Belajar Fotografi Pemula

1, 2, 3 ..Cekrek! Yuk Belajar Fotografi Pemula

Seni fotografi bukanlah sekedar membidik objek dengan kamera. Terdapat teknik-teknik khusus yang harus dipelajari dan diperhatikan oleh fotografer supaya mampu menghasilkan gambar yang tidak hanya Indah namun juga punya bobot serta bisa bercerita. Seorang fotografer handal dapat menuangkan serangkaian kisah melalui proyeksi objek yang dibidiknya. Bahkan tidak sedikiy yang dapat menuangkan kritik, sindiran tanpa ada seutas pun narasi dari sebuah foto yang diciptakan.  Untuk dapat menjadi seorang fotografer handal pasti diawali dengan belajar. Lalu apakah ada kiat khusus untuk belajar fotografi pemula.

Dasar Yang Perlu Dipahami Pemula

Dasar-dasar yang perlu dipelajari oleh pemula adalah sebagai berikut.

Pertama adalah mengenal alat pengambil gambar atau kamera. Untuk bisa belajar fotografi pemula harus tahu jenis-jenis kamera. Ada kamera DSLR dan ada kamera mirrorless. Ada juga kamera DSLR tipe SLT.  Fungsi mengetahui jenis kamera adalah untuk mengenal sistem operasi dari setiap jenis kamera sehingga ketika menggunakan tidak gagap alat. Digital Single lens Reflex atau DSLR adalah kamera yang menggunakan cermin untuk menangkap cahaya guna diteruskan dari lensa menuju viewfinder. Viewfinder adalah sebuah lobang kecil tempat pengguna kamera mengintip objek. Untuk mendapatkan gambaran objek, maka cahaya akan dipantulkan ke dalam sebuah alat disebut pentaprisma.

Jenis kamera lain yang perlu diketahui adalah mirrorless. Sebagaimana namanya, kamera ini tidak menggunakan bantuan cermin atau pentaprisma di dalam meneruskan cahaya.  Pada umumnya kamera mirrorless dapat diganti-ganti lensanya. Ukurannya yang mungil dan bentuknya yang simpel membuat kamera jenis ini cocok digunakan untul belajar fotografi pemula.

Selanjutnya, seorang fotografi harus tahu cara yang benar mengambil gambar menggunakan kamera. Sebelumnya perlu diperhatikan, jenis kamera ysng digunakan. Jangan takut untuk mengulang-ulang membidik objek. Supaya dapat lebih piawai di dalam menggunakan tombol-tombol ysng terdapat pada kamera dibutuhkan uji coba berulang kali hingga hafal letak tombol berikut fungsinya. Ketika sedang belajar mengoperasikan kamera, akan lebih baik jika menggunakan buku panduan yang disertakan pada saat membeli kamera. Dengan membaca panduan maka proses belajar akan relatif lebih cepat.

Seorang fotografer harus mengennal istilah-istilah pada kamera seperti ISO,  frame, shutter speed, aperture, frame per second, megapiksel dan masih banyak lagi istilah di dalam fotografi khususnya yang berkaitan dengan alat. Ketika menggunakan kamera juga harus diketahui kualifikasi serta spesifikasi dari kamera supaya tepat pengaplikasiannya. Sebuah kamera yang memiliki kecepatan tangkap objek rendah tidak akan mampu membidik benda bergerak secara tepat.  Shutter speed merupakan pengendali sebuah kamera di dalam  menangkap pergerakan sebuah objek.

Kamera dengan shutter speed tinggi, misalnya mencapai 60 fs, akan dapat membidik benda yang bergerak dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan gambar yang detail tajam, namun dinamis. Bahkan terkadang objek nampak tidak bergerak namun sisi latar menunjukkan adanya pergerakan yang cepat sehingga hasil foto nampak berbicara serta hidup.

Seorang fotografer harus memiliki sensitivitas atau kepekaan terhadap objek. Detail objek berupa garis, titik dan bayangan harus dipahami secara rinci. Dengan bisa menetapkan garis objek maka juru kamera akan mampu menentukan arah atau sudut pengambilan gambar sehingga hasil bidikan memiliki angle yang tepat. Unsur visual lain seperti tekstur, pola dan warna juga harus diperhatikan untuk dapat menciptakan sebuah komposisi yang pas dan dinamis.

Belajar fotografi pemula harus mengenal the true of third, yaitu menempatkan objek di dalam tiga buah garis vertikal dan tiga garis horizontal di mana garis-garis tersebut digunakan untuk menempatkan objek ketika akan menentukan titik fokus. Pada kamera autofokus, terdapat beberapa titik fokus yang tersebar. Yang akan dengan mudah membantu pengguna menempatkan objek pada fokusnya. Namun the true of third tetap harus diaplikasikan untuk lebih menghasilkan gambar yang tajam.

Bagaimana Cara Belajar Dengan Sendiri Tanpa Guru?

Untuk para pemula, dapat belajar fotografi secara otodidak. Meskipun tanpa guru atau pelatih, namun belajar otodidak tidaklah kalah di dalam kualitas hasilnya. Justru pengalaman yang diperoleh dengan belajar secara langsung di lapangan relatif lebih kaya dan memberikan pengaruh positif terhadap sebuah karya seni. Lalu apa yang harus dilakukan untuk belajar fotografi pemula secara otodidak ini.

Pertama yang harus dilakukan adalah belajar membidik obyek secara tepat. Ketika mengambil foto, sebisa mungkin terapkan jarak yang dekat untuk hasil optimal. Berusaha untuk meniadakan ruang kosong kecuali kita memang hendak menjadikan ruang tersebut sebagai salah satu unsur yang akan dimaksudkan di dalam narasi karya. Mencoba berulang untuk memotret objek dari segala arah dan sudut, selanjutnya pelajari karakteristik hasil pengambilan gambar menggunakan arah dan sudut yang berbeda tersebut. Ketika menangkap gambaran benda, gunakan point of interest atau fokus terhadap benda yang akan dibidik. Seorang fotografer sudah harus memiliki konsep di kepalanya sebelum menentukan point of interest.

Kemudian, perhatikan momen yang ajan dibidik. Jangan sampai kehilangan momen. Di sini lah kepekaan dan ketangkasan seorang fotografer diperlukan. Untuk dapat mengasahnya diperlukan latihan dan sering mencari momen yang menarik untuk dibidik. Komposisi objek juga harus diperhatikan. Komposisi yang seimbang memberikan kualitas yg prima untuk sebuah hasil foto. Foto-foto yang mahal dan eksklusif selalu menyajikan komposisi yang seimbang.

Selektif ketika memilih objek, akan membantu fotografer memberikan hasil bidikan yang bagus. Selain itu menentukan fokus objek juga wajib diperhatikan ketika belajar fotografi pemula ini.  Terus belajar menetapkan fokus yang tepat dengan cara membidik berulang akan meningkatkan kepiawaian seorang fotografer ormula di dalam menangkap objek.

Ketika belajar otodidak, anda harus berani untuk memotret. Jamgan pernah ragu ketika melakukan bidikan. Terus mencoba dan terus berusaha mendapatkan hasil yang optimal. Sering-sering lah bepergian sekedar untuk menciptakan intuisi. Jika belajar di rumah, sering-seringlah mencari sasaran untuk dibidik. Bahkan benda ysng tidak bermanfaat di rumah pun dapat menjadi objek yang menarik untuk diabadikan jika kita mampu menemukan point of interest dan selanjutnya dimunculkan menjadi sebuah narasi berupa gambar.

Adakah Tempat Belajar Fotografi Yang Bagus?

Bagi yang ingin belajar fotografi pemula, berikut adalah beberapa link yang dapat membantu memberikan informasi penting buat seni fotografi.

1. Digital Photography School

Situs ini sangat tepat untuk penggiat fotografi, selain banyak tips dan artikel, di situs ini juga disediakan ajang kumpul para fotografer. Forum komunikasi yang tersedia di situs memungkinkan para fotografer untuk saling sharing pengalaman.

2. Photo.net

Situs ini merupakan media sosial bagi para penggiat seni fotografi. Aneka galery hasil pemotretan terpajang di situs ini. Situs yang berbasis komunitas ini sangat tepat bagi para fotografer yang ingin menampilkan hasil karyanya. Di photo.net sering ditampilkan aneka informasi mengenai lomba foto. Terdapat juga forum komunikasi para anggota.

3. Geoff Lawrence

Situs ini membahas secara detail dan lengkap mengenai cara belajar fotografi, tips dan kiat-kiat hingga ke pengolahan komposisi dalam fotografi.

4. SLR Lounge

Jika anda ingin menikmati informasi yang modern dan perbincangan terkini tentang fotografi, maka SLR loungevadsksh situs yang anda cari. Di sini segala jenis informasi paling up to date tersaji dengan bahasan yang menarik.

Demikian seluk beluk belajar fotografi pemula, semoga membantu bagi anda yang tertarik untuk menjadi seorang fotografer handal. Selamat belajar.

Baca artikel yang lain mengenai Tips Mengedit Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 17 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.