Cara Membuat Video Stop Motion

Begini Cara Membuat Video Stop Motion yang Sederhana tapi Keren

Siapa yang pernah menonton serial anak Shaun the Sheep? Atau Bob the Builder? Kedua serial animasi anak itu terlihat begitu nyata sekalipun kita semua tahu bahwa tokoh-tokoh tersebut hanyalah tokoh fiksi alias rekaan semata. Kedua serial anak itu merupakan contoh dari film stop motion, dimana setiap adegan dalam episode per episodenya tercipta dari perjalanan yang begitu panjang.

Keberadaan film stop motion yang ikut meramaikan jagad pertelevisian merupakan salah satu buah kemajuan teknologi yang paling disukai banyak orang. Bahkan dengan adanya kemudahan berkan kemajuan teknologi komputer, akhirnya siapapun bisa membuat film unik dengan teknik stop motion tanpa harus mengeluarkan biaya banyak seperti halnya film kebanyakan.

Apakah Yang Disebut Dengan Stop Motion?

Masihkah ada yang belum paham betul mengenai stop motion? Yang dimaksudkan degan stop motion adalah sebuah film animasi yang tersusun dari banyak sekali gambar atau foto yang kemudian digabungkan menjadi sebuah cerita keseluruhan. Stop motion merupakan proyek digital yang akan menunjukkan teknik bercerita yang lain daripada yang lain. Berbeda juga dengan teknik animasi biasa, stop motion biasa juga disebut sebagai film berseri yang digerakan secara berurutan sesuai dengan tema yang telah disusun. Singkatnya, film stop motion adalah merupakan foto berseri yang digerakkan dan menyusun sebuah cerita.

Untuk membuat film stop motion ini terlihat bagus maka kita sudah tahu rahasianya, yakni dengan menggunakan kamera yang canggih. Tetapi walaupun demikian tidak berarti kita tak bisa membuat video stop motion dengan menggunakan kamera biasa lho ya! Asalkan kita tahu trik dan tekniknya, maka semuanya jadi sangat mudah dan menyenangkan.

Bahkan tanpa perlu menggunakan kamera yang canggih dengan harga mahal kita sudah bisa merekam video stop motion, cukup dengan menggunakan kamera ponsel, apalagi jika ponselnya merupakan seri fotografi, hasil video stop motion yang kita ambil pasti bagus sekali. Supaya makin ciamik, ingat bahwa menjaga konsistensi pencahayaan dan juga letak kameranya harus oke, supayananti ia bisa menjaga konsistensi pencahayaan yang sedikit sulit, serta mengusahakan supaya gerak objek terlihat lebih halus dan semakin mendekati nyata.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuat video stop motion yang bagus dan enak dilihat, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan. Jika ingin membuat film atau sekadar video, pasti kita harus menyiapkan konsepnya terlebih dahulu. Dari mulai tema yang akan kita ambil, alur ceritanya sampai bagaimana proses editingnya harus sudah kita rencanakan sejak awal.

Maksudnya adalah supaya kita bisa tetap fokus menggarap video sesuai dengan rules yang sudah dibuat dan tidak melenceng terlalu jauh dari rencana awal yang kita buat. Nah, setelah menyiapkan tema maka sekarang saatnya kita memilih objek yang akan kita ambil fotonya, usahakan untuk menggunakan objek yang bisa diatur dengan luwes supaya hasilnya nanti terlihat lebih alami. Kemudian jangan lupa untuk melengkapi adegan per adegan dengan menggunakan background yang bagus supaya ceritanya semakin hidup.

Setelah kita memiliki objek yang akan difoto, maka siapkan kamera supaya selalu berada dalam posisi yang ready dan stabil. Untuk jenis kameranya bisa menggunakan kamera jenis dan tipe apa saja, yang paling penting adalah pencahayaannya harus konsisten dari foto ke foto, tak boleh berbeda supaya hasilnya lebih sempurna dan enak dilihat.

Letak kamera juga sama pentingnya dengan pencahayaan yang selalu stabil, kamera yang tetap diam di tempat dan tak berubah-ubah sudut pengambilannya walau hanya beberapa milimeter sekalipun akan membuat film stop motion yang kita buat terlihat lebih nyata. Cara untuk membuat kamera tetap stabil adalah dengan menggunakan bantuan dari tripod atau kaki tiga.

Setelah kamera ready, pencahayaan juga oke, maka kita bisa mulai memotret objek. Pindahkan dan gerakkan objek sesuai dengan urutan-urutan cerita yang telah kita susun. Setiap menggerakkan objek, ambil satu foto dan begitu seterusnya sampai tersusun satu adegan yang sempurna. Kemudian setelah objek difoto sampai selesai, maka kita tinggal memilih foto mana saja yang bisa kita gunakan untuk film stop motion. Yang bagus masukkan ke dalam film, yang kurang menarik bisa dibuang dan kemudian diambil lagi fotonya alias memotret ulang. Pastikan kita mengingat seperti apa posisi objek yang kita foto tadi supaya bisa menyempurnakan hasilnya.

Pentingnya Proses Editing Dalam Stop Motion

Setelah selesai dengan rangakaian pemotretan adegan per adegan pada objek, maka saatnya kita menggabungkan semua foto dan melakukan tahapan editing alias penyuntingan. Kita bisa menggunakan berbagai jenis perangkat lunak penyuntingan yang bisa kita unggah di internet, misalnya saja adalah Window Movie Maker. Software yang satu ini lebih praktis dan mudah untuk digunakan, cocok untuk pemula.

Bagaimana cara untuk mengeditnya? Pertama-tama klik “Add videos and photos” untuk mengimpor semua foto yang telah kita sortir. Kemudian apabila semua foto sudah disortir dengan baik, maka proses impor akan berlangsung dengan mudah karena kita tak perlu berlama-lama memilih foto lagi. Nah, setelah semua foto yang kita pilih berpindah ke Window Movie Maker, maka pilihlah semua foto dan pilihlah durasinya masing-masing. Setiap foto bisa diatur lama kemunculannya dalam video, misalnya 0,03 sampai dengan 0,1 detik.

Tipsnya, pilihlah durasi yang lebih lama untuk sebuah adegan yang membutuhkan tulisan atau subtitle supaya ada jeda bagi pemirsa untuk membaca tulisannya dan memahami cerita dengan lebih baik. Kemudian jangan lupakan juga keberadaan musik di latar belakang atau berbagai efek suara lainnya.

Kemudian setelah semua proses editing selesai dan kita sudah mendapatkan rangkaian foto yang lengkap untuk dijadikan film, maka tugas kita yang terakhir adalah membungkus semua rangkaian tersebut menjadi sebuah film. Caranya adalah dengan menggerakkan kursor ke tab “Save Movie” dan setelah itu kemudian klik “For Computer”. Kemudian kliklah save dan jadilah video stop motion hasil karya kita sendiri!

Tetapi karena kita menggunakan software Windows Movie Maker maka secara otomatis file yang dihasilkan akan berformat WAV. Akan tetapi, tak perlu khawatir, sebab hampir semua pemutar video bisa membuka file dengan format yang satu ini. Apabila merasa Window Movie Maker kurang memuaskan hasilnya, maka kita bisa memilih software lainnya yang bisa digunakan untuk mengedit video, misalnya saja FotoMorph, Aurora Animasi 3D Maker, Abrosoft FantaMorph Pro,Animator, Pivot Stickfigure, AnimatorDV Simple dan lain sebagainya.

Bagaimana? Tidak sulit ya untuk membuat film stop motion? Yang sulit adalah mengumpulkan niat untuk memulainya. Apalagi sebagai pemula selalu saja dibayangi rasa takut dan khawatir jika mendapatkan kesulitan dalam setiap prosesnya. Padahal setiap halangan dan rintangan yang kita temui saat mencoba hal yang baru akan menjadi pembelajaran kita untuk semakin mahir ke depannya. Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai Cara Memotret Air Terjun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.