Belajar Adobe Premiere

Belajar Adobe Premiere Pro Tentang Teknik Dasar Editing Video

Kamu sangat menyukai dunia editing khususnya edit video, tentunya kamu juga sangat hafal aplikasi-aplikasi apa saja yang digunakan untuk mengedit video ataupun teknik-teknik yang digunakan untuk mengedit video. Pastinya kamu juga tahu dan sangat familiar dengan aplikasi bernama Adobe Premier Pro bukan. Yups, benar sekali aplikasi tersebut merupakan program yang digunakan untuk mengedit video, yang mana didalamnya banyak disediakan menu-menu editing yang lengkap sehingga akan membuat editan videomu semakin mantap saja.

Selain itu, program ini juga digunakan oleh para profesional untuk mengolah video mereka yang pastinya bisa mewadahi kreativitas yang tidak terbendung. Apa iya aku bisa menggunakan program tersebut? Ribet gak ya? “Aku kan belum lama belajar editing, jangan-jangan nanti susah lagi penggunaan programnya!” Ketakutan seperti itu pasti sempat terlintas dibenakmu bukan. Tenang saja Adobe Premier pro ini didesain fleksibel untuk profesional dan orang yang belum mahir. Beruntungnya lagi pada bahasan kali ini, kita akan mengupas secara rinci langkah-langkah dalam menggunakan Adobe Premier Pro. Jadi, kamu tidak perlu khawatir lagi dan harapannya coretan ini bisa menambah pengetahuanmu dalam editing video khususnya penggunaan Adobe Premier Pro. Yus, simak ulasannya.

Membuka Lembar Baru Adobe Premier

Layaknya menggunakan program-program lainnya yang ada dikomputer. Membuka lembar baru Adobe Premier juga cukup mudah. Kalian tentunya sudah pernah membuka program-program seperti Microsoft word, Microsoft PowerPoint, Corel Draw, dan lain sebagainya, langkah dalam membuka program editing video ini juga tidak jauh berbeda dengan cara membuka program-program yang saya sebutkan tadi. Ikuti langkah berikut untuk membuka lembar kerja pada Adobe Premier.

  1. Buka Aplikasi Adobe Premier Pro. Kamu sudah harus mempunyai aplikasi Adobe Premier Pro bila ingin menggunakannya. Bila belum kamu bisa segera mendownload dan menginstalnya.
  2. Setelah Program Terbuka, Klik Menu “New Project”. Pilihan new project ini digunakan untuk membuat proyek baru. Selain menu new project juga terdapat menu Open Project yang digunakan untuk melanjutkan hasil editing video yang sebelumnya telah kita buat atau kerjakan.
  3. Ganti Nama Project di Menu General. Setelah klik new project muncul tampilan menu General, pada bagian ini ganti nama project pada kolom name dan atur lokasi penyimpanan agar mudah ditemukan.
  4. Klik Menu Scratch Disk untuk Mengatur Lokasi Penyimpanan. Pada menu ini yang terletak disebelah menu General atur lokasi penyimpanan yang diinginkan. Di menu Acratch Disk sendiri terdiri dari empat opsi yang terdiri dari Captured Video, Captured Audio, Video previews, dan audio previews ganti lokasi penyimpanan dengan mengklik tombol “Browse” untuk menempatkan pada folder yang dipilih untuk menyimpan hasil editing video.
  5. Setelah mengganti nama pada menu general dan mengubah lokasi penyimpanan pada Scractch Disk, kemudian klik OK.
  6. Kita lanjut pada langkah selanjutnya setelah kita klik OK, akan muncul kotak dialog lagi. Pada tahap ini kita hanya perlu mengubah nama video yang diinginkan pada kolom Sequence Name. Projectpun siap digunakan untuk proses editing.

 Mengimport Foto, Video, dan Audio

Nah setelah berhasil membuat lembar kerja atau project baru pada Adobe Premier Pro, tentunya kamu ingin segera berkreasi menggunakan dan mengisi lembar kerja tersebut bukan. Kamu bisa memulai lembar kerjamu dengan memasukan gambar, musik, atau konten lainnya ke dalam lembar kerja. Proses ini disebut dengan mengimport media, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah untuk mengimport media ke dalam projectmu:

  1. Klik kanan pada lembar kerja projectmu, kemudian klik import.
  2. Setelah kamu klik pilihan Import akan tampil dialog, yang mana kamu bisa memilih jenis media apa saja yang kamu ingin masukan dalam projectmu.
  3. Pilih media apa yang saja yang kamu inginkan seperti foto, audio, dan video. Setelah kamu telah menentukan pilihan konten yang akan kamu import, langkah selanjutnya adalah klik OK.
  4. Setelah itu otomatis konten media akan masuk ke dalam lembar projetmu.
  5. Selanjutnya kamu tinggal mendrag dan menaruh media yang kamu import tadi ke dalam lembar editing video.
  6. Proses import mediapun telah selesai dilakukan.

 Menyesuaikan pada Layer

Setelah berhasil mengimport media, kita juga harus menyesuaikan ukuran media tersebut ke dalam lembar editin agar tidak kebesaran ataupun kekecilan. Tidak etis bukan bila media yang diimport tidak sesuai dengan lembar editing karena akan menjadi rancu dan tidak indah dipandang. Oleh karenanya, kita perlu menyesuaikannya pada lembar editing video dengan cara:

  1. Klik media yang ingin disesuaikan ukurannya dengan layer editing. Setelah itu klik kanan.
  2. Setelah klik kanan akan muncul beberapa pilih menu, dan klik menu Scale to Frame Size.
  3. Otomatis media yang dipilih akan menyesuaikan ukuran layer editing.
  4. Proses penyesuain media dengan layer editingpun berjalan dengan baik dan kita bisa berkreasi lagi dengan layer editing video.

 Memotong Durasi Video

Editing video merupakan proses mengedit suatu video agar sesuai dengan konsep awal pembuatan video. Selama proses pengambilan video tentu tidak semua hasil rekamannya bagus, ada video yang durasinya terlalu lama dan diluar konsep kita. Disinilah kita harus memotong video agar tidak mengganggu kelancaran adegan lain yang telah dikonsepkan dengan cara memilih menu  tools razor pada Panel Tools, atau tekan tombol C pada keyboard, dan tentukan daerah yang ingin dipotong. Potong pada daerah yang ingin dipotong, hasilnya video akan menjadi dua bagian.

Cara Menghapus Video

Tidak semua hasil rekaman video memuaskan dan bagus. Oleh karenanya kita harus menghapus rekaman video yang mempunyai kualitas buruk dengan cara klik kanan pada bagian video yang ingin dihapus kemudian pilih clear. Bagian yang tidak ingin ditampilkanpun sukses terhapus dari video.

Memberi Teks Video

Video akan lebih mudah dipahami bila editor menyediakan teks didalamnya sehingga penonton bisa lebih memahami dan mendalami isi video yang disampaikan. Cara menyisipkan teks dalam videopun juga cukup mudah, yaitu:

  1. Pilih menu title di Top Menu.
  2. Setelah itu, klik New Title, akan muncul 3 pilihan setelah kita mengklik New Title antara lain default still untuk menampilkan teks diam, default roll untuk teks bergerak vertikal, dan default crawl untuk teks bergerak secara horisontal. Kemudian pilih default mana yang kita inginkan. Kemudian klik OK dan tulis title yang diinginkan.

 Memberi Efek Transisi

Efek transisi digunakan untuk mempercantik video yang bisa dilakukan dengan cara Klik menu Effect, dan pilih video transition. Kemudian pilih jenis effect yang diinginkan dan drag pada video yang akan diberi efek transisi.

Me-Render Video

Render merupakan tahap akhir dalam editing video dan bisa mempengaruhi kualitas video saat dieksport. Kita bisa merender hasil editing dengan cara mengklik menu Sequence di Top Menu, lalu pilih render effect in work area. Hasil editingpun berhasil dirender.

Mudah bukan belajar editing khususnya editing menggunakan program Adobe Premium. Kunci sukses agar mahir editing hanya satu yaitu belajar dan terus berlatih. Asah kemampuan editingmu dengan memperbanyak latihan editing video dengan begitu kamu akan semakin mahir dalam mengedit video. Selamat belajar editing dan berkreasi dengan video editing.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Membuat Video Stop Motion 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.