Cara Menjadi Vlogger Pemula

Tips Cara Menjadi Vlogger Pemula Menjadi Sukses

Membahas seputar YouTube tidak akan pernah ada habisnya. Apalagi masa sekarang ini, yang namanya YouTube akan selalu berhasil menjadi media favorit pengguna internet di seluruh dunia. YouTube menyajikan berbagai hal. Mulai dari musik, berita, olahraga, kecantikan, film, tutorial, dan masih banyak lainnya. Tak heran setiap harinya muncul YouTuber baru dengan inovasi dan kreativitas tingkat tinggi. Wajar saja penghasilan YouTuber jauh lebih tinggi dibanding karyawan di Indonesia. Sebenarnya apa pun profesi yang dijalani, pastilah memiliki plus minus. Tergantung bagaimana kamu bisa mencintai apa yang kamu kerjakan, dan mengerjakan apa yang kamu cintai.

Demikian halnya menjadi seorang YouTuber. Tidak ada YouTuber yang langsung terkenal tanpa adanya proses. Butuh perjuangan maksimal. Artikel kali ini akan membahas mengenai Vlogger. Mungkin kamu sudah familiar dengan yang namanya Vlogger. Ya. Vlogger adalah Video Blogger yang juga sering disingkat dengan sebutan Vlog.

Vlogger berisi video dari si pembuat yang disebut sebagai vlogger. Tema Vlog tergantung Vlogger. Sebut saja Vlogger tutorial make up, Vlogger tutorial jilbab, Vlogger tutorial memasak, Vlogger tutorial editing, Vlogger perjalanan, dan masih banyak lainnya. Perkembangan teknologi informasi memunculkan beragam Vlogger di YouTube. Jika sebagian Vlogger membagikan video dengan fokus pada satu tema, ada pula Vlogger yang fokus merekam kegiatan sehari-hari. Biasanya vlogger seperti ini sudah memiliki banyak fans. Jadi, setiap aktivitasnya selalu dinantikan banyak orang. Sebut saja Raditya Dika, Ria Ricis, Gen Halilintar, Kaesang, Arief Muhammad, dan masih banyak lainnya.

Bagaimana cara menjadi seorang Vlogger? Mungkin pertanyaan ini yang terbersit dibenak teman-teman. Nah, untuk menjadi seorang Vlogger, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan memiliki peralatan merekam. Apa saja itu?

Peralatan yang Dibutuhkan Vlogger Pemula

1. Kamera Video

Untuk menjadi Vlogger pemula, tidak harus memiliki kamera mahal. Jika kamu memiliki smartphone dengan ukuran minimum 360p atau resolusi 640 x 360, maka kamu sudah bisa action. Tentu saja semakin bagus ukuran atau resolusi kameramu, semakin baik hasil Vlogging yang tampak pada YouTube. Video berkualitas HD akan membuat viewer merasa nyaman. Jadi, silahkan dipastikan resolusi pada smartphonemu. Kali saja sesuai dengan yang disebut di atas. Otomatis kamu tidak harus mengganti kamera untuk membuat Vlog. Jatuhnya lebih hemat, kan?

Berikut resolusi video yang disarankan oleh YouTube:

Standart Defenition (SD)

360p = 640 x 360 dengan aspect ratio 6 : 4

480p = 640 x 480 dengan aspect ratio 16 : 9

Hight Defenition (HD)

720p = 1280 x 720 dengan aspect ratio 16 : 9

1080 p = 1920 x 1080 dengan aspect ratio 16 : 9

2. Mic/Headset

Jika kamu memilih untuk membuat Vlogger tutorial, maka kamu harus memiliki mic table. Mic ini nantinya bisa diletakkan di atas meja komputer. Dengan menggunakan mic, suara yang kamu keluarkan akan lebih jernih dan jelas. Berbagai jenis microphone bisa kamu dapatkan di pasaran. Sesuaikan dengan budget yang kamu miliki. Lain hal bila kamu ingin membuat Vlog aktivitas sehari-hari. Selain Clip on Mic, kamu juga bisa mensiasatinya dengan mengunakan headset.

3. PC/Komputer

Video tidak akan berhasil dibuat tanpa adanya PC/Komputer. Untuk mengolah sebuah video, teman-teman membutuhkan PC dengan spesifikasi mumpuni. Misal, memiliki RAM minimal 4 GB, serta hardisk minimal 320 GB. Lebih tinggi dari itu? Tentunya akan semakin bagus. Memori ini dibutuhkan ketika kamu hendak mengkonversi video. Hasil konversi ini biasanya memakan ukuran file yang cukup besar, tergantung bagaimana teman-teman mengeditnya.

4. Software Editing Video

Vlog yang menarik biasanya telah diedit sedemikian rupa. Bisa berupa tambahan tulisan, musik, gambar, dan sebagainya. Ada banyak software editing video yang bisa teman-teman dapatkan dipasaran. Tak ingin ribet membeli secara offline? Tenang. Saat ini software editing video sudah bisa dipesan secara online. Menjadi seorang Vlogger, mau tidak mau kamu harus menguasai yang namanya software editing. Misal, Corel Video Studio, Adobe Premiere, Sony Pegas, Filmora, dan sebagainya. Sebagai vlogger pemula, pilihlah software yang mudah dimengerti.

Semakin giat kamu belajar mengoperasikan software editing, tentunya kamu akan semakin baik bahkan bila melakukan pengeditan dengan tingkat software lebih tinggi atau profesional. Satu yang harus diingat, kalaupun kamu telah mengedit video dengan software profesional, sedang kualitas videomu belum HD, tentu hasilnya tidak semaksimal yang kamu bayangkan. Itu artinya, peralatan vlogging saling mendukung satu sama lain.

Tips Jago Videografi

Sudah memiliki peralatan menjadi seorang Vlogger, pertanyaan selanjutnya adalah, “Bagaimana cara jago membuat video keren?”

Bila ingin membuat video, yang bukan sekedar video, alias membuat video keren seperti YouTuber yang sudah memiliki nama di media ini, maka kamu harus sering berlatih dan belajar dari ahlinya.

Untuk mencapai kesuksesan dalam bidang apapun, kunci keberhasilannya adalah dengan sering berlatih. Ala bisa karena biasa. Mau jago speaking? Rajinlah berbicara di depan umum. Mau jago nulis? Rajinlah menulis dan membaca. Mau jago memasak? Selalulah memasak. Mau jago membuat video? Seringlah membuat video.

Ada yang sukses dengan belajar secara otodidak, namun tidak sedikit pula yang harus mendapatkan asupan ilmu dari ahlinya. Semuanya kembali pada kamu. Kamu lebih nyaman belajar yang bagaimana? Silakan dicari tahu.

Belajar Videografi Secara Otodidak

Tidak ada yang salah dengan belajar videografi secara otodidak. Namun, kamu harus berusaha ekstra maksimal. Rajinlah membaca buku videografi. Untuk awal, pelajari dasar-dasar videografi. Misal, pengoperasian kamera, jenis angle, pergerakan kamera, cara pengambilan gambar, komposisi cahaya pada video, editing video, dan masih banyak lainnya. Jika kamu sudah paham dasar-dasarnya, maka akan semakin mudah untuk belajar ke tingkat lebih tinggi. Ada banyak Vlogger terkenal yang tidak memiliki latar belakang pendidikan dibidang ini. Jadi, jangan berkecil hati. Mereka sukses karena perjuangan. Lantas, mengapa kamu tidak berjuang lebih gigih dibanding mereka?

Belajar dengan niat dan keteguhan hati biasanya lebih memberikan hasil, dibanding belajar dibangku sekolah. Praktik langsung membuat kamu memahami lebih mudah. Sedang kebanyakan teori biasanya menyebabkan rasa bosan.

Saat ini, untuk mendapatkan informasi tidaklah sulit. Kamu tinggal searching di internet apa saja yang kamu inginkan. Jadi, kembali pada pribadi masing-masing. Ingin menjadi Vlogger sukses? Belajarlah!

Belajar Videografi dari Ahlinya

Belajar videografi dari ahlinya? Bisa? Tentu saja! Pada YouTube ada jutaan video yang dibuat oleh ahlinya.  Tonton dan perhatikan. Mengapa video tersebut memiliki jutaan viewers? Mengapa videonya menarik untuk dilihat? Nah, kamu bisa menemukan jawabannya tepat pada video tersebut. Tingkatkan kepekaanmu ketika menonton video.

Semakin sering kamu menonton dan memperhatikan video buatan profesional, kamu pun akan semakin memahami video seperti apa yang bagus dan keren. Fokuslah pada kategori video yang kamu sukai. Misal, Travel Vlogger. Temukan YouTuber Travel Blogger yang kamu sukai. Jadikan ia sebagai inspirasimu dan mulailah berkarya. Kamu boleh terinspirasi padanya, namun tetap tunjukkan ciri khasmu yang membuat penonton tertarik untuk menonton.

Baca artikel yang lain mengenai Sony Cyber-shot WX220

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.