Cara Menjadi Fotografer

Mau Jadi Fotografer Andal? Miliki Syarat Ini Sebagai Cara Menjadi Fotografer!

Seni fotografi sangat menarik, banyak yang ingin menjadi fotografer. Apalagi di era digital ini, hasil foto dapat dijadikan alat pendulang uang. Foto dapat diperjualbelikan melalui dunia maya. Lomba fotografi pun semakin marak. Belum lagi tawaran-tawaran pengambilan gambar di banyak event. Namun ternyata menjadi fotografer tidak hanya bermodalkan kamera saja. Membidik foto tidak asal langsung cekrek. Yuk kita simak beberapa cara menjadi fotografer berikut.

Latihan Terus Tanpa Henti

Yang pertama harus disiapkan adalah mengasah keterampilan memotret. Fotografi membutuhkan olah keterampilan dan dipadu pengetahuan. Penggunaan alat pengambil gambar menjadi salah satu poin penting di dalam belajar fotografi. Kemampuan menempatkan obyek secara tepat, mengambil sisi yang pas juga wajib dimiliki. Lalu, bagaimanakah cara melatih kemampuan tangan terampil untuk sang juru kamera ini? Berikut kiat-kiatnya.

1. Mengasah Kemampuan Komposisi

Komposisi dari sebuah obyek yang dibidik merupakan hal vital yang harus dicermati oleh fotografer. Hasil fotografi pemula dan profesional dapat dibedakan dari hasil olah komposisi sebuah karya foto. Oleh karena itu, untuk memperoleh gambar yang tepat secara komposisi, seorang fotografer tidak dapat hanya mengambil sekali bidikan. Seprofesional apapun, pengulangan memfoto obyek wajib dilakukan. Hal ini digunakan untuk menentukan komposisi terbaik suatu hasil foto.

Langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengolah kemampuan komposisi adalah dengan mengunakan satu lensa secara berkesinambungan. Hal ini ditujukan supaya fotografer dapat mengerti cara kerja lensa dengan baik untuk menciptakan foto yang berkualitas. Pengguna akan hafal terhadap lensa tersebut termasuk panjang fokus, kemampuan bidik dan lain sebagainya.

Cara menjadi fotografer selanjutnya adalah dengan mempelajari foto hitam putih. Di dalam foto hiBtam putih yang nampaknya sederhana, ternyata justru kaya akan corak, motif dan pola. Dengan meniadakan warna, kita akan mampu memperhatikan detail lain seperti adanya guratan, bayangan benda, garis, pola dan lain sebagainya sehingga mempertajam kemampuan memperhatikan obyek secara lebih detil. Pengulangan pola, garis, warna juga harus diperhatikan karena akan membuat fotografer semakin sensitif dan teliti.

Selanjutnya mencari garis serta subyek sebuah foto di ruang negatif dapat membantu fotografer untuk menciptakan sebuah karya yang dinamis dan tidak monoton. Melatih pengambilan foto di ruang negatif akan menghasilkan karya dengan obyek utama sebagai sisi yang ditonjolkan dan menciptakan sebuah foto yang mampu berbicara.

2. Berlatih Menggunakan Kamera

Semua profesi yang memerlukan alat untuk bekerja, membutuhkan keterampilan pengguna terhadap pemakaian alat tersebut. Demikian halnya dengan fotografer, seorang juru foto yang andal harus dapat mengoperasikan kamera dengan sempurna. Oleh karena itu, diperlukan berlatih menggunakan kamera setiap hari. Memotret segala bentuk benda setiap hari apapun hasilnya akan memperlancar seorang fotografer di dalam bekerja. Bukan hanya untuk fotografer pemula, seorang fotografer senior pun ketika menggunakan alat yang berbeda, wajib belajar terus menerus menggunakan kamera baru tersebut karena setiap tipe kamera dapat memiliki fitur yang berbeda sehingga diperlukan latihan menggunakannya.

3. Mengambil Obyek Lebih Dekat

Cara menjadi fotografer yang baik adalah mengambil obyek secara lebih dekat. Obyek yang jelas dan dekat akan membuat olah foto menjadi lebih nyata dan dinamis dengan komposisi yang menarik. Sebuah foto yang akan menonjolkan suasana alam dengan tambahan obyek manusia sebagai sisipan, sebaiknya bukan mengambil obyek manusia yang didekatkan dengan kamera melainkan obyek alam yang ingin ditonjolkan itulah yang harus dibidik lebih dekat.

4. Banyak Membaca Tentang Seni Fotografi

Pengetahuan sangat berpengaruh di dalam semua ilmu. Dengan banyak tahu, maka seseorang dapat mengaplikasikan olah pengetahuan tersebut ke dalam sebuah keterampilan. Banyak membaca mengenai fotografi sangat bagus di dalam pengembangan kemampuan seorang fotografer. Mempelajari cara menjadi fotografer dapat mengasah keterampilan mengambil obyek secara tepat.

Seperti Ini Kamera Yang Bagus Untuk Jadi Fotografer Andal

Poin selanjutnya di dalam cara menjadi fotografer yang andal adalah menentukan alat yang akan digunakan. Alat sangat vital di dalam olah seni fotografi. Alat yang dipakai adalah kamera. Jenis kamera yang tidak tepat akan mengakibatkan hasil fotografi menjadi tidak bagus atau kurang optimal. Berikut syarat kamera yang bagus untuk fotografi.

1. Menentukan Sasaran Obyek

Seorang fotografer mempunyai kualifikasi dan ketertarikan yang tidak selalu sama antara fotografer satu dengan lainnya. Ada yang menyukai memotret obyek berupa manusia, ada yang senang dengan obyek alam atau lendscape, ada juga yang suka memotret isi air atau laut, danau dan lain sebagainya. Seorang yang ingin memotret kondisi bawah air tentu membutuhkan kamera yang bersifat water proof, dengan fokus yang tidak mudah goyah atau autofocus.

Kondisi kamera harus stabil karena sering terdapat gangguan arus bawah air. Seorang yang suka travelling dan memotret apapun yang ditemui di dalam perjalanan membutuhkan kamera yang ringan dijinjing namun kokoh dan mempunyai baterai yang awet daya hidupnya.

2. Menggunakan Kamera Beresolusi Tinggi

Resolusi yang bagus akan menghasilkan gambar yang berkualitas tinggi. Komposisi warna dan kenampakan alami gambar hasil bidikan dipengaruhi oleh filter warna dari sebuah lensa. Kamera dengan filter minimal 16 megapiksel adalah yang perlu digunakan. Jangan menggunakan kamera dengan filter di bawah 10 megapiksel karena akan menghasilkan gambar obyek yang tidak tajam dan kurang fokus.

3. Menentukan Bodi Kamera

Bodi kamera sangat penting untuk diperhatikan. Sebaiknya jangan menggunakan kamera yang terlalu besar bodinya. Saat ini sudah banyak ditawarkan di pasaran kamera berkualitas dengan ukuran yang mungil dan ringan serta nyaman untuk dipegang tangan. Jangan hanya tertarik oleh bentuk yang menawan namun tidak nyaman di tangan. Selain itu, bagi yang suka bepergian, gunakan kamera travelling yang ringan dan praktis untuk dimasukkan tas ataupun kantong.

4. Daya Tahan Baterai

Daya tahan baterai menjadi salah satu cara menjadi fotografer andal yang harus diperhatikan. Jangan sampai pada saat sedn mengambil gambar khususnya ketika merekam video, mendadak kehabisan baterai dan kita kehilangan momen yang seharusnya dapat disimpan. Tentu saja hal tersebut akan sangat mengecewakan dan merugikan. Pastikan baterai awet dan terisi penuh sebelum menyiapkan sebuah perekaman gambar.

5. Kekuatan Fram Per Second

Frame per second atau fs merupakan kemampuan kamera membidik obyek yang memiliki gerakan cepat. Semakin tinggi fs sebuah kamera, maka akan semakin dinamis gambar yang diciptakan bahkan ketika harus membidik sasaran yang bergerak cepat tanpa hasil yang blur.

Cara menjadi fotografer andal selanjutnya adalah berlatih mengedit gambar. Saat ini sudah memasuki era digital. Hasil akhir gambar ditentukan pula oleh kemampuan edit seorang fotografer. Editing yang dilakukan bukan untuk menipu atau mengubah secara total melainkan edit dasar seperti mengatur pencahayaan, pemotongan obyek yang tidak perlu serta mengolah komposisi warna.

Yang terakhir di dalam cara menjadi fotografer yang profesional adalah memiliki syarat sebagai berikut.

1. Memiliki Kemampuan Desain Grafis

Kemampuan desain menjadi syarat wajib bagi seorang fotografer. Finishing touch karya fotografi adalah dengan pendekatan desain dan editing. Kemampuan ini akan memperkaya hasil dan mampu menciptakan olah gambar yang dinamis.

2. Mempunyai Style Dan Kepribadian Yang Kuat Dalam Menentukan Karakter Foto

Sebuah foto dapat dinyatakan berbicara, mampu mewakili tulisan apabila dibuat oleh seorang fotografer yang memiliki style dan kepribadian kuat. Selain itu, dengan style dan kepribadian yang kuat, hasil karya akan mampu mempunyai ciri khas yang akan mudah dikenal oleh penikmat foto dan menjadikan foto tersebut unik, spesifik dan memiliki nilai.

3. Serius Dan Fokus Membuat Karya

Tidak ada satupun karya yang dibuat tanpa keseriusan. Seorang fotografer harus serius dan fokus ketika membuat karya sehingga dihasilkan foto berkualitas tinggi.

4. Memiliki Alat Sendiri

Berhubungan dengan keseriusan,  seorang fotografer wajib memiliki alat sendiri terutama kamera.  Seseorang tidak dapat dinyatakan sebagai fotografer profesional jika belum menyediakan alat pribadi. Meskipun dapat menyewa alat, namun keseriusan kerja dan hasil yang optimal hanya bisa diperoleh ketika beroperasi menggunakan alat yang dimiliki sendiri

5. Mempunyai Jaringan Dan Portofolio

Untuk menjadi fotografer wajib mempunyai jaringan untuk menawarkan jasa. Selain itu, portofolio wajib pula disiapkan ketika jaringan yang dihubungi menghendaki contoh karya.

6. Tekun Dan Telaten

Tak satupun karya terbaik dunia ini yang dikerjakan tanpa adanya ketelatenan dan ketekunan. Demikian halnya, dalam seni fotografi syarat ini wajib dimiliki seorang fotografer. Membidik obyek tidak mesti langsung berhasil sehingga sering diperlukan pengulangan sampai diperoleh hasil maksimal.

Demikian beberapa kiat dan cara menjadi fotografer yang andal, semoga dapat dijadikan referensi bagi para calon fotografer dan yang sudah menggeluti seni fotografi.

Baca artikel yang lain mengenai Tips Mengedit Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + thirteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.