungsi mengatur tingkat kecerahan yang kurang atau berlebihan, pun tampak tidak imbang pada setiap foto yang akan Anda edit. Berikut langkahnya.

  • Jadikan satu layer terlebih dahulu dengan cara menekan Ctrl pada keyboard, lalu klik semua layer yang ada, selanjutnya klik kanan dan pilih menu Marge Layers.
  • Klik menu Images > Adjustments > Levels, atur parameternya sesuai dengan kondisi foto yang anda pilih atau sesuaikan dengan keinginan anda. Selesai sudah memutihkan wajah dengan menggunakan levels.

Memutihkan Kulit dengan Menggunakan Curves

Langkah mengubah warna kulit dengan Curves ini bisa Anda manfaatkan seandainya menggunakan Level kurang cocok diterapkan pada foto. Selain itu, cara ini memang lebih mudah ketimbang mempergunakan Level. Anda hanya perlu mengklik menu Images, lalu pilih Adjustments, dan menu Curves. Kemudian atur parameternya sesuai dengan kondisi foto atau sesuaikan saja dengan keinginan Anda. Selesai. Cukup sederhana dan tidak repot bukan?

Memutihkan Kulit dengan Menggunakan Color Balance

Teknik color balance memungkinkan Anda mengatur warna langsung dari warna asli pada foto. Cara mempergunakannya pun cukup mudah dan bisa segera Anda coba dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Buka menu Image > Adjustments > Color Balance, lalu atur parameternya sesuai dengan kondisi foto yang anda miliki atau sesuaikan dengan keinginan anda. Setelah itu foto Anda terlihat lebih putih dari sebelumnya.

Mencerahkan Wajah dengan Menggunakan Dodge Tool

Cara yang tak kalah mudah adalah dengan menggunakan Dodge Tool yang terletak pada toolbox. Ikuti langkah berikut.

  • Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu buka foto yang akan diedit.
  • Aktifkan dodge tool atau dengan mengklik tombol O pada keyboard.
  • Usapkan alat pada bagian wajah yang ingin Anda cerahkan (bisa juga digunakan untuk mencerahkan bagian-bagian lain, seperti tembok, baju putih, dan lain-lain).
  • Atur tingkat kecerahannya, semakin banyak diusapkan, maka hasilnya akan lebih cerah.
  • Setelah itu, tinggal save gambar yang telah Anda edit.

Memutihkan Wajah dengan Menggunakan Lasso Tool

Cara terakhir ini memang tak terlalu mudah, tapi termasuk salah satu teknik memutihkan wajah di Photoshop yang paling akurat. Bahkan Anda bisa memperbaiki setiap bagian di wajah yang tingkat kecerahannya tidak merata dan perlu dibaiki secara detail. Tentu, ini juga berlaku pada objek lainnya dalam foto.

  • Buka Adobe Photoshop terlebih dahulu, lalu buka foto yang ingin diperbaiki. Caranya dengan klik file > open atau dengan menggunakan keyboard caranya klik Ctrl + O. Anda tinggal mencari foto yang ingin anda putihkan, jika sudah didapat, klik Open.
  • Duplikatkan layer dengan menekan tombol CTRL + J pada keyboard.
  • Gunakan tools seleksi, pilih mana saja yang ingin Anda gunakan, misalnya Polygonal Lasso Tool.
  • Arahkan kursor pada bagian wajah yang ingin Anda putihkan.
  • Kemudian atur tingkat kecerahannya melalui skala kurva dengan membuka menu Image > Adjustments > Curves.

Baca artikel yang lain mengenai DSLR untuk Pemula

Aplikasi Edit Foto di Android

Aplikasi Edit Foto di Android yang Kekinian

Seiring dengan perkembangan ponsel pintar kelengkapan kamera pun tak kalah canggih. Meski begitu belum tentu hasil foto sesuai keinginan. Untuk itu, diciptakanlah banyak aplikasi edit foto dengan beragam fitur menarik. Namun, dari sekian banyak pilihan, tak jarang pengguna malah dibuat bingung mana yang bisa memberi hasil editan terbaik. Agar mempermudah, berikut beberapa rekomendasi aplikasi edit foto kekinian di android seusia klasifikasi kebutuhan Anda.

Aplikasi Profesional

1. Adobe Lightroom

fotografer dan editor foto profesional pasti tak asing lagi dengan Adobe Lightroom. Kini, salah satu layanan edit foto terbaik dari Adobe ini juga memberikan kemudahan di Android. Tak berbeda dengan fitur di PC, Anda bisa mengedit dan mengatur foto, hingga berbagi gambar langsung di ponsel, dengan cara yang lebih cepat, mudah dan prakts.

2. Pics Art

Aplikasi edit foto satu ini sebetulnya mengusung fitur serupa dengan yang sudah hadir di PC. Bedanya, Tampilan antarmuka lebih sederhana dan ringan. Di sini Anda bisa dengan mudah menggunakan berbagai filter dan efek dengan pilihan yang sangat beragam, membuat kolase, hingga menggambar langsung di foto.

3. PicMix

Tak jauh beda dengan aplikasi populer instagram, PicMix hadir sebagai layanan berbagi foto karya pengembang lokal bernama Inovidea Magna Global. Sejak dirilis awal 2012, aplikasi ini sempat menduduki aplikasi lokal terpopuler versi Google Play Store dan terus bertransformasi menghadirkan sejumlah fitur menarik yang tak dimiliki beragam aplikasi sejenis. Di sini Anda bisa mendapati banyak fitur informatif macam kontes foto kreatif hingga fitur menarik kekinian dengan layanan premium.

Aplikasi Make Up

Tak hanya bagi perempuan, mengedit untuk tampilan foto yang lebih baik juga berlaku bagi kaum adam.

1. YouCam Perfect

Aplikasi satu ini memang diciptakan khusus bagi para pencinta swafoto. Selain menyajikan berbagai filter unik yang bisa menyulap wajah dan tubuh Anda jadi lebih sempurna, YouCam Perfect juga memberi sentuhan khusus yang tidak ada di aplikasi lain. Mulai dari menghilangkan jerawat, mengubah warna dan model rambut sampai meniruskan wajah.

2. S Photo Editor

Dengan aplikasi ini Anda bisa meningkatkan tampilan wajah dan tubuh secara mudah dan natural. Bagi lelaki yang ingin kelihatan macho, bisa menambahkan otot six pack higga jambang. Pun buat perempuan yang ingin tampil lebih cantik, semua fiturnya bisa dipraktikkan dengan praktis. Tak hanya itu, Anda juga bisa memanfaatkan banyak fitur dan sticker yang tersedia, menambahkan tulisan sampai bikin album rahasia.

3. Camera360 Ultimate

Aplikasi ini pernah mengetren pada awal kemunculannya. Sampai sekarang jumlah penggunanya pun berada di jajaran paling atas. Pada dasarnya Camera360 memang aplikasi kamera, tapi bisa dipakai mengedit foto dengan efek dan filter canggih yang super banyak. Pun beragam fitur khusus kaum hawa lainnya.

Aplikasi untuk Seru-seruan

1. Photo Warp

Aplikasi satu ini cocok untuk Anda yang ingin mengedit foto dengan wajah yang unik, aneh, dan bikin tertawa. Fitur-fitur pilihannya juga lucu, kreatif dan menghibur, cocok untuk mengusir bosan.

2. Clone Camera

Seperti namanya, aplikasi ini memang punya kelebihan menduplikat foto asli alias membuat kloningan Anda. Frame  yang disajikan pun sangat banyak serta menarik, dan ukurannya kecil. Cocok buat seru-seruan membuat foto-foto kreatif.

3. FaceApp

Nah, buat Anda yang ingin membuat foto-foto konyol seperti mengubah wajah jadi mirip orang tua, artis, atau orang lain, wajib memanfaatkan aplikasi ini. Cara pakainya pun mudah dan ukuran file-nya tidak menghabiskan tempat.

4. Zombify – Be a Zombie

Aplikasi ini membuat Anda tampil beda dengan mengubah wajah yang bagus jadi tampak menyeramkan mirip zombie alias mayat hidup. Cocok buat Anda yang ingin seru-seruan sambil menakuti orang,

Aplikasi Anime, Karikatur, dan Kartun

Aplikasi jenis ini cocok untuk membuat avatar atau profil foto, pun bagi Anda yang mengagumi karakter anime ala Jepang.

1. EverFilter

Aplikasi terkenal di Jepang ini akan mengubah foto Anda mirip karakter anime dengan filter khusus yang otomatis memproses foto. Di dalamnya tersedia template priset unik dengan beragam warna yang akan mengubah foto Anda jadi lebih hidup. Meski tak ada pilihan filter, Anda bisa mengatur ambient filter. Misalnya untuk mengatur efek siang atau malam.

2. MomentCam

Aplikasi ini sempat populer sepanjang 2016. Kelebihannya terletak pada kemampuan mengubah struktur foto menjadi gambar sketsa karikatur yang unik dan lucu. Lebih kerennya lagi, ternyata semua frame, termasuk template karikaturnya yang sangat banyak, seluruhnya terinspirasi dari berbagai karakter anime. Selain itu, ukurannya juga terbilang kecil.

3. Meitu

Aplikasi satu ini banyak digandrungi anak-anak dan remaja, khususnya kaum hawa. Kelebihannya terletak pada kemampuan aplikasi untuk mengubah tampilan foto jadi seperti wanita Korea atau mirip para putri di film anime. Tak hanya itu, filter khusus yang tersedia pun sengaja didesain ala Asia dengan karakter anime super lucu.

Aplikasi Artistik

1. Prisma

Aplikasi edit foto ini menyajikan berbagai preset filter yang bisa dicoba. Anda bahkan bisa menerapkan berbagai filter dalam satu foto, tanpa ribet. Lebih unik lagi, di dalamnya terdapat teknologi AI yang berfungsi mengaplikasikan filter secara merata di semua komponen foto. Prisma juga punya kemampuan mumpuni karena memanfaatkan sistem konversi algoritma daring sehingga hasil editannya kelihatan elegan dan riil.

2. GoArt

Mirip-mirip Prisma, aplikasi ini merupakan salah satu yang terbaik di android. Dengan Go Art Anda bisa menggunakan berbagai filter dalam satu foto untuk menghasilkan beragam efek menarik layaknya gambar anime.

Ditambah kelengkapan fitur canggih teknologi AI plus kemampuan mengedit foto mencapai resolusi 2880 x 2880 piksel, hasil edit foto Anda dijamin bakal serupa karya seni artistik papan atas.

3. Picas

Picas memiliki fitur edit foto lengkap dengan bermacam filter realistik dan keren. Anda bisa memilih beragam filter artistik kreatif dengan gaya yang sudah tersedia dan diperbarui tiap minggu.  Meski penerapan filternya hanya bisa dilakukan online, tapi itu yang membuat Picas jadi lebih andal meski ukurannya kecil. Aplikasi ini didukung teknologi canggih AI (Artificial Intelligence) dan neural networks sehingga hasil akhirnya jauh lebih riil dan smooth.

Aplikasi Antiribet

1. PinstaPhoto

Aplikasi ini memungkinkan Anda mengedit tanpa ribet khususnya untuk menerapkan beragam filter dan bingkai dengan mudah. Pilihannya sudah tersedia lengkap, bisa langsung terlihat hasil jadinya, dan yang pasti, Anda yang tidak mahir edit-mengedit pun bisa dapat hasil terbaik. Syaratnya satu, ini soal selera.

2. Quick

Bukan cuma mengedit foto biar tampak lebih indah, Quick jga mempermudah Anda menambahkan tulisan ke dalam foto. Pilihan font-nya sangat banyak, keren dan menarik sehingga tampilan foto lebih meriah. Cocok buat Anda yang ingin berpromosi seperti iklan dan jualan.

3. Cupslice

Aplikasi ini memang bertujuan untuk memperindah sekaligus memeriahkan foto. Tanpa perlu ribet, Anda bisa memanfaatkan ratusan stiker, badge, dan bingkai yang tersedia. Bukan hanya itu, seluruh kata-kata di badge, sampai warna badge dan stikernya bisa Anda atur dan otak-atik sesuai keinginan.

4. PhotoScan

Multiaksi dan multifungsi, mungkin itu kata yang tepat buat aplikasi satu ini. Photoscan punya kelebihan utama mengubah foto cetak jadi digital. Tiap editan yang berhasil dipindai otomatis tersimpan di Google Photos. Selain itu, PhotoScan juga paling cocok buat Anda yang tak punya scanner.

Baca artikel yang lain mengenai DSLR untuk Pemula