Cara Teknik Foto Backlight

Cara Teknik Foto Backlight Supaya Terlihat Kece

Seorang fotografer yang baik pasti selalu ingin bereksperimen untuk meningkatkan keahliannya. Dengan demikian, karena proses pembelajaran tidak pernah berakhir, fotografi sering dilihat sebagai bentuk seni yang terus berevolusi. Apapun materi belajarnya, entah itu sesuatu yang baru atau tidak, fotografer profesional sejati akan selalu terbuka untuk belajar apa saja. Inilah alasan artikel mengenai foto backlight dihadirkan.

Backlight adalah sebuah istilah umum, dan banyak fotografer, bahkan orang awam sekalipun sering mendengar atau menggunakan istilah tersebut dalam proses pemotretan mereka. Namun, ada beberapa yang masih ingin terus memahami apa yang dimaksud dengan backlight, tepatnya bagaimana teknik backlight yang bisa berkontribusi pada seni fotografi.

Apa itu Foto Backlight?

Bagi orang awam, backlight sering diartikan sebagai kondisi yang membuat hasil sebuah foto jadi terlihat buruk. Biasanya backlight terjadi karena objek diambil ketika terkena sinar matahari sehingga hasilnya cenderung akan lebih gelap. Padahal di tangan fotografer, backlight bisa menjadi teknik yang menghasilkan foto dengan mood spektakular.

Backlight, secara sederhana didefinisikan sebagai sumber cahaya utama di belakang subjek fotografi. Dengan kata lain, lampu utama (atau salah satu lampu utama) diposisikan sedemikian rupa sehingga menghadap kamera. Subjek kemudian ditempatkan di tengah cahaya dan kamera. Hal ini dapat menciptakan efek cahaya tertentu di tepi atau di belakang subjek. Foto backlight biasanya dibuat dengan bantuan lampu buatan, meskipun ada juga teknik untuk mencapai cahaya latar yang efektif dengan memanfaatkan cahaya alami yang tersedia.

Backlight berbeda dari pencahayaan latar belakang, yang mengacu pada cahaya yang digunakan fotografer untuk menerangi latar belakang.

Sebagian besar fotografer menggunakan teknik backlight untuk menambah kedalaman gambar atau adegan. Yang lain menggunakannya untuk mencapai efek yang lebih dramatis. Ketika tidak digunakan dengan benar, bagaimanapun, backlighting dapat mengakibatkan over exposure dan dalam beberapa kasus akan menghasilkan bayangan yang tidak diinginkan.

Inilah sebabnya mengapa penting untuk mempelajari cara mengontrol backlight. Penting untuk mengetahui kapan harus menggunakan dan kapan tidak menggunakan backlight. Selain itu, menerapkan tip dan trik umum juga akan sangat membantu.

Kapan harus Menggunakan Foto Backlight?

Menggunakan teknik backlight tidak efektif di semua situasi. Selain itu, tidak semua subjek dan adegan dapat diberi sentuhan backlight. Oleh karena itu, penting untuk memiliki informasi dasar tentang berbagai situasi pencahayaan dan mana yang berlaku untuk subjek-subjek tertentu. Salah satu hal yang perlu Anda ingat adalah bahwa semakin kuat sebuah sumber cahaya, maka akan semakin besar efek backlight yang dihasilkan.

Jika Anda memotret dengan cahaya alami di tengah hari, ketika matahari berada dalam posisi tertinggi, Anda bisa menciptakan efek backlight. Tetapi karena sumber cahayanya tinggi, backlight yang dihasilkan juga akan berada di bagian atas subjek. Hanya sedikit sekali cahaya yang ada di bagian belakang subjek.

Untuk efek backlight yang lengkap, yang terbaik adalah menggunakan cahaya alami saat pagi atau sore hari. Karena di dua waktu tersebut, matahari berada pada sudut yang lebih rendah di langit, backlight yang dihasilkan akan lebih besar karena mampu menutupi seluruh subjek. Inilah yang perlu Anda pertimbangkan jika Anda ingin membuat foto backlight yang dramatis.

Banyak fotografer juga menggabungkan alam dengan pencahayaan buatan dalam menciptakan backlight. Teknik ini sangat benar ketika kita berada pada situasi di mana matahari bersinar dengan kuat. Cahaya pengisi atau lampu isian digunakan untuk menonjolkan subjek dan menambahkan beberapa kecerahan ke area gelap. Dengan kata lain, cahaya buatan ini digunakan untuk membawa subjek bayangan ke latar depan. Hal yang sama harus dilakukan jika sumber cahaya langsung menuju lensa kamera.

Tips dan Trik untuk Menghasilkan Foto Backlight

Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan teknik backlighting Anda.

  1. Pastikan Anda (sebagai fotografer) menghadap matahari, dan subjek Anda diposisikan membelakangi matahari. Subjek foto harus menghadap Anda. Jika subjek foto berada pada sudut lain selain menghadap Anda, hal ini tidak akan memberi Anda backlight yang bagus sama sekali. Ini adalah tips dan trik yang paling mendasar. Jika Anda tidak mengikuti hal ini, maka jangan berharap mendapat efek backlight.
  2. Bagi para pemula yang baru pertama kali mengambil foto backlight, cari tempat atau lokasi tempat yang sumber cahaya tersembunyi, baik itu tersembunyi sebagian atau seluruhnya – saat Anda melihat ke dalam kamera. Namun, pastikan bahwa subjek Anda 100% masuk ke dalam bingkai. Hal ini akan membantu Anda memantulkan cahaya yang diharapkan masuk ke lokasi pemotretan. Gunakan pohon, awan, bangunan, atau benda serupa, untuk memblokir sumber cahaya atau matahari. Anda pasti akan segera menyukai sinar matahari yang dihasilkan oleh teknik ini.
  3. Penting untuk membiasakan spot meter sebelum memotret subjek dengan teknik backlight. Pengukuran spot yang tepat akan membantu memastikan bahwa subjek Anda terekspos dengan benar. Spot meter biasanya digunakan untuk membuat area gelap mencapai eksposur yang tepat (misalnya: bagian paling gelap dari wajah).
  4. Potret dan tempatkan subjek Anda dengan latar belakang berwarna gelap. Ini akan membuat subjek Anda menonjol. Selain itu, pencahayaan cahaya atau rim yang dibuat oleh lampu latar akan lebih ditekankan.
  5. Untuk mencegah paparan yang salah, gunakan mode manual di kamera Anda. Dengan cara ini, Anda akan dapat mengontrol eksposur dengan baik.
  6. Anda perlu sedikit cahaya di wajah subjek Anda, jadi sebelum Anda memposisikan diri dan kamera Anda, pastikan bahwa tidak ada apa pun di belakang Anda yang menghalangi cahaya apa pun dari area tersebut. Sudah seharusnya Anda mencari lokasi yang tidak ada pohon, bangunan, atau struktur lain di belakang Anda.
  7. Jika matahari tidak “tersedia”, jangan khawatir, Anda tetap masih bisa memotret dengan teknik backlighting. Namun, Anda harus menggunakan lampu kilat, dan membuat backlight sendiri. Caranya yaitu dengan meminta seseorang berdiri di belakang subjek Anda, sedikit ke samping, dan kemudian minta orang ini untuk menyalakan lampu kilat dan mengarahkannya ke bagian belakang subjek Anda.
  8. Tips terakhir namun tak kalah penting; jangan takut untuk mencoba bermain dengan focal length kamera Anda. Bereksperimenlah dan jadilah fotografer sekreatif mungkin.

Menggunakan backlight untuk foto Anda akan menambah arti lebih banyak pada gambar yang akan Anda buat. Hal ini akan membantu Anda berkomunikasi lebih baik dengan pemirsa Anda. Backlight juga mampu menambah nilai lebih untuk kreasi Anda. Seperti dalam hal lainnya, belajarlah berlatih sampai Anda percaya telah mencapai tingkat kesempurnaan ideal bagi diri Anda sendiri.

Untuk bisa menghasilkan foto backlight yang dramatis dan memesona, tidak ada cara yang lebih ampuh, selain segera melakukan langkah pertama; ambil kamera dan segera buat foto tersebut! Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai DSLR Nikon D7500

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.