Cara Mengatur Kamera Canon

Cara Mengatur Kamera Canon agar Mendapatkan Exposure yang Tepat

Dalam dunia fotografi, exposure didefinisikan sebagai jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor kamera kita. Untuk mendapatkan exposure yang tepat, kita harus menggunakan menggunakan cara tertentu yang sesuai dengan kemampuan kamera kita. Exposure sendiri bisa kita dapatkan dengan jenis kamera—utamanya DSLR—dari merek apa pun. Canon menjadi salah satu di antaranya.

Canon merupakan salah satu brand yang menghasilkan kamera jenis DSLR. Adapun keunggulan dari kamera DSLR keluaran Canon sendiri adalah tampilan penggunanya. Kamera DSLR merek Canon sendiri mempunyai tampilan pengguna yang cukup sederhana. Hal ini membuat kamera DSLR satu ini mudah digunakan oleh siapa pun, terutama bagi mereka yang pemula.

Bagi Anda yang kini sudah punya kamera DSLR Canon dan kini tengah belajar mendapatkan exposure, maka Anda sedang membaca artikel yang benar. Pasalnya, di artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara mengatur kamera Cannon agar menghasilkan exposure yang tepat sesuai dengan keinginan. Adapun sejumlah cara tersebut adalah sebagaimana berikut ini!

Menggunakan Dial Mode “Manual” pada Kamera Canon

Cara mengatur kamera Canon yang pertama adalah menggunakan Dial Mode “Manual”. Sama seperti kamera dari merek lainnya, kamera Canon juga mempunyai mempunyai Mode Dial “Manual” di dalamnya. Dalam kamera DSLR Canon, Mode Dial “Manual” biasanya disebut sebagai Manual Exposure atau M Mode.

Untuk mengubah kamera Canon ke M Mode terbilang mudah. Anda hanya tinggal perlu memutar Mode Dial yang ada di shutter ke arah huruf M yang merupakan simbol dari M Mode. Menggunakan Mode Dial “Manual” pada kamera Canon sangatlah baik, utamanya guna mendapatkan exposure yang tepat. Dengan menggunakan mode tersebut, Anda bisa mengatur sendiri shutter speed, aperture, dan ISO secara mandiri sesuai dengan kebutuhan dan exposure yang ingin Anda dapatkan.

Mengatur Shutter Speed, Aperture, dan ISO dengan Tepat

Cara mengatur kamera Canon selanjutnya adalah mengatur shutter speed, aperture, dan ISO secara tepat. Sebagaimana yang disebutkan di paragraf sebelumnya, kalau manfaat menggunakan mode manual pada Canon adalah memberikan kebebasan penggunanya untuk mengatur shutter speed, aperture, dan ISO. Ketiga elemen itu sangatlah penting, utamanya guna mendapatkan exposure yang tepat sesuai dengan keinginan,

Bagi yang belum tahu, shutter speed merupakan durasi yang dibutuhkan sebuah kamera untuk membuka sensor yang dimilikinya. Sensor sendiri berfungsi sebagi penyerap cahaya yang masuk. Sementara itu, aperture merupakaan diagframa lensa tempat cahaya masuk. Adapun ISO sendiri merupakan ukuran sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya yang masuk.  Dalam dunia fotografi, ketiga elemen tersebut tidak bisa dipisahkan dan sering disebut sebagai Segitiga Emas Fotografi.

Meskipun bebas mengatur shutter speed, aperture, dan ISO sendiri, namun bukan berarti Anda biisa mengatur ketiga elemen tersebut secara sembarangan. Apalagi, jika Anda ingin mendapatkan exposure yang tepat sesuai dengan keinginan.

Untuk mengatur shutter speed dan aperture, Anda disarankan untuk menggunakan indikator level pencahayaan yang ada di dalam fitur Viewfinder kamera Canon Anda. Indikator tersebut dipakai agar Anda bisa mengatur keduanya secara baik dan tepat.

Khusus untuk pengaturan ISO, disarankan agar Anda mengatur ISO ke kecepatan tertentu secara konsisten, meskipun pengaturan shutter speed dan aperture-nya berubah-ubah. Caranya sendiri adalah dengan menetapkan ISO (misalnya: ISO 100) ke kecepatan tertentu saat shutter speed dan aperture sudah diatur dan hendak diubah. Namun, jika tidak berhasil mendapatkan exposure yang tepat, Anda bisa mengatur ulang kecepatan ISO kamera Canon Anda. Kecepatan ISO bisa Anda atur ke kecepatan yang lebih tinggi atau juga rendah sesuai dengan kebutuhan.

Dapatkanlah Exposure yang Tepat, Utamanya pada Kondisi-kondisi Objek Tertentu

Meskipun sudah mengatur shutter speed, aperture, dan ISO dengan tepat, namun hal itu kadang tak menjamin untuk mendapat exposure yang tepat. Pasalnya, ada beberapa kondisi objek tertentu yang membuat kita harus mengatur ulang ketiganya agar mendapat exposure yang tepat dan sesuai dengan kondisi objek tersebut. Adapun beberapa kondisi yang dimaksud adalah:

  • Saat Objek Berupa Ruangan yang Bagian Dalamnya Gelap, sedangkan Bagian Luarnya Cerah

Saat mendapatkan kondisi objek seperti ini, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengatur ulang shutter speed, aperture, dan ISO secara manual. Aturlah shutter speed kamera Canon Anda ke kecepatan 1/60 detik. Sementara itu, aturlah aperture dengan bukaan f/3,5. Adapun ISO yang semula berada di angka 100, harus Anda pindahkan ke angka 640.

Dengan mengatur ketiganya dengan ukuran-ukran yang dimaksud, Anda akan mendapatkan jumlah cahaya atau exposure tepat sesuai dengan kondisi objek tersebut, sehingga Anda pun dapat menghasilkan foto dari kondisi objek tersebut. Dengan begitu, Anda pun bisa menghasilkan foto ruangan tersebut, beserta dengan bagian dan luarnya.

  • Saat Objek Berupa Manusia dengan Latar Cahaya di Belakangnya, dan Kita Hendak Memotret Bagian Wajah Manusia Tersebut dengan Jelas

Saat mendapati kondisi objek tersebut, maka aturlah shutter speed ke kecepatan 1/125 detik. Setelah itu, aturlah aperture ke ukuran f/4, dan membiarkan ISO dalam ukuran 100. Dengan begitu, Anda pun bisa mendapatkan exposure yang tepat saat mendapati kondisi objek tersebut. Gambar yang akan didapatkan pun akan baik, di mana Anda akan mendapatkan bagian wajah pada objek secara jelas tanpa terpengaruh latar cahaya yang ada di belakangnya.

  • Objek Mempunyai Tingkat Kecerahan yang Pas, Namun Anda Ingin Memotret Objek Tersebut dengan Tingkat Kecerahan yang Lebih Tinggi atau Lebih Rendah

Jika menemui kondisi objek seperti ini, maka Anda harus mengatur shutter speed anda ke kecepatan 1/20detik. Setelah itu, aturlah aperture ke ukuran f/4 dan biarkan ISO di angka 100. Dengan pengaturan tersebut, Anda pun bisa mendapatkan exposure yang tepat, terutama jika ingin mendapatkan kondisi objek yang lebih cerah atau gelap.

  • Objek Berada di Kejauhan dan Anda Ingin Memotretnya Secara Jelas dari Kejauhan

 Sama seperti pada beberapa kondisi objek sebelumnya, cara menghadapi kondisi objek ini tentu dengan mengatur Segitiga Emas Fotografi pada kamera Canon kita. Aturlah dulu shutter speed ke kecepatan 1/200 detik, baru setelah itu mengatur aperture ke angka f/5. Adapun untuk ISO, aturlah hingga ke kecepatan 1000. Selain akan mendapatkan exposure yang tepat, pengaturan tersebut juga akan membantu menghasilkan foto dengan warna yang jelas, kendatipun objek berada di kejauhan.

Demikianlah beberapa cara mengatur kamera Canon supaya mendapat exposure yang tepat. Dengan sejumlah cara di atas, diharapkan Anda bisa mendapat exposure yang tepat saat memotret dengan kamera Canon Anda. Sebab, exposure sangatlah pentiing dalam dunia fotografi, terutama saat hendak memotret objek.

Sekian untuk artikel kali ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan untuk Anda sekalian, utamanya dalam cara mengatur kamera Canon yang Anda miliki.

Baca artikel yang lain mengenai Transisi Pada Editing Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − fourteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.